| ID ↑ | ID URL | Judul | Penulis | Deskripsi / Abstrak | Subjek / Kata Kunci | Tanggal | Link Identifier |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 2495 | #55 | PENGUKURAN RISIKO BISNIS DAN RISIKO PENDANAAN DALAM PERUSAHAAN | Miswanto, Miswanto |
Abstrak: Pengukuran Risiko Bisnis dan Risiko Pendanaan dalam Perusahaan. Dalam melakukan pengambilan keputusan leverage, manajer keuangan tidak cukup hanya memperhatikan laba, melainkan juga risiko yang ditimbulkan. Risiko dapat berupa risiko bisnis, risiko pendanaan, dan risiko total. Pengukurannya dapat dilakukan dengan pendekatan statistika dan pendekatan pasar. Menurut pendekatan statistika, risiko total diukur dengan Koefisien Variasi EPS, atau dihitung dari Koefisien Variasi EBIT kali Degree of Financial Leverage (DFL). Risiko bisnis diukur dengan Koefisien Variasi EBIT, dan risiko pendanaan diukur dengan Koefisien Variasi EPS dikurangi dengan Koefisien Variasi EBIT. Menurut pendekatan pasar, risiko total diukur dengan beta leverage firm, risiko bisnis diukur dengan beta unleveraged firm, dan risiko pendanaan diukur dari beta leverage firm dikurangi dengan beta unleverage firm. Melalui pendekatan pasar dapat diperoleh adanya keterkaitan yang berupa trade-off antara risiko leverage dan return yang diharapkan. Kata kunci: beta, bisnis, laba, leverage, pendanaan, dan risiko Abstract: Business and Financial Risk Measurement in the Firms. In making decisions on leverage, financial managers is not enough to pay attention to the earnings, but should also pay attention to the risks. The risks can be business risk, financial risk, and total risk. They can be measured either by statistical or market approach. With the statistical approach, the total risk is measured by the coefficient of variation of EPS, or calculated from the coefficient of variation of EBIT times the Degree of Financial Leverage (DFL). Business risk is measured by the coefficient of variation of EBIT, and financial risk is measured by the coefficient of variation of EPS reduced coefficient of variation of EBIT. With the market approach, the total risk is measured by beta leverage firm, business risk measured by beta unleveraged firm, and financial risk obtained by reducing beta leverage firm by beta unleveraged firm. Through market approach a trade-off relationship between risk and expected return in leverage can be obtained. Keywords: beta, business, earnings, leverage, financing, and risk
|
2013-04-27 | oai:journal.uny.ac.id:article/1380 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/economia.v9i1.1380 | |
| 2496 | #55 | LINK OF FISCAL DECENTRALIZATION TO POVERTY REDUCTION: INDONESIAN CONTEXT | Kusumaningrum, Rr. Sita Dewi |
Abstract: Link of Fiscal Decentralization to Poverty Reduction: Indonesian Context. It is identified from the literature studies that there are links between fiscal decentralization and poverty reduction. However, the links occurs in different ways among countries and local governments. This is a preliminary study which aims at observing the potential link pattern of fiscal decentralization to poverty reduction in Indonesian provinces before and in the period of fiscal decentralization implementation. This descriptive study shows that there is no clear link pattern of fiscal decentralization to poverty reduction in Indonesian context. Three links patterns, namely positive link, negative link, and no link appears differently among provinces. Elaboration at the level of each province using various variables is needed in order to see the clearer link of fiscal decentralization to poverty reduction in Indonesian context. Keywords: Poverty Reduction, Fiscal Decentralization Abstrak: Kaitan antara Desentralisasi Fiskal dengan Penurunan Kemiskinan: Kasus Indonesia. Sesuai dengan kajian literatur, terdapat keterkaitan antara desentralisasi fiskal dengan penurunan kemiskinan. Namun, pola keterkaitan tersebut berbeda antara satu negara dengan negara lain maupun antarberbagai pemerintah daerah. Studi ini merupakan studi awal yang bertujuan mengamati pola keterkaitan antara desentralisasi fiskal dengan penurunan kemiskinan di provinsi-provinsi di Indonesia pada periode sebelum dan setelah pelaksanaan desentralisasi fiskal. Hasil studi yang dilakukan secara deskriptif ini menunjukkan bahwa tidak ada pola keterkaitan yang jelas antara desentralisasi fiskal dan penurunan kemiskinan di Indonesia. Tiga pola keterkaitan, yaitu keterkaitan secara positif, negatif, maupun tidak ada keterkaitan antara desentralisasi fiskal dan penurunan kemiskinan tampak berbeda-beda di provinsi-provinsi yang diamati di Indonesia. Elaborasi yang lebih mendalam di tingkat provinsi menggunakan variabel yang lebih bervariasi diperlukan untuk melihat keterkaitan yang lebih jelas antara desentralisasi fiskal dengan penurunan kemiskinan di Indonesia. Kata kunci: Penurunan Kemiskinan, Desentralisasi Fiskal
|
2013-10-28 | oai:journal.uny.ac.id:article/1803 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/economia.v9i2.1803 | |
| 2497 | #55 | TINGKAT LITERASI KEUANGAN DI KALANGAN MAHASISWA STIE MUSI |
Mendari, Anastasia Sri Kewal, Suramaya Suci |
Abstrak: Tingkat Literasi Keuangan di Kalangan Mahasiswa STIE Musi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat literasi keuangan mahasiswa STIE Musi itu. Aspek yang diteliti adalah: pengetahuan tentang keuangan pribadi, simpan pinjam, asuransi, dan investasi. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa yang mengisi Kartu Rencana Studi STIE Musi di semester I tahun akademik 2012/2013. Responden pada penelitian ini sebanyak 305. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa untuk keputusan keuangan berdasarkan pendapat pribadi, dalam beberapa hal mencerminkan kurangnya pengetahuan tentang bentuk-bentuk investasi jangka panjang yang memberikan imbal hasil dan risiko yang lebih tinggi dari deposito, serta keputusan untuk asuransi jiwa, responden tidak mengerti asuransi jiwa. Keyword: literasi keuangan, investasi, life insurance Abstract: Level of Financial Literacy among STIE Students Musi. This study aims to know how the level of financial literacy of STIE Musi's students. Aspects investigated are: knowledge of personal finance in general, savings and loans, insurance, and investments. The population in this study were college students who fill out STIE Musi's Card Study Plan of first semester of academic year 2012/2013. 305 respondents were surveyed. The results showed that for every observable aspect of respondents could be correctly categorized as low as scores of less than 60%. For financial decisions based on personal opinion, in some ways reflects the lack of knowledge of other forms of long-term investments that provide returns and higher risk than deposits, as well as the decision for life insurance, the respondents do not understand life insurance. Keyword: financial literacy, investment, asuransi jiwa
|
2013-10-28 | oai:journal.uny.ac.id:article/1804 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/economia.v9i2.1804 | |
| 2498 | #55 | PENGARUH MEKANISME CORPORATE GOVERNANCE, KUALITAS AUDITOR EKSTERNAL, DAN LIKUIDITAS TERHADAP KUALITAS LABA |
Yushita, Amanita Novi Rahmawati, - Triatmoko, Hanung |
Abstrak: Pengaruh Mekanisme Corporate Governance, Kualitas Auditor Eksternal, dan Likuiditas Terhadap Kualitas Laba. Tujuan penelitian ini adalah memberikan bukti empiris pengaruh penerapan mekanisme corporate governance yang terdiri dari struktur dewan direksi, kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, komite audit, dan komisaris independen terhadap kualitas laba. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 22 perusahaan manufaktur yang listing di BEI pada periode 2007-2011. Analisis GLS digunakan sebagai teknik analisis data dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur dewan direksi, komisaris independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap Discretionary Accrual (DTAC) atau berpengaruh negatif terhadap kualitas laba. Kemudian kualitas auditor eksternal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap Discretionary Accrual (DTAC) atau berpengaruh positif terhadap kualitas laba. Sedangkan kepemilikan manajerial, kepemilikan institusional, komite audit, dan likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas laba. Kata kunci: corporate governance, kualitas auditor eksternal, likuiditas, kualitas laba. Abstract: The influence of Corporate Governance Mechanism, External Auditor Quality, and Liquidity on the Quality of Earnings. The purpose of this study is to provide empirical evidence of the effect of the application of corporate governance mechanisms consisting of board structure, managerial ownership, institutional ownership, audit committees and independent commissioners on the quality of earnings. This study used a sample of 22 manufacturing companies listed on the Stock Exchange in the period 2007-2011. GLS analysis is used as a data analysis technique in this study. The results showed that the board structure and the proportions of independent commissioner have a positive and significant effect to discretionary accrual (DTAC) or have a negative effect to the earnings quality. The quality of external auditor has a negative and significant effect to DTAC or has a positive effect to the earnings quality. While managerial ownership, institutional ownership, audit committees, and liquidity does not significantly influence the quality of earnings. Keywords: corporate governance, external auditor's quality, liquidity, earnings quality.
|
2013-10-28 | oai:journal.uny.ac.id:article/1805 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/economia.v9i2.1805 | |
| 2499 | #55 | PENGARUH UKURAN ORGANISASI & POLITICKING TERHADAP KINERJA DAN PENGEMBANGAN KARIR | Arifin, Noor |
Abstrak: Pengaruh Ukuran Organisasi & Politicking Terhadap Kinerja dan Pengembangan Karir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ukuran organisasi dan politicking terhadap kinerja dan pengembangan karir individu pegawai, serta menguji variabel kinerja sebagai variabel intervening. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 44 pegawai pada kantor BKD Jepara. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan SEM. Hasilnya menunjukkan bahwa ukuran organisasi dan politicking menjadi faktor penentu variabel pengembangan karir sebesar 0,439. Variabel kinerja terbukti menjadi variabel intervening antara ukuran organisasi dengan karir maupun politicking dengan karir. Kata Kunci: Pengembangan Karir, Ukuran Organisasi, Politicking dan Kinerja Abstract: The Effect of Organizational Size & Politicking on the Performance and Career Development. This study aims to determine the effect of organizational size and politicking on the performance and career development of individual employees, as well as testing the performance variables as intervening variables. The sample in this study consists of 44 employees in the office of BKD Jepara. SEM was employed to analyze data. The results showed that the size of the organization and politicking becomes the determinant factor of 0.439 career development variables. Performance variable proved to be an intervening variable between the size of the organization and career or politicking and career. Kata Kunci: Career development, organization size, politicking and performance.
|
2013-10-28 | oai:journal.uny.ac.id:article/1806 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/economia.v9i2.1806 | |
| 2500 | #55 | INSTRUMENTING EDUCATION AND RETURNS TO SCHOOLING IN INDONESIA | Purnastuti, Losina |
Abstract: Instrumenting Education and Returns to Schooling in Indonesia. This paper provides estimates of the profitability of investment in education in Indonesia, using IV approach and data for IFLS-4 (2007-2008). It also explores an alternative framework for assessing the present value of the financial gains from an extra year of schooling. This study finds that considering endogeneity bias via the IV method is important, and draws attention to family background factors being useful instruments. Another finding from this study that needs to be highlighted is that the benefit of continuing at school for an extra year is quite high. Keywords: Instrumental Variable, Returns to Schooling, Education Investment Abstrak: Instrumentasi Pendidikan dan Tingkat Pengembalian Investasi Pendidikan di Indonesia. Artikel ini menyajikan estimasi keuntungan investasi pendidikan di Indonesia dengan menggunakan data IFLS-4 (2007-2008). Kajian ini mengeksplorasi pendekatan alternative untuk menghitung present value keuntungan finansial dari tiap tambahan satu tahun pendidikan. Hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya mempertimbangkan bias endogeniti melalui metode IV. Ditemukan pula faktor latar belakang keluarga merupakan instrument yang bermakna. Temuan lain yang tidak kalah pentingnya adalah bahwa keuntungan finansial dari tiap tambahan satu tahun pendidikan cukup besar. Kata kunci: Variabel Instrumen, Pengembalian Investasi Pendidikan, Investasi Pendidikan.
|
2013-10-28 | oai:journal.uny.ac.id:article/1807 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/economia.v9i2.1807 | |
| 2501 | #55 | ANALISIS KEPEMILIKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN: EVALUASI OUTCOME PENDIDIKAN MENENGAH DI JAWA | Purhantara, Wahyu |
Abstract: Analisis Kepemilikan Jiwa Kewirausahaan: Evaluasi Outcome Pendidikan Menengah di Jawa. Pendidikan memiliki peran sentral dalam membentuk karakter dan jiwa kewirausahaan. Karena Indonesia memiliki kurang dari 2% dari penduduknya sebagai pengusaha, pendidikan kewirausahaan menjadi hal yang penting. Menurut Drucker, sebuah negara akan makmur jika penduduknya memiliki jiwa kewirausahaan. Pertanyaannya adalah, mengapa semangat kewirausahaan memainkan peran penting dalam pengembangan organisasi, bisnis, dan pengembangan diri? Jawabannya adalah bahwa kewirausahaan melatih orang untuk menjadi mandiri, kreatif, inovatif, kompetitif, berorientasi hasil, menyukai tantangan, bekerja keras, dan sebagainya. Hasil evaluasi terhadap jiwa kewirausahaan berdasarkan hasil proses pendidikan tingkat SMA/SMK di 5 kota di Jawa pada tahun 2011 menunjukkan bahwa mereka tidak memiliki jiwa kewirausahaan seperti yang diharapkan oleh standar kompetensi bagi lulusan SMA / SMK. Keywords: Jiwa Kewirausahaan, Pendidikan Kewirausahaan Abstract: Entrepreneurial Spirit Analysis: Outcome Evaluation of Secondary Education in Java. Education has central role in forming character and entrepreneurial spirit. Since Indonesia has less than 2% of its inhabitants as entrepreneurs, education of entrepreneurship becomes urgent. According to Drucker, a country would be prosperous if its inhabitants have entrepreneurial spirit. The question is, why entrepreneurial spirit plays an important role in organization development, business, and self development? The answer is that entrepreneurship trains people to become self-supporting, creative, innovative, competitive, result oriented, fond of challenges, hard working, and so on. Result of evaluation on entrepreneurial spirit of high school education outcome in 5 towns in Java in 2011 indicates that they do not have entrepreneurship spirit as expected by the standard of competence for SMA/ SMK graduates. Keywords: entrepreneurial spirit, Entrepreneurship Education
|
2013-10-28 | oai:journal.uny.ac.id:article/1808 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/economia.v9i2.1808 | |
| 2502 | #55 | PENGARUH KEDISIPLINAN, LINGKUNGAN KERJA DAN BUDAYA KERJA TERHADAP KINERJA TENAGA PENGAJAR | Arianto, Dwi Agung Nugroho |
Abstrak: Pengaruh Kedisiplinan, Lingkungan Kerja dan Budaya Kerja Terhadap Kinerja Tenaga Pengajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kedisiplinan kerja, lingkungan kerja dan budaya kerja terhadap kinerja tenaga pengajar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh tenaga pengajar Yaspenlub Demak. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis dengan regresi linear ganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kedisiplinan kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja, lingkungan kerja tidak berpengaruh terhadap kinerja, budaya kerja berpengaruh positif terhadap kinerja tenaga pengajar, dan secara bersama-sama kedisiplinan kerja, lingkungan kerja dan budaya kerja berpengaruh positif terhadap kinerja tenaga pengajar. Kata Kunci: Kedisiplinan, Lingkungan, Budaya Kerja, Kinerja Abstract: The Effects of Discipline, Work Environment and Work Culture on Lecturer Performance. This study aims to analyze the influence of work discipline, work environment and work culture on the performance of teachers. The population of this study was all lectures of Yaspenlub Demak. The results of this study indicate that the discipline does not affect the performance of the work, the work environment has no effect on performance, work culture has a positive effect on the performance of teachers, and jointly work discipline, work environment and work culture positive effect on the performance of teachers. Keywords: Discipline, Environment, Work Culture, Work Performance.
|
2013-10-28 | oai:journal.uny.ac.id:article/1809 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/economia.v9i2.1809 | |
| 2503 | #55 | CSR: SUSTAINABILITY DEVELOPMENT ATAU GREENWASHING? | Bernadus, Yohanes Andri Putranto |
Abstrak: CSR: Sustainability Development atau Greenwashing? Dengan menggunakan ciri-ciri social bank, penelitian ini bertujuan menguji apakah perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI pada tahun 2009-2011 melakukan aktivitas Corporate Social Responsibility (CSR) untuk tujuan sustainability development atau hanya sebagai kegiatan greenwashing (strategi pemasaran). Fokus penelitian ini adalah pada akun-akun yang tersaji dalam laporan posisi untuk menilai aktivitas CSR dan bukan pada pernyataan-pernyataan yang disajikan dalam laporan keuangan tahunan. Berdasarkan hasil tabulasi dan perbandingan atas 31 data akun-akun sampel perusahaan perbankan yang terdaftar selama tahun 2009-2011, hanya tujuh perusahaan perbankan yang tidak memenuhi kriteria social bank. Dengan kata lain mayoritas perusahaan perbankan yang menjadi sampel memiliki kriteria social bank dan artinya mereka melakukan aktivitas CSR untuk tujuan sustainability development. Kata kunci: social bank, CSR, pembangunan berkelanjutan, greenwashing Abstract: CSR: Sustainability Development or Greenwashing? With respect to characteristics of social banks, this paper aims to examine whether banking companies listed on Indonesia stock exchange from 2009 to 2011 use corporate social responsibility activities as sustainability development instruments or simply as an accessory instrument for attracting new clients and maximizing benefit which known as greenwashing. This paper assesses the social dimension of banks by evaluating their balance sheet. Using a sample of 31 banks, the result shows that only seven banks do not meet the characteristics of social banks. It implies that most of banking companies use corporate social responsibility activities as sustainability development instruments. Keywords: social bank, CSR, sustainability development, greenwashing
|
2013-10-28 | oai:journal.uny.ac.id:article/1810 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/economia.v9i2.1810 | |
| 2504 | #55 | PENGUKURAN TINGKAT KESEHATAN DAN GEJALA FINANCIAL DISTRESS BANK UMUM SYARIAH |
Hosen, Muhamad Nadratuzzaman Nada, Shofaun |
Abstrak: Pengukuran Tingkat Kesehatan dan Gejala Financial Distress Bank Umum Syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur, menganalisis serta membandingkan tingkat kesehatan Bank Umum Syariah (BUS) dengan menggunakan metode CAMELS dan metode Multiple ECR. Faktor asset terdiri dari rasio KAP dan NPF, faktor earning mencakup rasio NOM, ROA, ROE dan REO serta faktor terakhir liquidity mencakup rasio STM dan STMP. Sedangkan pada Multiple Discriminant Analysis (MDA) Altman Z-score. Berdasarkan hasil analisis dengan CAMEL ditemukan bahwa ketiga bank syariah yang diteliti tergolong sehat, namun demikian hasil MDA menyatakan ketiga bank tersebut dalam kondisi bankrut. Temuan yang bertentangan tersebut menunjukkan bahwa metode MDA ternyata tidak tepat untuk diterapkan pada perbankan karena karakteristik perbankan sebagai financial intermediatory jauh berbeda dengan karakteristik perusahaan. Kata kunci: kesehatan bank, CAMELS, financial distress Abstract: Measurement of Financial Soundness and Financial Distress Symptom of Commercial Bank. This study aims to measure, analyze and compare the level of Islamic Banks (BUS) soundness using the CAMELS and the Multiple ECR method. The results of the CAMEL analysis show that the three Islamic banks studied are healthy. However, the results of the MDA analysis suggest that those three banks are categorized bankrupt. This conflicting finding indicates that MDA method is not appropriate to assess commercial banks. This is because the natures of commercial bank as a financial intermediary are much different from those of the company. Keywords: Bank Soundness, CAMELS, financial distress
|
2013-10-28 | oai:journal.uny.ac.id:article/1811 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/economia.v9i2.1811 | |
| 2505 | #55 | PENGARUH MANAJEMEN LABA RIIL TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN DENGAN PENDEKATAN ARUS KAS OPERASI |
Wijayanti, Herlina Irwandi, Soni Agus Ahmar, Nurmala |
Abstrak: Pengaruh Manajemen Laba Riil Terhadap Kinerja Perusahaan dengan Pendekatan Arus Kas Operasi. Manajemen laba merupakan tindakan yang tidak mudah untuk menghindari karena dampak dari penggunaan basis akrual dalam penyusunan laporan keuangan. Dalam penelitian ini, manajemen laba nyata dengan pendekatan arus kas operasi proxy pada kinerja perusahaan dengan menggunakan indikator Return on Asset (ROA) dan Tobin Q. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan manufaktur yang menggunakan kriteria pemilihan sampel. Metode penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dan metode analisis statistik. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t dan uji F, dengan tingkat signifikansi (α) dari 5 persen khususnya. Hasil analisis regresi untuk penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan manajemen laba nyata untuk efek arus kas operasi pada indikator kinerja perusahaan Return on Asset (ROA) dan tidak berpengaruh pada indikator kinerja perusahaan Tobin's Q. Kata Kunci: Manajemen laba riil, ROA, Tobin 's Q. Abstrak: Influence of Real Profit Management on Company Performance with Operating Cash Flow Approach. Earnings management is an act that is not easy to avoid because of the impact of the use of the accrual basis in preparing the financial statements. In this study, real earnings management with operating cash flow approach proxies on firm performance using indicators Return on Assets (ROA) and Tobin's Q. Sample used in this study is a manufacturing company using sample selection criteria. Methods this study uses descriptive analysis and statistical analysis methods. Hypothesis testing is performed using the t test and F test, with a significance level (α) of 5 persen. The results of the regression analysis for this study indicate that real earnings management approach to operating cash flow effect on the company's performance indicators Return on Assets (ROA) and no effect on company's performance indicators Tobin's Q. Kata Kunci: Real earnings management, ROA, Tobin 's Q.
|
2014-04-28 | oai:journal.uny.ac.id:article/4091 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/economia.v10i1.4091 | |
| 2506 | #55 | IMPLEMENTASI SISTEM PENGENDALIAN INTERN PEMERINTAH DI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA |
Ismani, Ismani Istiningrum, Andian Ari Nugroho, Mahendra Adhi Pustikaningsih, Adeng |
Abstrak: Implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah di Universitas Negeri Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi Sistem Pengendalian Intern Pemerintah yang meliputi unsur lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, dan pemantauan di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai UNY, sedangkan sampel penelitiannya adalah pegawai UNY di lingkungan Rektorat UNY berstatus PNS. Berdasarkan kriteria tersebut, terpilih 146 pegawai sebagai sampel penelitian. Hasil penelitian memberikan kesimpulan bahwa implementasi unsur-unsur Sistem Pengendalian Intern Pemerintah di UNY sudah berjalan dengan baik. Kata Kunci: lingkungan pengendalian, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, pemantauan Abstract: The Implementation of Government Internal Control System in Yogyakarta State University. The aim of this research is to have empirical evidence about the implementation of government internal control system including control environment, risk assessment, control activity, information and communication, and monitoring in Yogyakarta State University (YSU). The population used in this research is YSU employees; while the sample is employees working in the head office. There are 146 employees chosen as the research sample. The research shows that the implementation of Government Internal Control System in YSU runs well. Keywords: control environment, risk assessment, control activity, information and communication, monitoring
|
2014-04-28 | oai:journal.uny.ac.id:article/4092 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/economia.v10i1.4092 | |
| 2507 | #55 | ANALISIS SIKAP KONSUMEN TERHADAP PRODUK FASHION LOKAL DAN IMPOR | Setiawan, Evelyn |
Abstrak: Analisis Sikap Konsumen Terhadap Produk Fashion Lokal dan Impor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap konsumen terhadap produk fashion lokal dan impor yang akan berpengaruh terhadap keputusan konsumsi. Sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah 1.000 mahasiswa dari 10 perguruan tinggi swasta terbesar di Surabaya. Pengambilan data dilakukan dengan metode kuesioner. Hasil pengujian statistik menunjukkan bahwa sebagian besar mahasiswa di Surabaya merasa bangga dan lebih nyaman saat menggunakan produk fashion lokal. Mereka juga mengaku terkesan dengan perkembangan model fashion lokal sehingga tak jarang mereka mengunjungi outlet-outlet produk fashion lokal. Namun pada kenyataannya, mereka cenderung lebih memilih untuk membeli produk fashion impor karena merasa produk fashion impor lebih berkualitas dan bergengsi, meskipun mereka sadar bahwa harga produk fashion lokal lebih terjangkau. Kata kunci: konsumsi, fashion, mahasiswa Abstract: Analysis of Consumer Attitudes on Fashion Local and Imported Products. This study is aimed to analyze consumer attitudes toward local and imported fashion products that will affect consumption decisions. Sample used in this study were 1,000 students from 10 private universities in Surabaya. Data were collected by questionnaire. The results showed that the majority of students in Surabaya feel proud and more comfortable when they wear local fashion products. They were also impressed by the development of local fashion models so they often visit the local fashion outlets. But in fact, they prefer to buy imported fashion products because they believe that imported products have better quality and more prestigious to be worn, even though they are aware that the price of local products are more affordable for them. Keywords: consumption, fashion, student
|
2014-04-28 | oai:journal.uny.ac.id:article/4093 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/economia.v10i1.4093 | |
| 2508 | #55 | ANALISIS PENGARUH KUALITAS FINANSIAL PERUSAHAAN, KUALITAS AUDITOR DAN KUALITAS PEREKONOMIAN TERHADAP OPINI AUDIT (GOING CONCERN) |
Hadori, Baqarina Sudibyo, Bambang |
Abstrak: Analisis Pengaruh Kualitas Finansial Perusahaan, Kualitas Auditor, Dan Kualitas Perekonomian Terhadap Opini Audit (Going Concern). Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh faktor keuangan dan faktor non-keuangan terhadap pemberian opini audit going concern oleh auditor. Faktor keuangan yang diuji adalah profitabilitas, likuiditas, solvabilitas, pertumbuhan penjualan tahunan, dan pertumbuhan harga saham. Sedangkan faktor non-keuangan yang diuji adalah kualitas auditor dan kualitas perekonomian. Penelitian ini menggunakan 109 sampel laporan keuangan auditan perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2008-2012 yang dipilih secara acak. Analisis regresi logistik menunjukkan bahwa solvabilitas, pertumbuhan penjualan tahunan, dan pertumbuhan harga saham tahunan berpengaruh terhadap opini audit going concern. Sedangkan profitabilitas, likuiditas, kualitas auditor, dan kualitas perekonomian tidak berpengaruh terhadap opini audit going concern. Kata kunci: kualitas finansial perusahaan; kualitas auditor, kualitas perekonomian, opini audit going concern. Abstract: Effect of Corporate Financial Analysis Quality, Quality Auditor, and Quality Audit Opinion on Economy (Going Concern). The research described in this paper was designed to empirically examine the effects of financial quality of a company, auditor quality, and quality of the relevant economy on going concern audit opinion. Financial quality is measured by profitability, liquidity, solvability, annual sales growth, and growth in stock market price. Logistic regression was used to test the hypothesis with 109 sample of manufacturing companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2008-2012. The results indicated that solvability, annual sales growth, and growth in stock market price do significantly affect going concern audit opinion. On the other hand, profitability, liquidity, auditor quality, and quality of the economy do not significantly affect going concern audit opinion. Keywords: financial quality of a company; auditor quality; quality of the economy; going concern audit opinion
|
2014-04-28 | oai:journal.uny.ac.id:article/4094 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/economia.v10i1.4094 | |
| 2509 | #55 | DAMPAK SEKTOR PERTAMBANGAN TERHADAP PEREKONOMIAN WILAYAH DI KABUPATEN LUWU TIMUR |
Hidayat, Wahyu Rustiadi, Ernan Kartodihardjo, Hariadi |
Abstrak: Dampak Sektor Pertambangan Terhadap Perekonomian Wilayah di Kabupaten Luwu Timur. Penelitian ini bertujuan mengetahui peranan sektor pertambangan (pertambangan nonmigas dan penggalian) terhadap perekonomian wilayah dan keterkaitannya dengan sektor-sektor lain di Kabupaten Luwu Timur. Metode yang digunakan adalah metode identifikasi sektor-sektor perekonomian kabupaten luwu timur dan metode RAS. Analisis yang digunakan yaitu Analisis PDRB dan analisis Input-Output (I-O). Sektor pertambangan tanpa migas yang menempati peringkat pertama berdasarkan kontribusinya dalam pembentukan PDRB dan sektor penggalian yang menempati peringkat ke-17 berdasarkan kontribusinya dalam pembentukan PDRB. Hasil analisis I-O, sektor pertambangan memiliki hubungan keterkaitan antar sektor di bawah rata-rata. Nilai IDP dan IDK kurang dari satu menunjukkan sektor pertambangan belum mampu meningkatkan pertumbuhan sektor hulu dan hilirnya. Kata Kunci: Sektor Pertambangan, Perekonomian Wilayah. Abstract: Mining Sector Impact on the Economy Regional East Luwu Regency. The purposes of this study are to determine the role of the mining sector (non-oil & gas mining and quarrying) to the economy of the region and its linkage with other sectors in East Luwu Regency. The method used is a method of identification of the economic sectors East Luwu Regency and methods of RAS. The GDP analysis and analysis of Input-Output (IO) are employed in this study. Without oil and gas, mining sector is in the first position based on its contribution in the formation of GDP. On the other hand quarrying sector appear in 17th position The results show that mining sector has inter-sectorlinkages at below average. The value of Backward Linkage and Forward Linkage is less than one. This indicates that the mining sector has not been able to increase the growth of the upstream and downstream sectors. Keywords: mining sector, regional economy, East Luwu Regency.
|
2014-04-28 | oai:journal.uny.ac.id:article/4095 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/economia.v10i1.4095 | |
| 2510 | #55 | PERUBAHAN LIKUIDITAS AKIBAT PEMECAHAN SAHAM: STUDI DI PASAR MODAL INDONESIA |
Alteza, Muniya Hidayati, Lina Nur Darmawati, Arum |
Abstrak: Perubahan Likuiditas Akibat Pemecahan Saham: Studi di Pasar Modal Indonesia. Penelitian ini ingin mengetahui pengaruh pemecahan saham terhadap likuiditas dalam jangka pendek; pengaruh pemecahan saham, ukuran perusahaan dan return saham secara simultan terhadap likuiditas dalam jangka pendek; pengaruh pemecahan saham terhadap likuiditas dalam jangka panjang; serta pengaruh pemecahan saham, ukuran perusahaan dan return saham secara simultan terhadap likuiditas dalam jangka panjang. Sampel diambil menggunakan metode purposive sampling sebanyak 36 perusahaan yang memenuhi kriteria kelengkapan data. Penelitian ini menemukan bahwa pemecahan saham tidak berpengaruh terhadap likuiditas saham jangka pendek; pemecahan saham, ukuran perusahaan dan return secara simultan berpengaruh terhadap likuiditas jangka pendek; pemecahan saham berpengaruh negatif terhadap likuiditas saham jangka panjang; dan pemecahan saham, ukuran perusahaan dan return secara simultan berpengaruh terhadap likuiditas saham jangka panjang. Kata kunci: pemecahan saham, ukuran perusahaan, return, likuiditas jangka panjang, likuiditas jangka pendek Abstract: Liquidity Changes as the Effect of Stock Split: Study in Indonesian Stock Exchange. This study aims to determine how does the effect of stock split toward the short-term liquidity; how does the effect of stock split, the size of the company and the stock return simultaneously toward the short-term liquidity; how does the effect of stock split toward long-term liquidity; and how does the effect of stock splits, the size of the company and the stock return simultaneously toward long-term liquidity. Samples are obtained using purposive sampling method and acquired 36 companies that fulfill the criteria of completeness of the data. The results of this study indicate that stock split has no effect toward short-term liquidity; stock split, the size of the company and stock return simultaneously has significant effect toward the short-term liquidity; stock split has a negative significant effect toward the long-term liquidity; stock split, the size of the company and stock return simultaneously has significant effect toward the long-term liquidity Keywords: stock split, firm size, return, long-term liquidity, short-term liquidity
|
2014-04-28 | oai:journal.uny.ac.id:article/4096 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/economia.v10i1.4096 | |
| 2511 | #55 | KOPERASI MEMBINA WIRAUSAHA BERKARAKTER INDONESIA | Sugiharsono, Sugiharsono |
Abstrak: Koperasi Membina Wirausaha Berkarakter Indonesia. Perekonomian Indonesia lebih banyak didukung oleh para wirausaha yang cenderung berkarakter kapitalis-liberal. Para wirausaha ini tidak banyak jumlahnya tetapi menguasai sebagian besar modal di Indonesia. Perusahaan besar tersebut lebih banyak berbentuk non koperasi sehingga cenderung membentuk wirausaha yang kapitalistis dan kurang pancasilais. Para wirausaha Indonesia harus diwadahi dalam suatu bentuk badan usaha yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945, serta memiliki nilai-nilai dan prinsip kerja yang mecerminkan karakter Indonesia. Badan usaha yang demikian itu adalah koperasi. Koperasi dengan landasan, asas, nilai-nilai, dan prinsip kerjanya dapat menjadi wadah para wirausaha Indonesia untuk mengembangkan kegiatan ekonominya dengan tetap mengaktualisasikan nilai-nilai keindonesiaan yang pancasilais yang menjadi karakter bangsa Indonesia. Nilai-nilai keindonesiaan yang dapat dikembangkan dalam badan usaha koperasi ini antara lain nilai-nilai keagamaan, kejujuran, ketebukaan, kedinamisan, keadilan, kepedulian, demokrasi, kemandirian, tanggung-jawab, serta kekeluargaan (kerjasama dan kebersamaan). Kata Kunci: koperasi, wirausaha, karakter Indonesia. Abstract: Cooperative Fostering Entrepreneur with Indonesian Characters. The Indonesian economy is more widely supported by liberal capitalist entrepreneurs. Their number is not numerous but they enjoy most of the capital in Indonesia. Most of these business entities is not cooperative and they tend to be more capitalistic businesses. Indonesian entrepreneurs should be accommodated into business entities based on Pancasila and UUD 1945. Furthermore they should have Indonesian characters in their values and work ethics, such as religious values, honesty, openness, dynamism, fairness, caring, democracy, independence, responsibility, and cooperation and togetherness. It is believed that cooperative as a business entity fulfills those requirements. Ness values that can be developed in a cooperative business entities include religious values, honesty, openness, dynamism, fairness, caring, democracy, independence, responsibility, and familial (cooperation and togetherness). Keywords: cooperative, entrepreneur, Indonesian characters.
|
2014-04-28 | oai:journal.uny.ac.id:article/4097 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/economia.v10i1.4097 | |
| 2512 | #55 | PEMBERDAYAAN KELOMPOK PEREMPUAN DALAM PENGENTASAN KEMISKINAN BERBASIS PENGEMBANGAN USAHA MIKRO |
Sukidjo, Sukidjo Sihono, Teguh Mustofa, Mustofa |
Abstrak: Pemberdayaan Kelompok Perempuan dalam Pengentasan Kemiskinan Berbasis Pengembangan Usaha Mikro. Penelitian ini dimaksudkan untuk mendapatkan gambaran pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) di wilayah Kabupaten Sleman khususnya dalam realisasi kewajiban peserta PKH dalam bidang Kesehatan dan bidang pendidikan; serta pemanfaatan bantuan tunai program PKH terhadap pengembangan usaha. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan sampel secara bertahap. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasilnya menunjukkan bahwa para KSM peserta program PKH telah melaksanakan semua kewajiban bidang kesehatan, yaitu memeriksakan kehamilan, memanfaatkan tenaga medis untuk membantu persalinan, memeriksakan bayi, dan aktif mengikuti kegiatan posyandu. Para KSM peserta program PKH telah melaksanakan kewajiban bidang pendidikan. Para KSM juga memanfaatkan sebagian bantuan PKH untuk menambah modal usaha, sehingga pengembangan usahanya semakin nyata. Kata kunci: Program Keluarga Harapan, Pengembangan Usaha Mikro Abstract: the Women Group Empowerment of Poverty Alleviation Based on Micro Enterprise Development. This research is intended to get an idea of the implementation of Program Keluarga Harapan (PKH) in Sleman, particularly in these following areas (1) the obligation realization of PKH member in terms of health education, (2) utilization of cash assistance program for business development. This research is a descriptive study and used multistage sampling. Data is collected by questionnaires and interviews. Descriptive analysis approach is employed to analysis the data. This study finds that the PKH participants have performed all their obligations in terms of health items, namely checking their pregnancy condition, utilizing medical personnel to assist deliveries, checking for their baby health, and participating in the Integrated Health Service Center. On the other hand, the PKH participants from very poor families make use of financial aids to improve their business. Keywords: An Expected Family Program, Micro Enterprise Development
|
2014-04-28 | oai:journal.uny.ac.id:article/4171 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/economia.v10i1.4171 | |
| 2513 | #55 | PENGARUH TECHNOLOGY READINESS TERHADAP PENERIMAAN TEKNOLOGI KOMPUTER PADA UMKM DI YOGYAKARTA |
Aisyah, Mimin Nur Nugroho, Mahendra Adhi Sagoro, Endra Murti |
Abstrak: Pengaruh Technology Readiness terhadap Penerimaan Teknologi Komputer pada UMKM di Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengekplorasi pengaruh kesiapan teknologi terhadap persepsi kemanfaatan sistem dan persepsi kemudahan penggunaan sistem serta pengaruh kedua persepsi terhadap teknologi tersebut terhadap minat menggunakan teknologi komputer dalam membantu proses bisnis pada UMKM di Yogyakarta. Sampel penelitian ini sejumlah 498 UMKM yang terdaftar di Disperindagkop Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling. Data diperoleh menggunakan kuesioner. Analisis data dan uji hipotesis menggunakan model Partial-Least-Square (PLS). Penelitian ini menemukan bahwa terdapat pengaruh kesiapan teknologi terhadap persepsi kemanfaatan sistem dan persepsi kemudahan penggunaan sistem, serta terdapat pengaruh persepsi kemanfaatan teknologi dan persepsi kemudahan penggunaan teknologi terhadap minat menggunakan teknologi komputer dalam membantu proses bisnis pada UMKM di Yogyakarta. Kata kunci: kesiapan teknologi, persepsi kemanfaatan, persepsi kemudahan penggunaan, minat menggunakan, UMKM Abstract: The Effect of Technology Readiness toward Acceptance of Computer Technology on SMEs in Yogyakarta. This research aims to explore the effect of technology readiness to the perceived of usefulness of system and perceived ease of use of the system and the influence of both perceptions of these technologies to the behavioral intention of computer technology in business processes in SMEs in Yogyakarta. The research sample number of 498 SMEs were registered in Disperindagkop Yogyakarta. The sampling technique using simple random sampling technique. The data were obtained using a questionnaire. Data analysis and hypothesis testing using a model of the Partial-Least-Square (PLS). The research found that there are significant technology readiness to the perception of the benefit system and perceived ease of use of the system, and there are significant technological benefit perception and perceived ease of use of technology on interest using computer technology in helping the business processes in SMEs in Yogyakarta. Keywords: technology readiness, perceived of usefulness, perceived ease of use, behavioral intention, SMEs
|
2014-10-29 | oai:journal.uny.ac.id:article/7537 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/economia.v10i2.7537 | |
| 2514 | #55 | BENEFIT INCIDENCE ANALYSIS PROGRAM BIDIKMISI PADA PERGURUAN TINGGI DI PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA |
Hafidh, Aula Ahmad Nurseto, Tejo Ngadiyono, Ngadiyono |
Abstrak: Benefit Incidence Analysis Program Bidikmisi pada Perguruan Tinggi di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dan memberikan penilaian terhadap program Bidikmisi pada perguruan tinggi di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode analisis yang digunakan adalah metode Benefit Incidence Analysis. Pengumpulan data menggunakan metode survey dengan sampel mahasiswa penerima Bidikmisi dari berbagai perguruan tinggi baik swasta maupun negeri. Penelitian menemukan bahwa sebagian besar mahasiswa berasal dari keluarga yang tidak mampu. Sebanyak 82% mahasiswa memperoleh manfaat yang lebih besar dari program Bidikmisi. Apabila rata-rata pendapatan gabungan maksimal Rp.3.000.000 sebagaimana ketentuan program maka sebesar 92 persen masyarakat merasakan manfaat dari program Bidikmisi. Kata Kunci: Program Bidikmisi, benefit incidence analysis, progresif Abstract: Benefit Incidence Analysis for Bidikmisi Program on Higher Education in the Province of Yogyakarta. This study was conducted to analyze and provide an assessment of the Bidikmisi program at Higher Education Institutions in Yogyakarta Special Teritorry. The method of Benefit Incidence Analysis was applied. Data collecting using survey method with a sample of students receiving Bidikmisi from various universities, both public and private universities. The study found that the majority of students come from poor families. About 82% of students gained a greater benefit from the Bidikmisi program. Key words: Bidikmisi program, benefit incidence analysis, progressive
|
2014-10-29 | oai:journal.uny.ac.id:article/7538 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/economia.v10i2.7538 |