| ID ↓ | ID URL | Judul | Penulis | Deskripsi / Abstrak | Subjek / Kata Kunci | Tanggal | Link Identifier |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 136 | #146 | PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KEWIRAUSAHAAN BERBASIS KOMIK UNTUK SISWA DI SMK NEGERI 1 BOJONEGORO |
Fradani, Ayis Crusma Astuti, Rika Pristian Fitri |
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran komik untuk siswa SMK sebagai media dalam melaksanakan pembelajaran kewirausahaan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian pengembangan dengan memodifikasi model pengembangan Grog&Gall.Subjek uji coba dalam penelitian ini adalah subjek ahli yaitu ahli materi, ahli media.Uji coba media pembelajaran ini dilakukan pada siswa kelas XI SMK Negeri 1Bojonegoro dijurusan Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran 3 dimana jumlahnya adalah 36 siswa, pemilihan kelas berdasarkan kriteria yang telah ditentukan sebelumnya dan dibantu oleh guru pengampu mata pelajaran produk kratif dan kewirausahaan untuk mengidentifikasi agar sesuai dengan kriteria. Teknik pengumpulan data menggunakan angket atau kuisioner berupa lembaran penilaian yang berisi tentang kelayakan media pembelajaran komik yang diberikan kepada validator materi, validator media pembelajaran, serta siswa kelas XI jurusan Otomatisasi Tata Kelola SMK Negeri 1 Bojonegoro. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil dari para ahli dan uji coba media pada siswa kelas XI SMK Negeri 1 Bojonegoro jurusan Otomatisasi Tata Kelola Perkantoran 3 dimana semua memperoleh skor rata-rata diantara 3,4 < X < 4,2 yang berarti media pembelajaran yang telah dibuat ini layak untuk digunakan.
|
Media Pembelajaran Komik Kewirausahaan | 2020-03-31 | oai:journal.unesa.ac.id:article/7429 buka_link ↗ Highlight_link 10.26740/jepk.v8n2.p111-120 |
| 135 | #146 | ANALISIS PENGARUH PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE TERHADAP TEACHING EFFICACY CALON GURU |
Solihat, Ai Nur Nurdianti, Raden Roro Suci |
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran mengenai pedagogical content knowledge (PCK), teaching efficacydan pengaruh pedagogical content knowledge (PCK) terhadap teaching efficacy calon guru. Metode yang digunakan yakni survey eksplanatori mencakup populasi mahasiswa tingkat akhir pada FKIP Universitas Siliwangi. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah proportionate random sampling. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif dan analisis regresi linier sederhana untuk mengetahui pengaruh Pedagogical Content Knowledge (PCK) terhadap teaching efficacy calon guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecenderungan pedagogical content knowledge (PCK) mahasiswa calon guru berada pada kategori tinggi yaitu sebesar 89,47 persen, sedangkan kecenderungan teaching efficacy calon guru berada pada kategori sebesar 86,18 persen. Pedagogical content knowledge (PCK) memiliki pengaruh yang positif pada teaching efficacy sebesar 47,1 persen.
|
PCK Teaching Efficacy calon guru | 2020-03-31 | oai:journal.unesa.ac.id:article/7154 buka_link ↗ Highlight_link 10.26740/jepk.v8n2.p121-128 |
| 134 | #146 | MENINGKATKAN TANGGUNG JAWAB DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI PENGGUNAAN E-MODULE AKUNTANSI TERINTEGRASI NILAI KARAKTER | Sitorus, Destri Sambara |
Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan e-module akuntansi terintegrasi nilai karakter untuk meningkatkan tanggung jawab dan hasil belajar siswa Sekolah Menegah Kejuruan (SMK). Hal ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara kompetensi lulusan SMK dengan tuntutan dunia kerja serta implementasi dari kurikulum 2013 yang dimenuntut pengintegrasian nilai-nilai karakter pada tiap mata pelajaran. Data mengenai tanggung jawab siswa diperoleh melalui angket dan data mengenai hasil belajar siswa diperoleh melalui tes. Data mengenai tanggung jawab siswa dianalisis secara deskriptif naratif dan data hasil belajar siswa dianalisis menggunakan uji independent sample t test. Hasil analisis angket menunjukkan bahwa tingkat tanggung jawab siswa kelas eksperimen berada pada kategori sangat baik dan tingkat tanggung jawab siswa kelas kontrol berada pada kategori baik. Hasil uji t didapat nilai sig 0,014 < 0,05 sehingga terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.
|
E-module tanggung jawab hasil belajar nilai karakter | 2020-03-29 | oai:journal.unesa.ac.id:article/7093 buka_link ↗ Highlight_link 10.26740/jepk.v8n1.p93-104 |
| 133 | #146 | PENDIDIKAN EKOWISATA PADA MASYARAKAT SEKITAR WISATA SUMBER MARON DESA KARANGSUKO |
Wulandari, Zahwa Mintarti, Sri Umi Haryono, Agung |
Kebutuhan pengunjung dalam berwisata saat ini tidak hanya berwisata tetapi mereka juga ingin mendapatkan pendidikan dari berwisata. Dewasa ini, masyarakat sekitar yang di daerahnya banyak potensi tidak bisa mengembangkan potensi dengan baik sesuai kebutuhan masyarakat atau pengunjung. Selain itu mereka juga tidak bisa memasarkan hasil pengembangan wisata di daerah mereka yang mengakibatkan wisata menjadi sepi pengunjung. Tujuan dari penelitian yang dilaksanakan untuk menambah wawasan ekowisata dan cara pemasarannya pada masyarakat sekitar, melihat efektifitas dalam pembelajaran yang telah dilaskanakan. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan penelitian pengembangan dengan metode Desain Based Reseach. Penelitian didasarkan kebutuhan masyarakat sekitar wisata. Hasil menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman tentang ekowisata dan cara pemasaran pariwisata pada masyarakat sekitar wisata sumber maron dan pelatihan yang dilakukan sudah berjalan efektif.
|
ekowisata sumber maron pendidikan pengembangan. | 2020-04-24 | oai:journal.unesa.ac.id:article/6413 buka_link ↗ Highlight_link 10.26740/jepk.v8n2.p151-164 |
| 132 | #146 | TECHNOPRENEURSHIP INTENTION: STUDI KASUS PADA MAHASISWA DIPENGARUHI ENTREPRENEURIAL LEARNING |
Nurhayati, Dwi Machmud, Amir Waspada, Ikaputera |
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh entrepreneurial learning terhadap technopreneurship intention mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan survei eksplanatori dengan pengujian hipotesis dan teknik pengumpulan data yang digunakan melalui kuesioner. Populasi penelitian yang dipilih adalah 102 mahasiswa dan sampel yang digunakan adalah sampel jenuh. Data yang terkumpul kemudian dianalisis menggunakan teknik regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan entrepreneurial learning mahasiswa dikategorikan efektif dan technopreneurship intention mahasiswa dikategorikan tinggi. Diketahui bahwa variabel entrepreneurial learning berpengaruh terhadap technopreneurship intention mahasiswa dengan koefisien 0,557. Temuan ini menyiratkan bahwa untuk meningkatkan technopreneurship intention mahasiswa, perlu untuk meningkatkan entrepreneurial learning dengan aspek learning through immersion within the industry, opportunity recognition through cultural participation, dan practical theories of entrepreneurial action.Kata Kunci: Technopreneurship Intention, dan Entrepreneur Learning.
|
Technopreneurship Intention | 2020-03-29 | oai:journal.unesa.ac.id:article/6313 buka_link ↗ Highlight_link 10.26740/jepk.v8n1.p79-92 |
| 131 | #146 | TECHNOLOGICAL PENDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE UNTUK MENINGKATKAN CRITICAL AND CREATIVE THINGKING SKILLS SISWA |
Kodri, Kodri Budiwati, Neti Waspada, Ika Putera |
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang Technological Pendagogical Content Knowledge (TPACK), critical and creative thingking skills siswa dan pengaruh TPACK. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Subjek penelitian ini berjumlah 100 siswa dari dua SMA yang menjadi lokasi penelitian yang dipilih secara random. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif untuk mendapatkan gambaran TPACK guru ekonomi dan critical and creative thingking skills siswa, regresi sederhana untuk mengetahui pengaruh TPACK terhadap critical and creative thingking skills siswa. Hasil penelitian menunjukan TPACK guru dan critical and creative thingking skills siswa SMA Negeri di Kota Bandung berada pada kondisi sedang. Hasil penelitian yang diperoleh adalah terdapat pengaruh TPACK terhadap critical and creative thingking skills siswa. Artinya, jika terjadi peningkatan TPACK guru maka critical and creative thingking skills siswa juga akan meningkat.
|
TPACK critical and creative thingking skills siswa | 2020-04-06 | oai:journal.unesa.ac.id:article/6250 buka_link ↗ Highlight_link 10.26740/jepk.v8n2.p129-138 |
| 130 | #146 | SELF REGULATED LEARNING DAN RESILIENSI AKADEMIK SEBAGAI DETERMINASI KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF |
Oktariani, Mutiya Dahlan, Dadang Waspada, Ikaputera |
ABSTRAK Rendahnya tingkat berpikir kreatif siswa dalam mata pelajaran ekonomi menjadi alasan penelitian ini, sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor determinasi berpikir kreatif. Sampel penelitian adalah siswa kelas X Jurusan IIS SMA Nurul Amal Palembang. Data dikumpulkan melalui kuesioner tentang self regulated learning dan resiliensi akademik belajar ekonomi, serta tes berbentuk essai terkait tingkat berpikir kreatif Ekonomi. Metode penelitian adalah survey dengan alat pengumpul data angket model rating scale dan analisis data menggunakan teknik regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self regulated learning dan resiliensi akademik menjadi determinan tingkat berpikir kreatif siswa dalam mata pelajaran ekonomi.Kata Kunci: Self Regulated Learning, Resiliensi Akademik, dan Berpikir Kreatif ABSTRACT The low creative thinking skills of students in economics subjects is the reason for this study. So, this study aims to identify the determinants of creative thinking skills. The sample of the study were ninety subjects of social departements X grade students of SMA Nurul Amal in Palembang. The data were collected through self regulated learning and academic resilience questionnaires in learning economics and essay test which is related to creative thinking skills level data of economics. The data were analysed by using multiple linear regression techniques. The result shows that the self regulated learning and academic resilience became the determinants of student creative thinking skills in economics subject.Keywords: Self Regulated Learning, Academic Resiience, and Creative Thinking Skills
|
Self Regulated Learning Academic Resiience and Creative Thinking Skills | 2020-02-24 | oai:journal.unesa.ac.id:article/6067 buka_link ↗ Highlight_link 10.26740/jepk.v8n1.p5-16 |
| 129 | #146 | DETERMINAN YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN MEMILIH PROGRAM LINTAS MINAT EKONOMI |
Kortin, Dafrosa Metildis Hasan, Muhammad Dinar, Muhammad Ahmad, M. Ihsan Said |
Banyaknya peminat program lintas minat ekonomi di Sekolah Menengah Atas membuktikan bahwa ilmu ekonomi dewasa ini semakin digemari. Hal ini menarik untuk dibahas, untuk mengetahui faktor-faktor yang melatarbelakanginya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh minat, motivasi, keluarga, guru dan teman sebaya terhadap keputusan siswa jurusan IPA memilih program lintas minat ekonomi di SMA Negeri 4 Makassar. Populasi sekaligus sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA yang memprogram lintas minat ekonomi dengan jumlah 80 orang siswa. Metode pengumpulan data menggunakan kuisioner. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan software SPSS Versi 21.0. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel minat, motivasi, keluarga, guru dan teman sebaya secara simultan berpengaruh signifikan terhadap keputusan memilih program lintas minat ekonomi. Secara parsial terdapat pengaruh signifikan antara minat, guru dan teman sebaya terhadap keputusan memilih program lintas minat ekonomi. Motivasi dan keluarga tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan memilih program lintas minat ekonomi.
|
Keputusan Memilih Lintas Minat Ekonomi. | 2020-03-02 | oai:journal.unesa.ac.id:article/6053 buka_link ↗ Highlight_link 10.26740/jepk.v8n1.p67-78 |
| 128 | #146 | U-Shape Nonlinearity of Ownership Concentration on Firm Value | Pratama, Ahmad Aziz Putra |
The ownership and value relationship of the company has a lot of contentious issues. Previous studies have only examined the linear effect of ownership concentration on company value. In contrast to previous studies, the novelty of this study is to test the effect of nonlinearity in the concentration of ownership on company value using 240 non-financial companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2010-2018 with 2,151 observations. The results showed that the concentration of ownership showed the effect of nonlinear U-shaped on firm value. This study confirms that ownership concentration negatively influences the firm's value first and will show a positive effect after reaching a certain point. In addition, the debt level and firm size have a positive effect on firms value.
|
Firm value Ownership Concentration Nonlinear | 2019-11-18 | oai:journal.unesa.ac.id:article/5896 buka_link ↗ Highlight_link 10.26740/jepk.v7n2.p145-158 |
| 127 | #146 | IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PROBLEM SOLVING BERBASIS HOTS PADA MATA PELAJARAN EKONOMI SISWA KELAS X SMAN 5 MADIUN |
Sudarmiani, Sudarmiani Utomo, Supri Wahyudi |
Tuntutan pembelajaran abad 21 bahwa siswa yang harus memilikikecakapan berpikir dan belajar (thinking and learning skills), yangmeliputi kecakapan memecahkan masalah (problem solving), berpikirkritis (critical thinking), kolaborasi, dan kecakapan berkomunikasi. Guruharus mampu mengembangkan rencana pembelajaran yang berisikegiatan-kegiatan yang menantang peserta didik untuk berpikir kritisdalam memecahkan masalah.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi pembelajaran problem solving berbasis HOTS untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini dilaksanakan sesuai dengan rancangan penelitian model Hopkins yang diawali dengan tindakan pendahuluan kemudian dilanjutkan perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi.Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 1 di SMAN 5 Madiuntahun pelajaran 2019/2020. Pengumpulan data dilakukan melalui dataperangkat berupa instrumen telaah RPP, instrumen telaah prosespembelajaran, instrumen telaah sistem penilaian, serta tes kemampuanberpikir kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran problem solving berbasis HOTS dengan strategi dan metodepembelajaran yang bervariasi dalam proses belajar mengajar dapatmeningkatkan ketrampilan berpikir kritis siswa. Penggunaan berbagaisumber informasi dalam pembelajaran seperti internet, lingkungan, danbuku dengan peran guru sebagai fasilitator mampu mampu meningkatkanketerampilan berpikir kritis siswa.
|
manajemen pembelajaran kearifan lokal berpikir kritis | 2019-11-17 | oai:journal.unesa.ac.id:article/5850 buka_link ↗ Highlight_link 10.26740/jepk.v7n2.p159-168 |
| 126 | #146 | PENGARUH KETERAMPILAN DIGITAL ABAD 21 PADA PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI KEWIRAUSAHAAN PESERTA DIDIK SMK | Rusmana, Dede |
Kewirausahaan merupakan salah satu topik utama yang menjadi perhatian dalam penelitian di bidang pendidikan ekonomi. Salah satu aspek kewirausahaan yaitu kemampuan kewirausahaan menjadi komponen pembentuk keterampilan abad 21 yang sangat diperlukan dalam peningkatan sumber daya manusia. Kewirausahaan menjadi permasalahan ekonomi di Indonesia dan mempunyai hubungan dengan pengangguran. Pengangguran terbesar di Indonesia berasal dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Jumlah wirausaha di Indonesia setiap tahun mengalami peningkatan tetapi kompetensinya masih rendah. Hal ini sesuai dengan penelitian awal di kabupaten Wonogiri yang menunjukkan kompetensi kewirausahaan pada peserta didik SMK masih rendah. Kompetensi kewirausahaan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain melalui pelatihan dan pendidikan secara sistematis dan peningkatan kemampuan teknologi terutama teknologi digital. Berdasarkan hal tersebut, perlu adanya kajian mengenai kompetensi kewirausahaan yang direlevansikan dengan pendidikan kewirausahaan dan komponen kemampuan digital. Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Analisis penelitian menggunakan Structural Equation Model (SEM) dengan instrumen kuesioner dan responden adalah peserta didik SMK. Hasil penelitian menunjukkan pengintegrasian keterampilan digital abad 21 pada pendidikan kewirausahaan memiliki efek yang positif dan signifikan dalam peningkatan kompetensi kewirausahaan pada peserta didik SMK.
|
keterampilan digital abad 21. pendidikan kewirausahaan kompetensi kewirausahaan | 2020-02-24 | oai:journal.unesa.ac.id:article/5786 buka_link ↗ Highlight_link 10.26740/jepk.v8n1.p17-32 |
| 125 | #146 | PENGARUH PENGETAHUAN TENTANG BANK SYARIAH DAN LITERASI KEUANGAN TERHADAP MINAT MENABUNG SISWA PADA BANK SYARIAH DI KELAS XI IPS MAN 2 KOTA MALANG |
Mulyaningtyas, Indah Fajarwati Soesatyo, Yoyok Sakti, Norida Canda |
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan tentang bank syariah dan literasi keuangan terhadap minat menabung siswa pada bank syariah di kelas XI IPS MAN 2 Kota Malang.Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif.Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampling jenuh, dimana seluruh populasi digunakan sebagai sampel, yaitu sebanyak 62 orang siswa.Dalam penelitian ini analisis yang digunakan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan tentang bank syariah dan literasi keuangan terhadap minat menabung di bank syariah dengan menggunakan regresi linier berganda.Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa pengetahuan tentang bank syariah berpengaruh terhadap minat menabung siswa pada bank syariah di kelas XI IPS MAN 2 Kota Malang.
|
Pengetahuan tentang bank syariah literasi keuangan minat menabung di bank syariah. | 2020-03-02 | oai:journal.unesa.ac.id:article/5447 buka_link ↗ Highlight_link 10.26740/jepk.v8n1.p53-66 |
| 124 | #146 | Apakah Tingkat Pendidikan Kepala Rumah Tangga Mempengaruhi Kesejahteraan Rumah Tangga? Studi Kasus Data Rumah Tangga Indonesia (IFLS) |
Arisetyawan, Kukuh Sasongko, Sasongko Sakti, Rachmad Kresna |
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh antara tingkat pendidikan kepala rumah tangga terhadap kesejahteraan rumah tangga di Indonesia. Model regresi logistic multinomial telah diperkirakan dengan peluang rumah tangga meraih kesejahteraan sebagai variable dependen dan satu set tingkat pendidikan yang ditempuh semua rumah tangga sebagai variable penjelas. Data diperoleh dari Indonesia Family Life Survey (IFLS) dengan penggunaan data longitudinal, IFLS 2000, 2007, dan 2014. Salah satu hasil utama adalah probabilitas rumah tangga meraih kesejahteraan lebih dapat diterima oleh rumah tangga dengan pendidikan SMA ke bawah. Resiko tidak sejahtera justru dimiliki oleh kepala rumah tangga yang berpendidikan SMA hingga perguruan tinggi. Hasil penting lainnya sesuai dengan analisa statistiknya adalah pengeluaran tertinggi terletak pada kepala rumah tangga berpendidikan SD dan yang ke dua ialah kepala rumah tangga berpendidikan SMA. Kata Kunci: Pendidikan, Ekonomi, Rumah Tangga, Pengeluaran dan Kesejahteraan Rumah Tangga ABSTRACTThis study aims to analyze the influence of the level of education of the head of the household on the welfare of households in Indonesia. The multinomial logistic regression model has been estimated with the opportunity for households to achieve well-being as the dependent variable and a set of education levels taken by all households as explanatory variables. Data were obtained from the Indonesia Family Life Survey (IFLS) with the use of longitudinal data, IFLS 2000, 2007, and 2014. One of the main results was the probability of households achieving welfare more acceptable to households with lower secondary education. The risk of not being welfare is actually owned by the head of the household who has a high school education to college. Other important results according to the statistical analysis are the highest expenditure lies in the head of the household with elementary education and the second is the head of the household with high school education. Keywords: Education, Economics, Household, Expenditure and Household Welfare.
|
Household Welfare Education Economics | 2019-10-06 | oai:journal.unesa.ac.id:article/5169 buka_link ↗ Highlight_link 10.26740/jepk.v7n2.p99-110 |
| 123 | #146 | PENGEMBANGAN PENDEKATAN KREATIF INOVATIF UNTUK MENINGKATAN JIWA KEWIRAUSAHAAN |
Rahmawati, Selly Nugrahani, Tri Siwi |
Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana mengembangan pendekatan kreatif inovatif dalam meningkatkan jiwa kewirausahaan serta untuk mengetahuai keefektifan pendekatan tersebut dalam meingkatkan jiwa kewirausahaan. Latar belakang penelitian ini adalah karena pembelajaran pendidikan kewirausahaan yang telah dilaksanakan hanya menekankan pada aspek kognitifnya saja. Selaian itu rendahnya minat mahasiswa dalam mengikuti hibah PKM dan KBMI juga menjadi salah satu indikasi bahwa jiwa kewirausahaan mahasiswa kurang.Penelitian ini menggunakan metode penelitian R&D atau penelitian pengembangan yang menggunakan model four D yaitu define, desig, develop dan dessiminate. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan angket. Teknik analisis data yang digunakan adalan analisis deskriptif kualitatif dan analisis statistik inferensial dengan menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian ini adalah 1) Pengembangan pendekatan kreatif inovatif untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan dilaksanakan dengan four D yaitu define, design, develop dan desseminate; 2)Pendekatan kreatif inovatif sangat efektif untuk meningkatkan jiwa kewirausahaan.
|
pendekatan kreatif inovatif model pembelajaran konstruktifistik jiwa kewirausahaan | 2019-09-15 | oai:journal.unesa.ac.id:article/5109 buka_link ↗ Highlight_link 10.26740/jepk.v7n2.p129-144 |
| 122 | #146 | NILAI PENDIDIKAN BISNIS KELUARGA PENGUSAHA PERAK HS SILVER DI KOTAGEDE |
Birsyada, Muhammad Iqbal Siswanta, Siswanta |
Socio-historically the silver business has been the identity of the creative economy industry in Kotagede. This study aims to find a causal relationship between the business behaviors of silver HS silver entrepreneurs in Kotagede with family education values. In addition, this study want to find the process of inheritance business values in the family of silver HS Silver entrepreneurs in Kotagede. This design uses a qualitative method with a phenomenological approach. The procedure of this study focuses on the study of the phenomenon of the behavior of silver entrepreneurs in Kotagede Silver HS. The results of this study include the existence of a causal relationship between business success and Javanese cultural values applied in the family. Second, the founder of the HS company. Silver in daily practice inherits and instills the character values of good business education with families and all employees through examples in doing business. The values of business education include: honest, patient, humble, clean, neat, thorough, strong intention, innovative, and hard work. Third, the development of HS. Silver is increasingly advanced because the quality of management used is very good and the products produced always adjust to market developments.Keywords: Values, Education, Family Business, Entrepreneurs, Silver.
|
Keywords Values Education Family Business Entrepreneurs ... | 2019-11-17 | oai:journal.unesa.ac.id:article/4849 buka_link ↗ Highlight_link 10.26740/jepk.v8n1.p33-52 |
| 121 | #146 | ANALISIS INDIKATOR KETERCAPAIAN NILAI-NILAI KEWIRAUSAHAAN MATA PELAJARAN PRAKARYA DAN KEWIRAUSAHAAN JENJANG PENDIDIKAN MENENGAH | Wahidmurni, Wahidmurni |
Tujuan penelitian adalah mengungkap kesenjangan rumusan kompetensi sikap, pengetahuan dan ketrampilan dalam silabus mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan sebagai fenomena dengan naskah indikator ketercapaian nilai-nilai kewirausahaan dan standar proses sebagai kriteria. Desain penelitian Goal Oriented Evalution Model digunakan, dan langkah analisisnya dengan menetapkan kriteria, standar, pengukuran dan sintesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai sikap kepribadian dan sikap sosial wirausaha tidak terumuskan dengan baik dalam naskah silabus, rumusan kata kerja kompetensi pengetahuan seluruhnya mengunakan kata kerja memahami padahal sebagian besar menuntut kompetensi kemampuan berpikir tingkat tinggi, dan sebagian besar rumusan kata kerja kompetensi ketrampilan kurang tepat, karena menggunakan kata kerja ranah pengetahuan.Kata Kunci: Kompetensi Sikap, Kompetensi Pengetahuan, Kompetensi Ketrampilan, Nilai-nilai Kewirausahaan, dan Pendidikan Kewirausahaan.
|
Kompetensi Sikap Kompetensi Pengetahuan Kompetensi Ketrampilan Nilai-nilai Kewirausahaan dan Pendidikan Kewirausahaan | 2019-04-16 | oai:journal.unesa.ac.id:article/4527 buka_link ↗ Highlight_link 10.26740/jepk.v7n1.p55-68 |
| 120 | #146 | Penguatan Literasi Perpajakan Melalui Strategi œGEBUK (Gerakan Membuat Kartu) NPWP pada Mahasiswa | Ibda, Hamidulloh |
Penelitian ini membahas penguatan literasi perpajakan melalui strategi GEBUK (Gerakan Membuat Kartu) NPWP pada mahasiswa STAINU Temanggung. Populasi penelitian mahasiswa pada empat program studi di STAINU Temanggung berjumlah 40 mahasiswa. Dari penguatan literasi perpajakan, mahasiswa mengalami peningkatan pemahaman tentang perpajakan setelah diberi tindakan. Pertama, mengetahui pengertian pajak dengan ketuntasan 35 mahasiswa (87,5 %) yang awalnya 14 mahasiswa (35%). Kedua, mengetahui pengertian wajib pajak sebanyak 37 mahasiswa (92,5 %) yang awalnya 18 mahasiswa (45 %). Ketiga, mengetahui macam-macam pajak sebanyak 38 mahasiswa (95 %) yang awalnya 14 mahasiswa (35 %). Keempat, mengetahui pengertian NPWP sebanyak 39 mahasiswa (97,5 %) yang awalnya 17 mahasiswa (42,5%). Kelima, mengetahui manfaat pajak dan NPWP bagi negara dan masyarakat menjadi 36 mahasiswa (90 %) yang awalnya 14 mahasiswa (35 %). Sedangkan dalam hal kepemilikan NPWP, dari 40 mahasiswa yang awalnya hanya 3 orang (7,5%) yang memiliki NPWP, setelah dilakukan strategi GEBUK NPWP meningkat menjadi 40 mahasiswa (100%).
|
Literasi Perpajakan Mahasiswa Strategi GEBUK Kesadaran Pajak | 2019-10-06 | oai:journal.unesa.ac.id:article/4370 buka_link ↗ Highlight_link 10.26740/jepk.v7n2.p83-98 |
| 119 | #146 | ANALISIS LITERASI EKONOMI DALAM MEMBENTUK PERILAKU PRODUKTIF MAHASISWA MAGISTER PENDIDIKAN EKONOMI FKIP UNTAN | Asriati, Nuraini |
Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis pengetahuan ekonomi membentuk kepribadian produktif mahasiswa Magister Pendidikan Ekonomi FKIP dengan target luaran: a) Mahasiswa memiliki wawasan untuk membuka usaha sendiri; b) Rencana Pembelajaran Mingguan literasi ekonomi; dan c) Bahan Ajar tentang literasi ekonomi. Pendekatan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Tehnik pengumpulan data dengan komunikasi langsung dan observasi terhadap sumber data sebanyak 25 orang. Hasil penelitian menunjukkan Literasi Ekonomi rata rata sebesar 54,25% (pengertian produksi 92%, kegiatan ekonomi 82%, fungsi produksi 81%, faktor faktor produksi 65%, kegiatan bidang produksi 55%, kerja sama dalam berproduksi 55%, jenis produksi 52%, tahap tahap produksi 47%, pembiayaan produksi 47%, hasil produksi 43%, dan pengetahuan keterampilan yang harus dimiliki 32%). Sedangkan kepribadian produktif rata rata sebesar 50% (minat mahasiswa berusaha 22%, bertindak ekonomi 73%, tanggung jawab 75%, percaya diri dalam menjalankan usaha 73%, mengatur anggaran 57%, mengatasi resiko 54%, harapan mencapai target 50% dan kesadaran untuk bekerja 43%). Literasi Ekonomi yang paling dominan berkaitan pengertian produktif dan kepribadian produktif yang paling dominan tanggung jawab. Kesimpulan penelitian ini: 1) Literasi ekonomi tentang perilaku produsen masih rendah karena masih bersifat teoritis-normatif, belum mencapai ranah substantive-aplikatif; dan 2) Perilaku produktif masih rendah karena kompetensi kognitiv, kepribadian, psikomotorik dan Internalisasi literasi masih minim. Kata Kunci : literasi ekonomi, perilaku produsen, kepribadian produktif
|
2020-09-30 | oai:journal.unesa.ac.id:article/4348 buka_link ↗ Highlight_link 10.26740/jepk.v8n2.p199-212 | |
| 118 | #146 | MINAT BELAJAR DAN PENGETAHUAN AWAL SEBAGAI DETERMINASI HASIL BELAJAR |
Budiwati, Neti Heryati, Teti Hilmiatussadiah, Kinanti Geminastiti |
Rendahnya hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Ekonomi dan Bisnis menjadi alasan penelitian ini, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menidentifikasi faktor determinasi hasil belajar. Sampel penelitian adalah siswa kelas X Jurusan Pemasaran Sekolah Menengah Atas Negeri (SMKN) 1 Bandung. Data dikumpulkan melalui kuesioner tentang minat belajar Ekonomi dan Bisnis, serta dokumentasi terkait data pengetahuan awal dan data hasil belajar Ekonomi dan Bisnis. Metode penelitian adalah survey dengan alat pengumpul data angket model rating scale dan analisi data menggunakan teknik regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa minat belajar menjadi determinan hasil belajar siswa dalam mata pelajaran Ekonomi dan Bisnis, sedangkan pengetahuan awal tidak berpengaruh terhadap hasil belajar artinya pengetahuan awal siswa bukan merupakan determinasi hasil belajar pada mata pelajaran Ekonomi dan Bisnis
|
2019-04-16 | oai:journal.unesa.ac.id:article/4022 buka_link ↗ Highlight_link 10.26740/jepk.v7n1.p19-28 | |
| 117 | #146 | PENGARUH ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN DENGAN KINERJA USAHA MIKRO KECIL DI KABUPATEN BANGGAI |
Layoo, Nurhidayah Rahman, Wahyudin |
Di Indonesia, Keberadaan UMK tidak dapat dipisahkan dari pertumbuhan ekonomi secara nasional karena UMK merupakan wujud kehidupan ekonomi sebagian besar rakyat Indonesia, oleh karena itu dalam upaya membangun perekonomian nasional, sub sektor UMK mendapat prioritas untuk dibina. Khusus di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah. Jumlah UMK yang memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) pada tahun 2012 hingga 2016 sebanyak 842 unit atau 49% dari total jumlah usaha yang ada di daerah ini, tentu yang tidak memiliki SIUP masih banyak lagi. UMK menyerap tenaga kerja kurang lebih 9000 orang, namun yang dibina oleh Pemerintah Daerah, baru 147 unit usaha atau hanya 17,46% (Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banggai, 2017). Pembinaan dilakukan melalui bantuan permodalan dan pelatihan kewirausahaan yang diharapkan dapat meningkatkan kinerja UMK. Sehingga penelitian ini mengkaji bagaimana pengaruh orientasi kewirausahaan terhadap kinerja Usaha Mikro Kecil (UMK) di Kabupaten Banggai. Jumlah sampel sebesar 108 unit UMK. Pengumpulan data menggunakan kombinasi teknik observasi, wawancara, dan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis statistik dengan software Linier Structural Relation (LISREL). Hasil penelitian menunjukkan orientasi kewirausahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMK. Hal ini berarti bahwa untuk meningkatkan kinerja perusahaan, pelaku UMK di Kabupaten Banggai harus mampu memelihara dan meningkatkan orientasi kewirausahaannya yang mencakup sikap inovatif, proaktif, keberanian menanggung risiko, otonomy dan keagresifan bersaing.
|
Orientation of Entrepreneurship Performance Small Micro Enterprises | 2019-04-16 | oai:journal.unesa.ac.id:article/3974 buka_link ↗ Highlight_link 10.26740/jepk.v7n1.p29-44 |