| ID ↓ | ID URL | Judul | Penulis | Deskripsi / Abstrak | Subjek / Kata Kunci | Tanggal | Link Identifier |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1671196 | #8617 | Penyuluhan Pemanfaatan Ekosistem Mangrove Sebagai Kawasan Ekowisata Oleh Masyarakat Di Desa Cijulang Pangandaran | zallesa, sheila |
Secara ekologis, hutan mangrove berfungsi untuk melindungi dan melestarikan kawasan pesisir. Secara sosial, hutan mangrove berfungsi untuk melestarikan adanya keterkaitan hubungan sosial dengan masyarakat setempat karena banyak masyarakat yang membutuhkan mangrove sebagai tempat mencari ikan, kepiting, udang, dll. Selain itu, secara ekonomi, hutan mangrove dapat dijadikan pengembangan ekowisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menambah wawasan dan pemahaman masyarakat sekitar tentang fungsi dan manfaat ekosistem mangrove yang juga bisa memberikan penghasilan tambahan bagi masyarakat sekitar dari pemanfaatan ekosistem mangrove tersebut. Kegiatan ini dilakukan di desa cijulang di kawasan ekosistem mangrove nusawiru. Sasaran dari kegiatan ini adalah khalayak masyarakat setempat khususnya kelompok penggiat mangrove, kelompok nelayan, aparat desa dan ibu ibu PKK. Kegiatan ini diawali dengan sosialisasi dan penyuluhan dari fungsi dan manfaat dari ekosistem mangrove kemudian pemaparan materi terkait digital marketing serta pembuatan infografis mangrove dan petunjuk arah jalan ke lokasi wisata mangrove nusawiru. Harapannya dari kegiatan ini masyarakat bisa memanfaatkan ekosistem mangrove dengan maksimal dan tetap menjaga kelestariannya, selain itu juga masyarakat bisa memasarkan dan mempromosikan wisata mangrove serta produk hasil olahan masyarakat dengan digital marketing.
|
mangrove, cijulang, nusawiru, ekowisata, pangandaran | 2023-08-14 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/46145 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v4i1.46145 |
| 1671195 | #8617 | Penyuluhan Diversifikasi Pangan Lokal Berbasis Hasil Sampingan Ikan untuk Penanganan Stunting di Desa Batukaras |
Putra, Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi Andhikawati, Aulia Ismiraj, Muhammad Rifqi Nurhamsyah, Donny Wulansari, Asri |
Diversifikasi pangan lokal memiliki peran penting dalam upaya penanganan stunting di Indonesia. Beberapa masalah yang ditemukan adalah rendahnya variasi makanan yang tersedia dalam penanganan stunting. Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kader posyandu tentang pemanfaatan hasil sampingan produk perikanan sebagai bahan Pemberian Makanan Tambahan (PMT). Metode partisipatif diterapkan melalui diskusi interaktif dalam penyampaian materi. Materi yang diberikan mencakup pengertian dari stunting, manfaat diversifikasi pangan lokal terhadap penanganan stunting. Hasil kegiatan menunjukkan peserta memberikan partisipasi yang aktif dan diiringi dengan peningkatan pemahaman yang signifikan. Hasil uji-t menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nyata antara nilai pre-test dan post-test dengan p-value sebesar 0.00071 (p < 0.05). Hasil ini menunjukkan bahwa metode penyuluhan yang diterapkan efektif dalam meningkatkan pemahaman kader posyandu untuk memanfaatkan potensi pangan lokal dalam meningkatkan varian menu Pemberian PMT.
|
diversifikasi pangan; kader posyandu; pemberian makanan tambahan; partisipatif; produk perikanan | 2024-12-31 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/60351 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v5i2.60351 |
| 1671194 | #8617 | Pelatihan Teknik Hidroponik Fooder Sebagai Pakan Ternak Di Kalangan Ibu Rumah Tangga Desa Cisempur Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang | Christi, S.Pt., M.S., IPM, Ir. Raden Febrianto |
Hijauan adalah jenis makanan untuk ternak ruminansia yang kualitas nutriennya bergantung kepada unsur hara tanah. Nutrien yang terkandung dalam hijauan kualitasnya terkadang tidak mencukupi untuk kebutuhan ternak karena keberagaman hasil. Hidroponik fodder merupakan salah satu bentuk teknologi yang bisa digunakan untuk penyediaan hijauan pakan melalui penanaman hijauan pakan dengan cara sistem hidroponik tanpa melibatkan media tanah tetapi menggunakan bahan yang lain seperti air yang bermineral tinggi, serat, sabut kelapa, serbuk kayu dan pecahan batu. Tujuan kegiatan ini adalah menerapkan dan menambah wawasan tentang pembuatan sistem hidroponik fodder di kalangan peternak melalui peranan ibu rumah tangga di Desa Cisempur, Kecamatan Jatinangor Kabupaten Sumedang. Metode yang digunakan adalah memberikan ceramah mengenai hidroponik fodder, diskusi dan tanya jawab, dan praktik kegiatan bercocok tanam secara hidroponik fodder. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan di kalangan peternak melalui peran ibu rumah tangga mengenai teknologi hidroponik fodder serta dapat mengaplikasinya dalam pembuatan media hidroponik fodder.Kata kunci : Penerapan, Hidroponik fodder, Pakan, ibu rumah tangga, Cisempur
|
2021-02-03 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/31889 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v2i1.31889 | |
| 1671193 | #8617 | Penyuluhan dan Aksi Coastal Clean Up dalam Rangka World Ocean Day 2022 di Pantai Timur Pangandaran |
Akbarsyah, Nora Masrina, Dwi Permana, Rega Putra, Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi Andhikawati, Aulia Thirafi, Luthfi |
Sebagai upaya untuk membantu menanggulangi permasalahan sampah di Kabupaten Pangandaran khususnya di wilayah wisata Pantai Pangandaran, PSDKU Unpad di Pangandaran bekerjasama dengan NGO “CLEAR Community Indonesia” menggelar kegiatan coastal clean-up. Pada kegiatan PPM ini dilakukan dua agenda. Agenda pertama yaitu penyuluhan mengenai dampak pencemaran dan pengelolaan sampah plastik oleh perwakilan dari NGO “CLEAR Community Indonesia”. Agenda kedua yaitu memunguti sampah plastik di sepanjang Pantai Timur Pangandaran. Dari kegiatan aksi langsung berupa pemungutan sampah ditemukan bahwa kharakteristik sampah di pesisir Pantai Pangandaran adalah bungkus plastik makanan, sedotan, botol, dan tutup plastik yang merupakan limbah rumah tangga dan industri rumah makan.
|
Sampah; Pantai Timur; Pangandaran; Coastal Clean-up | 2022-08-14 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/41241 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v3i2.41241 |
| 1671192 | #8617 | Penerapan Kesehatan Pada Sapi Perah Melalui Upaya Pemberian Obat Cacing Di Wilayah Kecamatan Sukaresmi Anggota Koperasi Peternak Sapi Cianjur Utara |
Christi, Raden Febrianto Salman, Lia Budimulyati Suharwanto, Dwi Edianingsih, Primiani Sudrajat, Ajat |
Kesehatan merupakan aspek penting untuk peternakan sapi perah karena dapat mempengaruhi performa produksi susu. Kegiatan pengabdian Masyarakat ini ditujukan untuk peternak sapi perah di Kecamatan Sukaresmi yang merupakan anggota Koperasi Peternak Sapi (KPS) Cianjur Utara. Metode dalam kegiatan ini adalah secara langsung dengan pemberian obat cacing kepada sapi induk laktasi, sapi pejantan dan pedet secara oral atau melalui mulut. Pemberian 40 mL untuk sapi dewasa dan anak sapi 20 mL setengah dari ternak sapi perah dewasa. Banyak kendala yang dihadapi oleh peternak rakyat berkaitan dengan masalah kesehatan khususnya kejadian cacingan yang berdampak kepada individu ternak. Permasalahan tersebut juga diakibatkan dengan kurangan pemahaman tentang pencegahan penyakit yang terjadi sebagai bentuk dari manajemen kesehatan. Penyelenggaraan diskusi serta aplikasi pemberian obat cacing mampu diterima oleh peternak sapi perah kecamatan sukaresmi anggota koperasi peternak sapi cianjur utara guna untuk menunjang kesehatan. Kajian pengetahuan yang diberikan melalui pemberian obat cacing mampu diterima dan diaplikasi dengan baik oleh peternak dibantu petugas kesehatan hewan
|
kesehatan, sapi perah, obat cacing, KPS Cianjur | 2024-02-13 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/52187 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v5i1.52187 |
| 1671191 | #8617 | Pemberdayaan Kelompok Bank Sampah Geulis Terhadap Pengolahan Feses Domba dan Limbah Plastik Sebagai Upaya Penanganan Limbah Berkelanjutan di Cijulang Pangandaran |
Wulansari, Asri Mayasari, Novi Firmansyah, Indra Maulana, Yasin Pradana Febrianto, Firman Ismiraj, Muhammad Rifqi |
Kegiatan ini bertujuan untuk berkontribusi dalam pemberdayaan Kelompok Bank Sampah Geulis di Desa Cijulang, Pangandaran, melalui pendekatan terpadu yang mengombinasikan pengolahan kotoran domba dan daur ulang sampah anorganik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan pemanfaatan sumber daya yang berkelanjutan dengan melatih peserta untuk mengubah kotoran domba menjadi pupuk organik serta memanfaatkan botol plastik sebagai wadah media tanam. Kegiatan PPM ini dilaksanakan melalui 3 tahapan yang terdiri atas identifikasi permasalahan di bank sampah, kegiatan sosialisasi yang terdiri atas pemaparan materi melalui metode ceramah, demonstrasi langsung, dan survei penilaian pre-dan post-test untuk mengukur dampak dari kegiatan dan diakhiri dengan tahap terakhir yang memuat program integrasi peternakan dan bank sampah disertai survei kepuasan. Analisis statistik hasil pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta secara signifikan, dengan nilai p sebesar t < 0,001, menegaskan efektivitas program. Selain itu, 80% peserta menyatakan kepuasan terhadap komponen praktis dan edukatif program. Keberhasilan pertumbuhan berbagai tanaman menggunakan media tanam berbasis pupuk kotoran domba membuktikan bahwa material ini berpotensi menjadi alternatif pupuk yang berkelanjutan. Inisiatif ini memberikan model pengelolaan sampah berbasis komunitas yang dapat diterapkan secara luas, menawarkan manfaat ekologis dan ekonomi, serta memberikan wawasan untuk pengembangan praktik berkelanjutan di kalangan masyarakat lokal.
|
Pengelolaan sampah berkelanjutan, Pemberdayaan komunitas, Pupuk kotoran domba, Daur ulang plastik, Pelestarian lingkungan. | 2025-02-11 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/60802 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v6i1.60802 |
| 1671190 | #8617 | Eskalasi Pengetahuan Perkandangan Sapi Perah di Kelompok Ternak Mitra Amanah Pagerageung Tasikmalaya |
Christi, Raden Febrianto Suryanah, Sari Salimah, Aldena Bina Suharwanto, Dwi Sudrajat, Ajat |
Tujuan penyuluhan untuk memberikan pengetahuan kepada peternak sapi perah tentang perkandangannya. Kegiatan pengabdian ini telah melalui serangkaian kegiatan di lokasi dan diikuti oleh peternak sapi perah yang masuk pada anggota kelompok mitra amanah Kecamatan Pageurageung Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan ini dibagi menjadi 5 tahapan yaitu 1) Evaluasi awal kegiatan tentang materi yang diberikan 2) Penjelasan materi kecukupan kebutuhan pakan berdasarkan hasil analisis bahan pakan 3) Diskusi atau tanya jawab. 5) evaluasi akhir kegiatan terhadap materi yang sudah disampaikan. Hasil kegiatan menunjukan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan perkandangan pada peserta setelah diberikan kegiatan pematerian. Jenis tipe kandang yang digunakan di kelompok adalah kandang koloni dewasa dan kandang pedet. Fungsi peran kandang untuk melindungi ternak dari luar serta memberikan kenyamanan terhadap ternak. Ukuran kandang koloni dengan menunjang pada kebutuhan individu ternak. Suhu dan kelembapan yang harus ideal agar menghasilkan performa yang optimal. Perbedaan peternakan skala rakyat dan modern yang dilihat dari kepemilikan lahan yang berpengaruh terhadap jumlah ternak yang dipelihara serta bahan penyusun kandang. Â Oleh karena itu, perlu pendampingan terhadap penerapan kajian materi yang telah diberikan dalam manajemen pemeliharaan sapi perah di kelompok tersebut.
|
perkandangan, sapi perah, mitra amanah, pagerageung, tasikmalaya | 2025-08-13 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/65618 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v6i2.65618 |
| 1671189 | #8617 | Capacity Building for Animal Science Students in Judging Aspects of Garut Sheep Contests |
Nurmeidiansyah, An An Heriyadi, Denie Alhuur, Ken Ratu gharizah |
Livestock evaluation is an inseparable component of the selection process. Students enrolled in study programs related to animal science must have a good command of the key aspects that serve as important criteria in livestock judging. This issue becomes particularly relevant, given the fact that many students often still experience confusion when they are directly involved applied practice as livestock evaluators or judges. This factual condition indicates they need for capacity-building programs that are not only educational, but also practical and applicable in the operational practice. One simple and effective method of information delivery is through socialization activities, followed by discussions and applied practice. This Community Service Activity (PKM) was conducted at the Faculty of Animal Science, Universitas Padjadjaran, targeting students who participated in the Indonesian Animal Science Student Scientific Meeting (TIMPI) on September 3, 2023. Based on the results of the pretest and posttest, it was revealed that prior to the delivery of the material (socialization), some participants already possessed knowledge and understanding of sheep judging; however, the majority of participants lacked knowledge and understanding regarding the distinctive characteristics of Garut sheep and sheep age estimation. Overall, this activity successfully improved participants knowledge and understanding of the aspects used as criteria in livestock evaluation, particularly those related to judging, the distinctive characteristics of Garut sheep, and sheep age estimation. Nevertheless, despite the observed improvement in knowledge and understanding, continuous mentoring is still required to prepare students to become the next generation of judges in livestock contests within their respective regions.
|
Produksi Ternak; Ternak Ruminansia Kecil; Domba Garut Key words: judging, capacity building, socialization, animal science students. | 2026-02-11 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/69436 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v7i1.69436 |
| 1671188 | #8617 | Pelatihan Pembuatan Pakan Fermentasi Berbasis Tanaman Tebu Untuk Ternak Ruminansia Di Desa Pilangsari Kabupaten Majalengka |
Christi, Raden Febrianto Salman, Lia Budimulyati Sudrajat, Ajat |
Pakan hijauan merupakan makanan yang diberikan untuk ternak ruminansia yang ketersediaanya terbatas. Keterbatasan tersebut perlu mencari alternatif untuk menanggulangi ketersediaan tersebut dengan pembuatan pakan fermentasi. Tebu merupakan salah satu jenis tanaman yang limbahnya sangat potensial sebagai pakan ternak. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pemanfaatan limbah tebu dengan cara  pengolahan fermentasi untuk pakan ternak ruminansia. Kegiatan pengabdian ini dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu observasi lapangan, studi literatur, penyuluhan, demonstrasi. Penyuluhan telah dilakukan di Desa Pilangsari Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka yang dihadiri oleh 20 orang peserta yang terdiri atas berbagai kelompok umur, lalu dilanjutkan dengan demonstrasi. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan dan praktek pembuatan pakan fermentasi dengan memanfaatkan limbah tanaman tebu. Kesimpulan bahwa pelatihan memberikan peningkatan pengetahuan dan praktek pembuatan pakan fermentasi dalam proses silase guna peningkatan perekonomian masyarakat.
|
Kata kunci : pelatihan, pakan, fermentasi, tebu, pilangsari | 2023-02-14 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/44140 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v4i1.44140 |
| 1671187 | #8617 | Pemetaan Kondisi Sumber Protein Asal Ternak di Dusun Balengbeng Desa Margacinta Pangandaran |
Safitri, Ananda Angel Yogaswara, Auratu Syadiah Rahmawati, Ade Mutaqin, Bambang Kholiq |
Pengabdian pada masyarakat (PPM) ini bertujuan untuk memetakan kondisi pemerataan pemenuhan gizi sumber protein hewani.Pemetaan ini dilakukan guna memperoleh data sumber protein asal ternak yang potensial memenuhi kebutuhan gizi dalam menurunkan prevalensi stunting di Dusun Balengbeng, Desa Margacinta, Pangandaran. Metode penelitian melibatkan survei dan wawancara dengan masyarakat untuk mendapatkan data terkait konsumsi protein hewani dan kepemilikan ternak. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat memelihara ternak dalam skala kecil, dengan domba sebagai ternak dominan. Peternakan berkontribusi pada ekonomi lokal dan konsumsi gizi masyarakat, meskipun distribusi protein hewani masih tidak merata. Kesimpulan penelitian ini merekomendasikan intervensi berbasis kebutuhan lokal untuk meningkatkan pemenuhan gizi dan menurunkan angka prevalensi stunting di Dusun Balengbeng, Desa Margacinta Pangandaran.
|
2024-12-31 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/60138 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v5i2.60138 | |
| 1671186 | #8617 | Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu dalam Pembuatan Mie Berbahan Dasar Tepung Ikan Sebagai Menu Pangan Bergizi di Desa Batukaras |
Putra, Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi Andhikawati, Aulia Ismiraj, Muhammad Rifqi Nurhamsyah, Donny Wulansari, Asri |
Upaya pencegahan stunting dapat dilakukan melalui diversifikasi pangan berbasis protein hewani yang mudah diakses oleh masyarakat. Pemanfaatan ikan sebagai bahan pangan bernilai gizi tinggi memiliki potensi besar dalam mendukung program Pemberian Makanan Tambahan, salah satunya melalui inovasi mie berbahan dasar tepung ikan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan kader posyandu dalam pengolahan tepung ikan serta pembuatan mie ikan sebagai alternatif pangan bergizi. Pelatihan dilaksanakan di Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, dengan pendekatan partisipatif dan demonstratif. Evaluasi dilakukan menggunakan metode pre-test dan post-test berbasis skala Likert serta dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang signifikan pada peserta, terutama dalam aspek manfaat gizi, keamanan penggunaan tepung ikan, serta teknik pembuatan mie ikan. Dengan meningkatnya keterampilan kader posyandu dalam mengolah bahan pangan lokal, program ini diharapkan dapat mendukung diversifikasi pangan berbasis ikan serta memberikan solusi bagi peningkatan ketahanan pangan dan gizi masyarakat.
|
diversifikasi produk pangan; edukasi pangan; perikanan; gizi masyarakat; kader kesehatan | 2025-02-11 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/61288 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v6i1.61288 |
| 1671185 | #8617 | Peningkatan Kesadaran Ketahanan Pangan Melalui Implementasi Urban farming pada Siswa SD Negeri Mekarsari, Jatinangor |
Mayasari, Ph.D, Novi Firmansyah, Indra Ismiraj, Muhammad Rifqi Wulansari, Asri |
Ketahanan pangan merupakan isu global yang semakin penting di tengah perubahan iklim, pertumbuhan populasi, dan keterbatasan lahan pertanian. Urban farming, sebagai pendekatan bercocok tanam di wilayah perkotaan dengan memanfaatkan ruang terbatas, diperkenalkan melalui kegiatan edukasi dan praktik langsung. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya ketahanan pangan melalui implementasi urban farming pada siswa kelas 4 SD Negeri Mekarsari, Jatinangor. Metode yang digunakan mencakup tiga tahap: edukasi, praktik urban farming dengan teknik hidroponik, dan evaluasi berbasis permainan. Tahap edukasi meliputi penyampaian materi ketahanan pangan dan pentingnya gizi seimbang, sedangkan tahap praktik melibatkan siswa dalam menanam sayuran menggunakan media hidroponik. Evaluasi dilakukan untuk menilai pemahaman siswa melalui kuis dan permainan interaktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep ketahanan pangan dan urban farming. Praktik hidroponik berhasil diterapkan dengan tingkat kepuasan siswa mencapai 100%. Program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan siswa, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan, kerja sama, dan tanggung jawab sosial. Diharapkan, pengalaman ini mampu mendorong siswa untuk mengadopsi urban farming sebagai solusi berkelanjutan di lingkungan rumah mereka.
|
Urban Farming; Lingkungan; Ketahanan Pangan Urban farming, Hidroponik, Ketahanan Pangan, Edukasi, Siswa SD | 2025-08-13 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/63358 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v6i2.63358 |
| 1671184 | #8617 | Penyuluhan Perhitungan Harga Pokok Penjualan Komoditas Pertanian dan Perikanan pada Aliansi Perempuan Peduli Lingkungan Sumedang (APPeLS) Desa Cikeruh, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang |
Rizal, Achmad Apriliani, Izza Mahdiana Suryana, Asep Agus Handaka |
Pengetahuan terhadap perhitungan harga pokok penjualan merupakan keterampilan utama yang harus dimiliki oleh setiap pengelola usaha mikro maupun makro. Keterampilan perhitungan biaya pokok produksi dan harga jual dapat membentuk suatu kepastian mengenai alur keuangan yang ada dalam suatu usaha. Alur keuangan ini penting diketahui sehingga estimasi terhadap keuntungan dapat diketahui dengan akurat. Kegiatan penyuluhan dilakukan kepada Aliansi Perempuan Peduli Lingkungan Sumbedang (APPeLS) Desa Cikeruh, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang. Kelompok APPeLS memiliki keterampilan usaha dalam menghasilkan produk olahan pertanian dan perikanan yang memiliki nilai jual. Setidaknya lebih dari 80% dari indikator capaian keberhasilan telah terpenuhi dengan baik. Anggota kelompok APPeLS telah mengetahui teknik perhitungan biaya produksi dan harga pokok penjualan dengan baik. Luaran yang berhasil mereka dapatkan berupa daftar harga produk penjualan dan buku laporan keuangan usaha. Besar harapan mereka untuk dapat menggunakan keterampilan tersebut dalam mengembangkan usaha yang telah mereka lakukan serta memperjelas transparansi pemasukan pendapatan bagi mereka. Adanya pembekalan ini menstimulus antusiasme kelompok APPeLS untuk mengembangkan usaha yang mereka lakukan sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan berkontribusi terhadap penguatan ekonomi keluarga mereka.
|
2021-08-07 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/33819 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v2i2.33819 | |
| 1671183 | #8617 | Peningkatan Kapasitas Para Ibu di Pesisir Pangandaran Menuju Generasi Indonesia Merdeka Stunting dan Mandiri Finansial 2025 (Studi di Desa kondangjajar Kabupaten Pangandaran) |
Akbarsyah, Nora Thirafi, Luthfi Khoirunnisa, Khoirunnisa |
Desa Kondangjajar Kabupaten Pangandaran merupakan satu dari banyak desa di Indonesia yang masih mengalami permasalahan stunting. Kondisi masyarakat desa yang masih hidup di bawah standar kesejahteraan menjadi salah satu penyebab munculnya kasus stunting. Minimnya literasi mengenai asupan gizi dan pola asuh anak juga meningkatkan potensi stunting di desa ini. Sulitnya para ibu berkomunikasi dengan anak perihal makanan bergizi semakin menyulitkan tugas para ibu di desa ini dalam memastikan asupan makanan bagi anak-anaknya. Berangkat dari hal tersebut tim melaksanakan sosialisasi mengenai komunikasi asertif dan asupan gizi anak sebagai upaya mendukung pengentasan stunting di desa ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Kondangjajar ini yaitu dengan memberikan edukasi mengenai komunikasi asertif ibu terhadap anak dan juga pemenuhan gizi anak melalui konsumsi ikan. Adapun rata-rata konsumsi ikan mingguan keluarga di Desa Kondangjajar adalah 3 hari perminggu. Keluarga yang mempunyai tingkat pendidikan yang lebih tinggi mengonsumsi ikan lebih sering dari keluarga yang mempunyai tingkat pendidikan lebih rendah.
|
Sosiologi Masyarakat Pesisir Gizi, Kesehatan, Komunikasi Asertif, Pangandaran, Rumah Tangga, Stunting | 2024-12-31 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/59902 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v5i2.59902 |
| 1671182 | #8617 | Rumah Garam Daur Ulang Atasi Impor Garam dan Solusi Banjir Rob di Pantura, Jawa Barat |
nurdjaman, Susanna - Radjawane, Ivonne M Taofiqurohman, Ankiq - Khoirunnisa, Qonitah Hudzaifah, Hudzaifah Wulandari, Suci Septian, Adhi Umaro, Dimaz Akbar |
Wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat masih menghadapi dua permasalahan utama, yaitu ketergantungan pada impor garam akibat produksi lokal yang terbatas serta ancaman banjir rob yang merusak infrastruktur dan mengganggu mata pencaharian. Untuk menjawab hal tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini memperkenalkan Recycle Salt House, fasilitas produksi garam yang dibangun dari botol plastik bekas sebagai solusi berbiaya rendah dan ramah lingkungan. Desain bertingkat memungkinkan rumah garam tetap berfungsi saat banjir rob sekaligus mendukung pengelolaan limbah plastik. Melalui kegiatan sosialisasi, persiapan, pelatihan, dan pendampingan, program ini berhasil membangun rumah garam di Desa Bungko Lor, Kabupaten Cirebon, yang telah menghasilkan garam pada uji coba awal. Keterlibatan KUD Mina Jaka Bhakti dan pemuda pesisir menunjukkan potensi program ini dalam meningkatkan produksi garam lokal, memberdayakan masyarakat, serta mendukung keberlanjutan lingkungan di wilayah pesisir.
|
oseanografi, ilmu kelautan rumah garam, botol plastik, Pantura, banjir rob, pengabdian masyarakat. garam | 2026-02-11 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/67550 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v7i1.67550 |
| 1671181 | #8617 | Pemetaan Jaringan Komunikasi Ekonomi Non Ekstraktif Di Desa Cintaratu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran dan Aplikasi Bussiness Model Canvas | Mutaqin, Bambang Kholiq |
Komunikasi memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan umat manusia. Komunikasi yang terbentuk antar individu dan kelompok akhirnya membentuk suatu jaringan. Komunikasi yang dilakukan pada dunia bisnis dikenal pula dengan komunikasi ekonomi. Jaringan komunikasi ekonomi pada masyarakat dapat terbentuk karena interaksi yang terjadi pada usaha yang mereka lakukan. Model usaha yang terjadi di masyarakat dapat pula dibentuk modelnya dalam bentuk Bussines Model Canvas untuk mengetahui elemen-elemen yang terjadi paa usaha tersebut.Usaha Non ekstraktif yang ada di Desa Cintaratu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran perlu diidentifikasi jaringan komunikasi dan model usahanya agar dapat dikembangkan menjadi usaha yang lebih baik lagi. Metode yang dilakukan adalah analisis jaringan komunikasi dan penggunaan model Bussines Model Canvas. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada umumnya usaha non ekstraktif di Desa Cintaratu belum terbentuk jaringan komunikasinya. Jarinngan komunikasi baru terbentuk di kelompok KWT Binangkit, dengan aktor dan hubs nya adalah Ibu Tati. Business Model BUMDes Desa Cintaratu memiliki value saling menguntungkan, mempermudah, dan fasilitatif bagi konsumen, channel melalui komunitaas, dan direct selling. Revenue Streams dari presentase bagi hasil dan penyewaan toko. Key Activities berupa penyewaan kantin dan penanaman modal. Key Resources terdiri dari karyawan, perlengkapan, dan fasilitas usaha, Key Partnerships bekerjasama dengan Pemerintah Daerah, Kontraktor, Unpad, Toko peralatan, Karang Taruna, Kompepar, Bank BRI, Cost Structures yang ada adalah baiay investasi, modal kerja, dan operasional value
|
2020-08-25 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/28648 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v1i1.28648 | |
| 1671180 | #8617 | Peningkatan Pengetahuan Jenis-Jenis Penyakit Pada Kambing Perah di Kelompok Ternak Azkia Raya dan Gotong Royong Kabupaten Bandung Barat Jawa Barat |
Christi, Raden Febrianto Setiawan, Rangga Gharizah Alhuur, Ken Ratu |
Penyakit pada ternak merupakan suatu hal yang tidak ingin terjadi karena dapat merugikan peternak . Ternak yang terkena penyakit dapat menyebabkan penurunan performa produksinya. Kambing perah salah satu jenis ternak penghasil susu yang sangat rentan terhadap penyakit. Penyakit yang umum terjadi pada kambing diantaranya mastitis, mulut dan kuku, serta bloat.  Tujuan kegiatan ini adalah menerapkan dan menambah wawasan tentang  jenis penyakit pada kambing perah di kalangan peternak Azkia Raya dan Gotong  Royong di Kabupaten Bandung Barat Provinsi Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam pengabdian adalah melalui ceramah mengenai penyakit pada kambing perah, diskusi dan tanya jawab, dan praktik menentukan karakteristik penyakit melalui ilustrasi gambar secara virtual. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan di kalangan peternak mengenai jenis penyakit pada kambing perah  serta dapat mengenal dan menentukan melalui ilustrasi gambar secara virtual. Penyakit mastitis paling banyak dikenali oleh peternak karena dalam kehidupan sehari-hari sering terjadi bila dibandingkan dengan jenis penyakit lainnya.
|
Peningkatan, Penyakit, Kambing perah, Kelompok ternak, Bandung Barat | 2022-02-06 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/37617 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v3i1.37617 |
| 1671179 | #8617 | Menumbuhkan Kesadaran Literasi Keuangan Pada Anak Usia Dini Melalui Sosialisasi Literasi Keuangan di SDN 2 dan SDN 4 Desa Karangjaladri Kabupaten Pangandaran |
Thirafi, Luthfi Akbarsyah, Nora Fauzan, Farisadri |
Desa Karangjaladri Kabupaten Pangandaran merupakan daerah yang dihuni oleh banyak keluarga nelayan. Ketidakpastian hasil tangkap menjadikan tingkat kesejahteraan mereka cukup rendah. Salah satu pengetahuan yang dapat berguna bagi keluarga nelayan tersebut adalah literasi keuangan. Sayangnya nelayan merupakan salah satu kelompok masyarakat dengan literasi keuangan yang rendah. Kebanyakan upaya terkait hal ini menyasar orang dewasa saja. Disisi lain penanaman literasi keuangan sejak dini sangat penting untuk dilakukan mengingat pada usia dini anak-anak mampu merekam pengetahuan dengan baik dan menjadikannya kebiasaan pada saat dewasa. Sosialisasi literasi keuangan di SDN 2 dan SDN 4 Karangjaladri merupakan kegiatan untuk melengkapi upaya peningkatan literasi keuangan keluarga nelayan di Kabupaten Pangandaran. Diharapkan di masa mendatang akan terbentuk keluarga nelayan yang cakap dan bijaksana dalam mengelola keuangan sehingga mampu meningkatkan kesejahteraannya.
|
2023-08-14 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/48315 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v4i2.48315 | |
| 1671178 | #8617 | Penguatan UMKM Desa Wisata melalui Branding dan Pemasaran Digital: Program Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Cibanten |
Aji Sabda, Galang Ikhwan Rahman, Azizul Alifya, Tofa Waluyo |
Program Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) tahun 2025 di Desa Cibanten, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran dilaksanakan untuk memperkuat kesiapan UMKM desa dalam mendukung pengembangan desa wisata melalui peningkatan kualitas komunikasi nilai produk dan promosi berbasis digital. Program ini berangkat dari temuan awal berupa ketidakkonsistenan kemasan dan pelabelan, lemahnya identitas merek, promosi digital yang masih sporadis, serta kolaborasi UMKM yang belum terorganisir. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif-edukatif melalui pemetaan kebutuhan, pendokumentasian UMKM sebagai bahan konten, dan workshop penguatan kapasitas pada 30 Oktober 2025 di Balai Desa yang diikuti sekitar ±60 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku UMKM mengenai elemen minimum branding dan pelabelan, tersusunnya rancangan awal identitas/kemasan, serta tersedianya aset konten promosi (foto/video) sebagai modal awal pemasaran digital. Selain itu, program memunculkan inisiasi penguatan kolaborasi UMKM dan wacana peran kelembagaan desa untuk menjaga keberlanjutan promosi. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan UMKM melalui branding dan pemasaran digital efektif diposisikan sebagai pembangunan sistem minimum yang menghubungkan potensi wisata dengan nilai tambah ekonomi lokal, namun memerlukan pendampingan lanjutan agar dampaknya berkelanjutan.
|
2026-02-11 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/69085 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v7i1.69085 | |
| 1671177 | #8617 | Peningkatan Kesadaran Masyarakat Pesisir Pangandaran dalam Menangani Dampak Sampah di Lingkungan Pesisir |
Rizal, Achmad Apriliani, Izza Mahdiana Permana, Rega |
Kabupaten Pangandaran yang merupakan salah satu daerah tujuan pariwisata populer di Provinsi Jawa Barat, memiliki potensi pencemaran tinggi. Terlebih lagi statusnya sebagai daerah wisata yang mendatangkan wisatawan baik dari lokal maupun internasional sehingga probabilitas buangan sampah yang dihasilkan menjadi lebih besar. Hal ini menjadi perhatian khusus bagi pemerintah untuk tetap memperhatikan pengelolaan sampah yang baik disamping memaksimalkan pengembangan potensi ekonomi di Kabupaten Pangandaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan kali ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran warga pesisir Kabupaten Pangandaran akan dampak dan bahaya sampah di wilayah pesisir. Kegiatan pengabdian dilakukan dalam bentuk paparan materi dan diskusi panel. Pemaparan materi dilakukan di Gedung Balai Desa Pananjung pada bulan September dengan khalayak sasaran ibu-ibu anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK). Materi pemaparan meliputi latar belakang kondisi existing permasalahan sampah yang ada di Pangandaran, dampak sampah terhadap wilayah pesisir dan laut diikuti dengan alternatif pengelolaan sampah yang dapat dilakukan oleh ibu-ibu setempat. Hasil kegiatan menunjukan adanya peningkatan kesadaran, dilihat dari sesi panel diskusi yang menunjukan keaktifan para peserta dalam memberikan pertanyaan dan menjawab kuis yang telah disiapkan oleh tim. Secara keseluruhan kegiatan pengabdian ini memberikan pengetahuan dan wawasan bagi warga pesisir agar lebih peduli terhadap pengelolaan sampah dalam rangka menjaga kebersihan lingkungan pesisir.
|
Ilmu Lingkungan, Ilmu Perikanan Dampak Lingkungan, Kesadaran Lingkungan, Masyarakat Pesisir, Pengelolaan Sampah, Wilayah Pesisir | 2021-02-03 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/31163 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v2i1.31163 |