| ID ↓ | ID URL | Judul | Penulis | Deskripsi / Abstrak | Subjek / Kata Kunci | Tanggal | Link Identifier |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1670656 | #3029 | Ethanolic Extract of Fingerroot (Boesenbergia pandurata Roxb.) Rhizomes exhibits Analgesic and Anti-Inflammatory Activities in Swiss Webster Mice |
Yuniarto, Ari Setiawan, Abdul Aziz Asyila, Nadia Dinda |
Pain is a sensory response that indicates tissue damage caused by mechanical, chemical, or physical stimuli. This study aimed to evaluate the analgesic and anti-inflammatory activities of the ethanol extract of fingerroot rhizomes (EEFR) in mice. The extract was prepared by maceration using ethanol and tested in mice divided into five groups: three treatment groups receiving EEFR at doses of 100, 200, and 400 mg/kgBW, a positive control group, and a negative control group. Analgesic activity was assessed by the number of writhing responses induced by 1% acetic acid, while anti-inflammatory activity was evaluated based on paw edema induced by 1% carrageenan. The results showed that EEFR at a dose of 400 mg/kgBW produced the most significant analgesic and anti-inflammatory effects, with pain protection and inflammation inhibition percentages of 69.81% and 58.97%, respectively. These findings indicate that EEFR has potential as a natural analgesic and anti-inflammatory agent.
|
Analgesic; anti-inflammatory; extract; fingerroot; mice | 2026-02-28 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/66595 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/ijpst.v13i1.66595 |
| 1670655 | #3029 | Perbaikan Sifat Mekanik Deksibuprofen melalui Pembentukan Ko-Kristal Deksibuprofen-Kafein dengan Metode Ultrasound assisted Solution Co- crystallization |
Alatas, Fikri Sutarna, Titta H. Fakhrona Salman, Raisa Nurono Soewandhi, Sundani |
Kemampuan suatu bahan aktif farmasi untuk dapat dikempa langsung dipengaruhi oleh sifat-sifat mekaniknya, seperti daya alir dan tabletabilitas. Karakterisasi pembentukan ko-kristal meliputi morfologi kristal, difraktogram sinar-X serbuk, dan perilaku termal. Perbandingan sifat-sifat mekanik dilakukan terhadap ko-kristal DXI-CAF hasil USSC dengan DXI murni, meliputi daya alir (indeks kompresibilitas) dan tabletabilitas (tensile strength dan elastic recovery). Pengujian tabletabiltas dilakukan pada kekuatan kompresi 10-60 kg/cm2. Hasil karakterisasi menunjukkan hasil USSC memiliki habit kristal, difraktogram, dan titik lebur yang unik yang berbeda dengan DXI murni, dan hal ini mengindikasikan terbentuknya ko-kristal DXI-CAF. Indeks kompresibilitas ko-kristal DXI- CAF berada pada rentang kategori baik, sementara DXI murni berada pada rentang kategori buruk. Nilai tensile strength maksimum ko-kristal DXI-CAF adalah 1,526 MPa yang dicapai pada kekuatan kompresi 50 kg/cm2, sementara nilai tensile strength maksimum DXI murni hanya 0,853 MPa yang dicapai pada kekuatan kompresi 20 kg/cm2. Kurva elastic recovery menunjukkan persentase elastic recovery ko-kristal DXI-CAF lebih baik daripada DXI murni. Dari hasil-hasil ini dapat disimpulkan bahwa pembentukan ko-kristal DXI-CAF dengan metode USSC mampu memperbaiki sifat-sifat mekanik deksibuprofen.
|
Deksibuprofen, kafein, ultrasound assisted co-crystallization, tensile strength, elastic recovery | 2022-02-02 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/34713 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/ijpst.v1i1.34713 |
| 1670654 | #3029 | Pengaruh Jenis Penyalut Terhadap Stabilitas Likopen Dalam Bentuk Sediaan Mikrokapsul |
Amila, Amila Hadiansyah, Cepy Fazriah, Yukeu Darusman, Fitrianti Topik, Indra |
Berbagai penelitian membuktikan bahwa likopen dapat menurunkan resiko berbagai penyakit seperti gangguan kardiovaskular, diabetes,  hiperkolesterolemia dan kanker. Akan tetapi, likopen sangat mudah mengalami reaksi isomerisasi dan oksidasi selama proses pengolahan maupun penyimpanan karena memiliki banyak ikatan tak jenuh, sehingga aktivitasnya jadi menurun. Oleh sebab itu, untuk meningkatkan stabilitas likopen dilakukan teknik mikroenkapsulasi. Tujuan dari penelitan ini adalah mengetahui pengaruh jenis penyalut terhadap stabilitas likopen hasil mikroenkapsulsi dengan metode spray dry. Jenis penyalut yang digunakan adalah Hidroksi propil β-siklodekstrin (M1) dan kombinasi Whey protein-Maltodekstrin (M2). Mikrokapsul yang diperoleh dievaluasi meliputi Efisiensi Enkapsulasi (EE), kandungan lembab dan sifat organolpetis, lalu dilanjutkan dengan pengujian stabilitas pada suhu kamar dengan dua kondisi yang berbeda yaitu terpapar cahaya dan tidak terpapar cahaya. Hasil evaluasi menunjukan nilai EE untuk M1 dan M2 adalah 7,6 % dan 8,2 %, Kandungan lembab 5,4 % (M1) dan 5,09% (M2), dan semua formula menunjukan sifat organolpetis yang hampir sama yaitu berbentuk serbuk berwarna jingga dengan bau khas. Hasil uji stablitas menunjukan bahwa baik M1 maupun M2 tidak mengalami penurunan kadar selama 4 minggu penyimpanan pada tempat tidak terpapar cahaya, sedangkan pembanding dalam bentuk serbuk likopen bebas mengalami penurunan kadar sebesar 40,9%. Pada penyimpanan terpapar cahaya M1 dan M2 mengalami penurunan kadar masing masing sebesar 48,7% dan 43,37%, sedangkan pembanding 96,75%. Kesimpulan yang didapat adalah bahwa kedua jenis penyalut tidak mempengaruhi stabilitas likopen dalam bentuk mikrokapsul.
|
2016-10-31 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/9558 buka_link ↗ Highlight_link 10.15416/ijpst.v3i3.9558 | |
| 1670653 | #3029 | Formulation and Antioxidant Activity Test of Purple Button Herb Ethanol Extract Peel-Off Mask |
Ifaya, Mus Baco, Juliana Lolok, Nikeherpianti Hasanuddin, Silviana Rama, Wa Fitriani, Rezky D. |
Purple button herb (Borreria laevis Lamk) contains secondary metabolites, including flavonoids, saponins, phenolics, tannins, and steroids, which have antioxidant activity. Facial masks include pharmaceutical preparations for cleaning, maintaining, and increasing attractiveness. This study aims to formulate a peel-off facial mask preparation from purple button herb extract (Borreria laevis Lamk), which is good and stable as an antioxidant. Ethanol extract from purple button herb was used as an active ingredient in the manufacture of peel-off gel masks with concentrations of 5% (F1), 10% (F2), and 15% (F3) with several physical evaluations including homogeneity, organoleptic (odor, color, shape), pH, drying time, viscosity and antioxidant activity tests carried out using the DPPH method. The results of the antioxidant activity test showed that the peel-off gel mask formula of ethanol extract of purple button herb at concentrations of 5%, 10%, and 15% met the requirements of a good and stable preparation with an IC50 value at a concentration of 5% (F1) of 149.82 µg/mL in the moderate category for antioxidant activity. Based on the test results, the purple button herb can be an antioxidant formulated for peel-off facial masks.
|
Antioxidants; Peel-off face mask; Purple button herbs | 2025-01-05 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/54210 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/ijpst.v6i3.54210 |
| 1670652 | #3029 | 19 Molecular Docking Analysis of Volatile Compounds from Fraction of Eichhornia crassipes Herbs Ethanol Extract As α-Glucosidase Inhibitor |
Diniatik, Diniatik Retnowati, Eka D. Djalil, Asmiyenti |
Diabetes mellitus is a degenerative disease characterized by an increase in blood sugar (hyperglycemia).Inhibiting it will prevent the uptake of glucose in the plasma. One of the plants that can be usedas antidiabetic is E. crassipes herbs. This research aims to know the interaction between volatilechemical compounds from ethyl acetate fraction and ethanol fraction of ethanol extract of E. crassipesherbs with the α-glucosidase enzyme. This study used ethanol extract of E. crassipes herbs with avariation of ethyl acetate fraction and ethanol fraction then analyzed the fraction using GC-MS (GasChromatography-Mass Spectroscopy). The ethyl acetate fraction contained 2-pyridine-propanoicacid, alpha.-methyl-.beta.-oxo-,Ethyl ester;1-propanol-1-di; carbamic acid, methyl ester; acetic acid,aminooxy-, hydrazide; (2R) - [2-2H2] glycine methyl ester hydrochloride. The ethanol fractioncontained semicarbazide hydrochloride; carbonic dihydrazide; hydroxy-acetaldehyde; 1-propanol-1-di; acetic acid, and hydroxyl. The result of docking with the α-glucosidase enzyme is 2-pyridinepropanoicacid, alpha.-methyl-.beta.-oxo-, the Ethyl ester of the ethyl acetate fraction having ΔG is-4.14 Kcal/mol. Semicarbazide hydrochloride from the ethanol fraction has ΔG of -3.17 Kcal/mol.Keywords: Diabetes mellitus, docking molecular, (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms Herbs, ethylacetate fraction, α-glucosidase enzyme.
|
Diabetes mellitus, docking molecular, (Eichhornia crassipes (Mart.) Solms Herbs, ethyl acetate fraction, α-glucosidase enzyme. | 2023-02-28 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/32399 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/ijpst.v10i1.32399 |
| 1670651 | #3029 | Optimization of Extraction from Sappan Wood and Its In uence on Food Bacterial Contaminants |
Adirestuti, Putranti Puspadewi, Ririn Mardatillah, Athina Anggita, Dismayana Helena, Meidy Octavia, Alfa Putri, Yosinta |
Sappan wood has already known as an ingredient of jamu, especially in Central Java. If it dissolved in hot water, it will show a red color and has been used as health drink for blood current obstruction, diarrhea, blood cough, dysentry, malaria and tetanus. The red pigment of sappan wood contained avonoid and polyphenol. The two kind of extractions of sappan wood used in this experiment were obtained by boiling water extraction at 90oC in 15 minutes and maceration in ethanol 50% overnight. The aim of this research was to nd the potential of inhibiting sappan wood for presence of bacterial contaminants in food, such as Escherichia coli, Staphylococcus aureus, and Pseudomonas aeruginosa in several time storages. Microbial examination by observing visual characteristics of damage to the food model and the decrease number of food bacterial contaminants. The result showed that ethanol extract 10% of sappan wood inhibited a food bacterial contaminants in three days at cold temperatures storage (8-10OC), and percent decrease population of E. coli, S. aureus and P. aeruginosa were 99.74%, 96.28%, and 99.88%, respectively. Key words : Ethanol extract, food contaminant bacterias, inhibiting, sappan wood, water extract
|
2018-06-28 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/16119 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/ijpst.v1i1.16119 | |
| 1670650 | #3029 | Serum Wajah Antioksidan dari Minyak Biji Sacha inchi (Plukenetia volubilis L.) |
Tanjung, Yenni Puspita Akmal, Tubagus Kawu, Irene T. |
Minyak biji sacha inchi (Plukenetia volubilis L.) merupakan salah satu sumber antioksidan alami, sehingga sangat cocok untuk digunakan sebagai anti-penuaan dini pada formulasi kosmetik, salah satunya serum wajah. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan minyak biji sacha inchi dalam bentuk sediaan serum wajah dan untuk mengetahui aktivitas antioksidannya. Serum wajah dibuat tiga formula dengan variasi konsentrasi minyak biji sacha inchi F1 (3%), F2 (4%), dan F3 (5%). Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji viskositas, uji daya sebar, uji daya lekat, dan uji aktivitas antioksidan. Analisis data statistik dilakukan dengan menggunakan Shapiro Wilk, One Way ANOVA, dan Kruskal-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa F1, F2, dan F3 memenuhi persyaratan evaluasi organoleptik, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, dan daya lekat. Aktivitas antioksidan minyak biji sacha inchi dan serum wajah minyak biji sacha inchi termasuk dalam kategori sangat kuat dengan nilai IC50 <50 ppm. Hasil analisis data statistik pada sediaan serum wajah minyak biji sacha inchi menunjukkan bahwa variasi konsentrasi minyak biji sacha inchi berpengaruh signifikan (p<0.05) pada uji viskositas tetapi tidak berpengaruh signifikan (p>0.05) pada uji pH, uji daya lekat, maupun uji daya sebar.
|
Antioksidan; Serum wajah; Plukenetia volubilis L.; Minyak biji sacha inchi | 2025-05-17 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/58822 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/ijpst.v12i0.58822 |
| 1670649 | #5875 | PENGARUH IMBANGAN RUMPUT GAJAH cv TAIWAN DAN KONSENTRAT TERHADAP KECERNAAN SERAT KASAR DAN BAHAN EKSTRAK TANPA NITROGEN PADA DOMBA GARUT JANTAN DEWASA |
Putra, Iqbal Susanto Ayuningsih, Budi Dhalika, Tidi |
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai imbangan rumput Gajah Taiwan (Pennisetum purpureum cv. Taiwan) dan konsentrat terhadap kecernaan serat kasar dan bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN) pada domba Garut jantan dewasa. Penelitian dilakukan dengan metode ekperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap, perlakuan dirancang sebagai berikut : (1) imbangan 80% rumput vs 20% konsentrat (P1), (2) imbangan 60% rumput vs 40% konsentrat (P2), (3) imbangan 40% rumput vs 60% konsentrat (P3), tiap perlakuan diulang sebanyak 6 (enam) kali. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan sidik ragam dan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa imbangan rumput Gajah Taiwan (Pennisetum purpureum cv. Taiwan) dan konsentrat memberikan pengaruh berbeda tidak nyata terhadap kecernaan serat kasar dan BETN dan imbangan 40% rumput vs 60% konsentrat menghasilkan angka kecernaan serat kasar dan BETN berturut-turut sebesar 57,81% dan 73,40%. Kata kunci: Rumput Gajah, konsentrat, kecernaan, serat kasar, BETN, domba Garut jantan
|
2022-08-10 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/39182 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jnttip.v4i2.39182 | |
| 1670648 | #5875 | LEVEL DEDAK PADI DALAM KONSENTRAT YANG DIKOMBINASIKAN DENGAN BERBAGAI SUMBER SERAT TERHADAP RATAAN PERTAMBAHAN BOBOT BADAN DOMBA: STUDI LITERATUR |
Rosani, Urip Hernaman, Iman |
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penggunaan dedak padi dalam ransum terhadap pertambahan boot badan domba. Database dirancang berdasarkan artikel yang diterbitkan dengan melaporkan penggunaan dedak padi dalam ransum domba. Artikel dipilih secara ketat sesuai dengan protokol PRISMA. Database terdiri dari 13 artikel penelitian dengan 27 respon penggunaan dedak padi terhadap pertambahan bobot badan domba. Parameter yang diamati dari data terebut adalah level penggunaan dedak padi, jenis hijauan yang digunakan, proporsi konsentrat dan hijauan dalam ransum terhadap pertambahan bobot badan domba. Hasil ini menegaskan bahwa penggunaan dedak padi dalam konsentrat dapat meningkatkan performa domba terutama parameter pertambahan bobot badan. Penggunaan dedak padi dalam konsentrat menghasilkan kisaran pertambahan bobot badan 74,76-147,11 gram/ekor/hari. Penggunaan berbagai jenis hijauan dikombinasikan dengan konsentrat yang mengandung dedak padi menghasilkan kisaran pertambahan bobot badan 52,36-154,1 gram/ekor/hari. Perbandingan penggunaan hijauan dengan konsentrat yang mengandung dedak padi menghasilkan kisaran pertambahan bobot badan 104,57-110,04 gram/ekor/hari.
|
dedak padi, domba, pertambahan bobot badan | 2024-01-24 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/49973 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jnttip.v5i4.49973 |
| 1670647 | #5875 | UJI IN VITRO EFEKTIVITAS DAUN NANGKA (Artocarpus heterophyllus) TERHADAP MORTALITAS CACING |
Mustabi, Jamila Yulianti, Farida |
Jackfruit leaves can be an alternative feed during the dry season and become anthelmintic because they contain tannins that can prevent the development and kill worms in livestock. This study aims to evaluate vitro the mortality of worms in the administration of jackfruit leaves. This study consisted of six treatments and four replicates, using statistical analysis of Complete Random Design, namely:Â Â the addition of P0: NaCl 0.9; P1: albendazole; P2:10% jackfruit leaf extract (EDN); P3: 25% EDN; P4: 50% EDN and P5: 100% EDN. The study showed that adding jackfruit leaves had a real effect (P<0.01) on worm death. The number of worm deaths in the second hour was no different between the administration of 25% (P3) and 50% (P4) EDN, but it was different from the administration of 100% EDN (R5), while at the 3rd hour, there was no significant difference between the treatment of 50% (P4) and 100% (P5). In conclusion, a concentration of 100% EDN at the 3rd hour killed 100% of the worms Haemonchus contortus
|
Haemonchus contortus Worm, Jackfruit Leaf Extract (Artocarpus heterophyllus), and Mortality | 2025-08-06 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/62031 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jnttip.v7i2.62031 |
| 1670646 | #5875 | JUMLAH HIDUP Tribolium castaneum DAN SUSUT BOBOT POLLARD YANG DICAMPUR DENGAN KULIT KOPI DALAM PENYIMPANAN |
Hajar, Ummul Rusmana, Denny Hernaman, Iman |
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kulit kopi terbaik pada pollard terhadap jumlah hidup Tribolium castaneum dan susut bobot pollard yang dicampur kulit kopi. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan yang masing-masing diulang sebanyak lima kali. Berdasarkan analisis statistik, menunjukkan bahwa pemberian kulit kopi sampai level 30% pada pollard tidak memberikan pengaruh nyata terhadap jumlah hidup Tribolium castaneum dan susut bobot pollard yang dicampur kulit kopi (P>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan kulit kopi sampai level 30% tidak dapat digunakan dalam menghambat Tribolium castaneum. Â Kata Kunci : kulit kopi, pollard, susut hidup dan Tribolium castaneum
|
2021-01-13 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/31539 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jnttip.v2i4.31539 | |
| 1670645 | #5875 | KETERSEDIAAN NUTRIEN DAN GROSS ENERGY HIJAUAN SORGUM VARIETAS SAMURAI II DENGAN SISTEM RATUN PADA USIA POTONG DAN DOSIS PUPUK UREA YANG BERBEDA | Harahap, Anwar Efendi |
Sorghum is a forage plant that has the ability to produce new shoots or saplings known as ratoons. This research aims to evaluate the nutritional dynamics and GE (gross energy) of Samurai II sorghum variety due to differences in treatment at harvest age and urea fertilizer dosage. This study used a completely randomized factorial design (3 x 3) with 3 replications. The first factor is the harvest age of 80, 85, and 90 days, and the second factor is the urea fertilizer dose of 200, 300, and 400 kg ha-1. The parameters observed were crude protein, crude fat, crude fiber, ADF, NDF and GE levels. The results of the research showed that the Samurai II variety of sorghum had a significant effect on dry matter due to the treatment of cutting age in the primary harvest and ratoon 1. Furthermore, there was a difference (P<0.05) due to the sorghum dose. application of urea fertilizer to crude fiber in the primary and ratoon 2 harvests. In the Samurai II variety of sorghum there was also an interaction between cutting age and the dose of urea fertilizer in the primary and ratoon 2 harvests on the NDF content produced. The nutritional value and GM content are still stable even when cut up to ratoon 2 (third harvest)
|
variety, sorghum, nutrient, harvesting | 2024-07-08 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/53268 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jnttip.v6i2.53268 |
| 1670644 | #5875 | PENGARUH PEMUPUKAN NITROGEN TERHADAP PRODUKSI DAN KUALITAS HIJAUAN KACANG KORO PEDANG (Canavalia gladiata) |
Safira, Maulidiah Lutfiani Kurniawan, Henry Adhi Rochana, Ana Indriani, Nyimas Popi |
Penelitian produksi dan kualitas hijauan pakan tanaman legum koro pedang (Canavalia gladiata) dengan pemberian berbagai dosis pupuk urea, telah dilaksanakan di Laboratorium Tanaman Makanan Ternak dan Laboratorium Nutrisi Ternak Ruminansia dan Kimia Makanan Ternak Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemupukan dosis urea terhadap produksi dan kualitas hijauan tanaman koro pedang dan juga mengetahui dosis pupuk urea terhadap produksi dan kualitas hijauan tanaman koro pedang. Penelitian menggunakan metode eksperimental dan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 kali pengulangan. Perlakuan yang dilakukan adalah pemupukan urea dengan dosis 0, 50, 100, 150, dan 200 kg/ha. Peubah yang diamati meliputi produksi (berat segar dan berat kering) dan kualitas (Protein kasar dan Serat Kasar) hijauan tanaman koro pedang. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan sidik ragam dan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian berbagai dosis pupuk urea pada koro pedang memberikan hasil produksi yang sama tetapi kandungan protein kasar dan serat kasar berbeda. Pemupukan 50 kg/ha pada koro pedang telah memenuhi syarat sumber hijauan ruminansia dengan kandungan protein kasar sebesar 27,13 %, kandungan serat kasar 20,56%, hemat pupuk urea, rhizobium dapat bekerja maksimal, kesuburan tanaman koro pedang dan tanah tetap terjaga.
|
2019-12-01 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/25427 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jnttip.v1i1.25427 | |
| 1670643 | #5875 | PERTUMBUHAN RUMPUT Panicum maximum cv. Mombasa DENGAN PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR HASIL BIOKONVERSI LALAT Hermetia illucens |
Susilawati, Iin Uliyah, Nina Susilawati, iin Indriani, Nyimas Popi |
Penelitian dilaksanakan pada bulan November 2019 hingga Januari 2020 yang bertempat di Laboratorium Tanaman Makanan Ternak, Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran, Sumedang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendapatkan tingkat pemberian POC hasil biokonversi lalat Hermetia illucens yang tepat agar menghasilkan pertumbuhan Panicum maximum cv. Mombasa yang paling tinggi. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 macam perlakuan terdiri atas P0 (Panicum maximum cv. Mombasa tanpa  pupuk organik cair), P1 (Panicum maximum cv. Mombasa dengan penambahan 30 ml/polybag pupuk organik cair), P2 (Panicum maximum cv. Mombasa dengan penambahan 60 ml/polybag pupuk organik cair), P3 (Panicum maximum cv. Mombasa dengan penambahan 90 ml/polybag pupuk organik cair), P4 (Panicum maximum cv. Mombasa dengan penambahan 120 ml/polybag pupuk organik cair), dan P5 (Panicum maximum cv. Mombasa dengan penambahan 150 ml/polybag pupuk organik cair). Setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali dengan peubah yang diamati adalah tinggi tanaman, panjang tanaman, diameter batang, dan jumlah anakan. Analisis data menggunakan analisis varian (ANOVA). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pemberian POC hasil biokonversi lalat Hermetia illucens memberikan respon yang sama (P>0.05) terhadap tinggi tanaman, panjang tanaman, diameter batang dan jumlah anakan rumput Panicum maximum cv Mombasa. Kata kunci : Pupuk organik cair, Hermetia illucens, Panicum maximum cv. Mombasa, pertumbuhan
|
2022-01-05 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/36225 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jnttip.v3i1.36225 | |
| 1670642 | #5875 | The Effect Of Variety On High Plants And Node Of Corn Forage |
Maidah, Didah Indriani, Nyimas Popi Susilawati, Iin |
The purpose of this study was to know the effect of variety on high plants and node of corn forage by knowing which varieties of corn gave the highest yield to plant heigt and node of corn forage. This research was conducted from February – April 2022 located in experimental garden in Forage Crop Laboratory, Animal Husbandry Faculty, Universitas Padjadjaran. This study used experimental method with randomized block design (RBD). There were four treatments used P1 = Bonanza varieties, P2 = Janisa varieties, P3= Asian 86 varieties and P4 = Sweet Lady varieties with six replications. The observed variables included plant height and node of corn plants. The result of statistical showed that the treatment of various varieties of corn had significant effect on plant height, and produced the highest plant height varieties of Janisa which is 175,42 cm, varieties of Bonanza which is 172,18 cm and varieties of Asia which is 161,58 cm and showed had no significant (P>0.05) on node of corn plants.
|
Varieties, Corn, Plant Height, Node, Forage. | 2022-09-15 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/41178 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jnttip.v4i3.41178 |
| 1670641 | #5875 | PENGARUH BERBAGAI VARIETAS JAGUNG MANIS ( Zea mays saccharata Sturt ) TERHADAP TINGGI TANAMAN, JUMLAH DAUN DAN KANDUNGAN LIGNIN TANAMAN JAGUNG |
Oktaviani, Widiati Khairani, Lizah Indriani, Nyimas Popi |
ABSTRAK Tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt ) merupakan salah satu jenis pakan hijauan yang merupakan sumber serat kasar bagi ternak ruminansia. Tanaman jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) memiliki beberapa varietas yang berbeda. Setiap varietas memiliki keunggulannya masing-masing baik dalam segi produktivitas maupun kandungan nutrisi dan anti nutrisinya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh berbagai varietas Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) terhadap tinggi tanaman, jumlah daun dan kandungan lignin tanaman jagung, mengetahui varietas Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) yang memberikan hasil tertinggi terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun, serta untuk mengetahui varietas Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt) yang memberikan hasil terendah terhadap kandungan lignin Tanaman Jagung. Penelitian ini dirancang dengan metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Terdapat lima jenis perlakuan varietas berbeda tanaman jagung manis, P1= Varietas Talenta, P2 = Varietas Manise, P3 = Varietas Asia, P4 = Varietas Bonanza, dan P5 = Varietas Paragon dengan 4 kali ulangan. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa perlakuan berbagai varietas jagung manis (Zea mays saccharata Sturt) memberikan pengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, dan kandungan lignin tanaman jagung dan menghasilkan tinggi tanaman tertinggi serta jumlah daun terbanyak pada varietas talenta dengan rataan tinggi tanaman jagung manis varietas talenta yaitu 116,78 cm dan rataan jumlah daun varietas talenta yaitu 11,75 helai sedangkan kandungan lignin yang terendah didapatkan pada varietas bonanza yaitu dengan persentase kandungan lignin 10,04 %. Kata kunci : Varietas, jagung manis, tinggi tanaman, jumlah daun, lignin.
|
2020-07-16 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/27568 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jnttip.v2i2.27568 | |
| 1670640 | #5875 | INOVASI PENGAWETAN BERBENTUK WAFER DARI CAMPURAN TURIANG PADI DAN LEGUM GAMAL SEBAGAI PAKAN RUMINANSIA |
Mustafa, Heryawan Kemal Zamhir, Romi Widyastuti, Rini ., Mansyur Susilawati, Iin |
Penelitian bertujuan untuk mengkaji potensi wafer turiang padi dan gamal sebagai sumber pakan ruminansia dalam bentuk wafer. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2020 – September 2020. Lokasi penelitian ini dilaksanakan di Lahan Percobaan, Fakultas Pertanian, Unpad dan Laboratoriun Tanaman Makanan Ternak, Fakultas Peternakan. Penelitian ini mengkaji pengaruh imbangan turiang padi dengan gamal terhadap kualitas fisik wafer turiang dengan RAL yaitu taraf (P1 = 0 % Gamal : 100 % turiang padi, P2 = 5 % Gamal : 95% turiang padi, P3 = 10% Gamal : 90% turiang dan P4 = 15% Rumput lapang : 85% turiang). Turiang padi dan legume Gamal dikeringkan dengan sinar matahari selama 2-3 hari. Setelah itu Turiang padi yang telah kering dicacah menggunakan manual golok dengan ukuran berkisar 2-3 cm. Kemudian, cacahan turiang padi dan Gamal di giling. Kedua bahan pakan tersebut dicampur dengan bahan lain seperti air, dedak padi. Setelah tercampur rata dilakukan pencetakan dengan ukuran 13,5 x 13,5 x 3,5 cm dengan menggunakan cetakan kemudian dikeringkan dengan bantuan oven dan sinar matahari. Kemudian wafer turiang diangkat lalu didinginkan yang kemudian sebagian dari wafer turiang dilakukan uji sifat fisik Hasil percobaan menunjukan bahwa imbangan 15% Gamal dan 85% turiang memberikan hasil penilaian fisik wafer turiang yang baik (Kadar air). Pada Parameter daya serap, kerapatan dan berat jenis ke empat perlakuan memberikan nilai yang hamper sama (P>0,05).@font-face {font-family:"Cambria Math"; panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:-536870145 1107305727 0 0 415 0;}p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; margin:0cm; mso-pagination:none; text-autospace:none; font-size:11.0pt; font-family:"Times New Roman",serif; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0021;}p.MsoBodyText, li.MsoBodyText, div.MsoBodyText {mso-style-priority:1; mso-style-unhide:no; mso-style-qformat:yes; mso-style-link:"Body Text Char"; margin:0cm; mso-pagination:none; text-autospace:none; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman",serif; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0021;}span.BodyTextChar {mso-style-name:"Body Text Char"; mso-style-priority:1; mso-style-unhide:no; mso-style-locked:yes; mso-style-link:"Body Text"; mso-ansi-font-size:12.0pt; mso-bidi-font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman",serif; mso-ascii-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-hansi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0021;}.MsoChpDefault {mso-style-type:export-only; mso-default-props:yes; font-size:11.0pt; mso-ansi-font-size:11.0pt; mso-bidi-font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:Calibri; mso-fareast-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-ansi-language:EN-US;}.MsoPapDefault {mso-style-type:export-only; mso-pagination:none; text-autospace:none;}div.WordSection1 {page:WordSection1;}
|
2022-01-26 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/37408 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jnttip.v3i3.37408 | |
| 1670639 | #5875 | EFEK LEVEL AFLATOXIN B1 DALAM PAKAN TERHADAP PERFORMA DAN KERUSAKAN ORGAN DALAM AYAM BROILER: KAJIAN META-ANALISIS | Argarini, Dwi Sudiyati |
Studi ini melaporkan meta-analisis dari 56 data perlakuan dari 27 artikel ilmiah dari berbagai sumber, seperti Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar, yang mengevaluasi efek aflatoxin B1 (AFB1) dalam pakan ayam broiler terhadap performa dan organ internal. Data dianalisis menggunakan prosedur campuran dengan tingkat aflatoxin sebagai variabel kontinu dan performa serta organ internal sebagai variabel respons. Studi ini melibatkan populasi ayam broiler sebanyak 9.390 dan rata-rata populasi ayam broiler sebanyak 348 dari studi yang berbeda. Strain ayam broiler yang dievaluasi meliputi Ross 308, Cobb 500, Arbor Acres, Hibro, dan strain yang tidak ditentukan. Dosis AFB1 berkisar antara 20 µg/kg hingga 2.000 µg/kg. Meta-analisis ini menunjukkan bahwa AFB1 memiliki efek yang sangat signifikan (p≤0,01) terhadap konversi pakan dan efek signifikan (p≤0,05) terhadap pertambahan berat dan kematian sebagai parameter performa. Selain itu, AFB1 memiliki efek yang sangat signifikan (p≤0,01) terhadap hati, limpa, pankreas, ginjal, dan bursa fabricius, dan efek yang cukup signifikan (p≤0,10) terhadap gizzard sebagai parameter organ internal. Secara keseluruhan, studi ini menyimpulkan bahwa kontaminasi AFB1 menyebabkan penurunan performa dan cacat organ internal pada ayam broiler. Penelitian lebih lanjut disarankan untuk menginvestigasi efek strain ayam broiler dan periode produksi.
|
2023-07-21 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/47020 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jnttip.v5i1.47020 | |
| 1670638 | #5875 | PENAMBAHAN BERBAGAI KONSENTRAT PADA SILASE LIMBAH KOL DAN SAWI TERHADAP NILAI FISIK, pH DAN JUMLAH POPULASI BAKTERI ASAM LAKTAT |
Adelina, Triani Juliantoni, Jepri Harahap, Anwar Efendi Ali, Arsyadi Anyanur, Muammar Reza |
Cabbage + mustard greens in the form of waste usually contain high water content so they have the potential to be used as silage feed through the addition of various concentrates. The aim of the research was to assess the physical quality, pH and number of lactic acid bacteria colonies of cabbage + mustard greens waste silage to which different types of concentrate were added. The research used the RAL method with 4 treatments and 5 replications. The treatments are: S1 = 70% cabbage and mustard silage plus 30% rice bran; S2 = 70% cabbage and mustard silage plus 30% corn flour; S3 = 70% cabbage and mustard greens silage plus 30% onggok; and S4 = 70% cabbage and mustard silage plus rice bran + corn flour + 30% onion. The results of the research showed that physical silage, pH and number of LAB colonies produced the same conditions (P>0.05) as cabbage + mustard greens waste silage, whereas based on pH measurements it showed that the addition of rice bran concentrate and corn flour was superior to the use of onggok concentrate. The conclusion was that cabbage + mustard greens waste silage added from various sources was able to increase the physical value of the silage, pH and the number of lactic acid bacteria populations
|
Vegetable Waste, Silage, Concentrate, Cassava waste | 2025-01-13 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/56812 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jnttip.v6i4.56812 |
| 1670637 | #5875 | PENGARUH PENAMBAHAN PROBIOTIK BERBASIS SUSU SAPI, SUSU KEDELAI DAN SUSU KACANG HIJAU DALAM RANSUM TERHADAP KADAR KOLESTEROL DAN TRIGLISERIDA DARAH AYAM BROILER |
Dwiputra, Risqi Adriani, Lovita Permana, Ronnie |
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pemberian probiotik berbasis susu sapi, susu kedelai dan susu kacang hijau fermentasi terhadap kadar kolesterol dan trigliserida darah ayam broiler. Penelitian menggunakan 100 ekor DOC ayam broiler dan dipelihara selama 28 hari. Pengujian sampel darah di Laboratorium Fisiologi Ternak dan Biokimia, Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran, Sumedang. Metode yang digunakan adalah eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dan pengaruh perlakuan menggunakan analisis Sidik Ragam dilanjutkan dengan uji Duncan. Perlakuan terdiri dari 4 perlakuan dengan 5 ulangan, yaitu P0= (ransum komersial), P1= (ransum komersial + 2% probiotik (100 % susu sapi fermentasi)), P2= (ransum komersial + 2% probiotik (50% susu sapi fermentasi + 50% susu kedelai)), P3= (ransum komersial + 2% probiotik (50% susu sapi fermentasi + 25% susu kedelai fermentasi + 25% susu kacang hijau fermentasi)). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian probiotik berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap penurunan kadar trigliserida darah dan berpengaruh tidak nyata  (P>0,05)  terhadap  penurunan  kadar  kolesterol darah.Kesimpulan dari penelitian bahwa pada perlakuan P3 tidak nyata menurunkan kadar kolesterol dan trigliserida darah, akan tetapi terjadi penurunan 20% dari P0 kadar kolesterol dan trigliserida darah ayam broiler. Kata Kunci: fermentasi, kolesterol, trigliserida, probiotik, broiler
|
2020-09-25 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/29888 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jnttip.v2i3.29888 |