Hasil Scrape Artikel 1.550.696 Paper

ID ↑ ID URL Judul Penulis Deskripsi / Abstrak Subjek / Kata Kunci Tanggal Link Identifier
1975 #19 EVALUASI PELAKSANAAN KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (KTSP) MATA PELAJARAN MATEMATIKA SMP DI KOTA YOGYAKARTA Wibowo, Rakhmat
Wutsqa, Dhoriva Urwatul
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) tingkat pemahaman guru Matematika SMP tentang KTSP; (2) pelaksanaan KTSP mata pelajaran Matematika SMP di Kota Yogyakarta, yang meliputi: perencanaan, pelaksanaan dan penilaian pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian evaluasi formatif yang dikembangkan oleh Scriven. Populasi dalam penelitian ini adalah guru Matematika SMP di Kota Yogyakarta. Sampel penelitian ini adalah 24, yaitu 14 guru Matematika SMP Negeri di Kota Yogyakarta dan 10 guru Matematika SMP Swasta di Kota Yogyakarta yang ditentukan dengan teknik stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes, angket, panduan observasi, panduan wawancara dan dokumen. Teknik triangulasi digunakan untuk menganalisis data yang meliputi tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pemahaman guru Matematika SMP di Kota Yogyakarta terhadap KTSP dalam kategori cukup baik; (2) perencanaan pembelajaran berada pada kategori baik; (3) pelaksanaan pembelajaran berada pada kategori baik; dan (4) hasil penilaian pembelajaran berada pada kategori baik.Kata kunci: pemahaman KTSP, perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian pembelajaran
2014-05-01 oai:journal.uny.ac.id:article/2664 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/jrpm.v1i1.2664
1976 #19 PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA UNTUK SISWA SMK JURUSAN AKUNTANSI DI SLEMAN DENGAN PENDEKATAN PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL Suhartini, Suhartini
Santoso, Rusgianto Heri
Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan perangkat pembelajaran matematika smk kelas xI jurusan akuntansi dengan pendekatan pembelajaran kontekstual yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian adalah research & development (R&D). Penelitian mengembangkan perangkat pembelajaran menggunakan model Borg & Gall. Tahap-tahap yang dilalui sampai diperoleh perangkat pembelajaran matematika yang valid, praktis, dan efektif adalah studi pendahuluan, desain produk, uji ahli, uji coba terbatas dan uji coba lapangan. Subjek uji coba penelitian ini terdiri atas delapan siswa pada uji coba terbatas, 16 siswa pada uji coba lapangan dan dua guru kelas XI Jurusan Akuntansi di SMK 17 Seyegan. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi, lembar penilaian guru, lembar penilaian siswa, dan tes hasil belajar. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran matematika yang meliputi rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar kegiatan siswa (LKS), dan tes hasil belajar (THB) yang valid, praktis, dan efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masing-masing RPP, LKS, dan THB valid, praktis, dan efektif. Kata kunci: pengembangan, perangkat pembelajaran, pendekatan pembelajaran kontekstual
2014-05-01 oai:journal.uny.ac.id:article/2665 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/jrpm.v1i1.2665
1977 #19 PENGARUH MOTIVASI, SELF-EFFICACY DAN LATAR BELAKANG PENDIDIKAN TERHADAP PRESTASI MATEMATIKA MAHASISWA PGSD STKIP-H DAN PGMI IAIH Hamdi, Syukrul
Abadi, Agus Maman
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) pengaruh motivasi, self-efficacy, dan latar belakang pendidikan terhadap prestasi matematika mahasiswa PGSD dan PGMI. (2) perbedaan pengaruh motivasi, self-efficacy, dan latar belakang pendidikan terhadap prestasi matematika mahasiswa PGSD dan PGMI. Jenis penelitian ini adalah penelitian survey dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Rata-rata prestasi belajar matematika mahasiswa PGSD 57,95 (cukup) dan PGMI 50,93 (rendah); rata-rata motivasi mahasiswa PGSD 110 (tinggi) dan PGMI 99,57 (sedang); rata-rata self-efficacy mahasiswa PGSD 86,61 (tinggi) dan PGMI 81,55 (tinggi). (2) Motivasi, self-efficacy dan latar belakang pendidikan secara bersama-sama berpengaruh terhadap prestasi matematika mahasiswa PGSD dan PGMI. Berdasarkan hasil uji-t, motivasi dan self-efficacy masing-masing berpengaruh terhadap prestasi matematika mahasiswa PGSD dan PGMI sedangkan latar belakang pendidikan tidak berpengaruh terhadap prestasi matematika mereka. (3) Uji kesamaan menunjukkan ada perbedaan pengaruh motivasi dan self-efficacy terhadap prestasi matematika mahasiswa PGSD dan PGMI.Kata kunci: motivasi, self-efficacy, latar belakang pendidikan, prestasi matematika
2014-05-01 oai:journal.uny.ac.id:article/2666 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/jrpm.v1i1.2666
1978 #19 PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA BERBASIS MASALAH UNTUK SISWA SMP Rahmawati, Uki
Suryanto, Suryanto
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan model pembelajaran matematika berbasis masalah yang valid, praktis, dan efektif untuk siswa SMP kelas VIII semester 2. Tahap-tahap pengembangan model pembelajaran matematika berbasis masalah terdiri atas (1) tahap pendahuluan, (2) tahap prototiping yang meliputi perencanaan, evaluasi dan revisi, dan (3) tahap penilaian produk. Kualitas model pembelajaran matematika berbasis masalah mengacu pada kriteria kualitas menurut Nieveen yaitu meliputi kriteria valid, praktis, dan efektif. Pembelajaran matematika berbasis masalah diujicobakan di SMP Negeri 15 Yogyakarta dengan melibatkan 33 siswa dan seorang guru matematika. Instrumen dalam penelitian ini terdiri atas (1) instrumen penilaian kevalidan komponen model dan perangkat pendukung pembelajaran, (2) instrumen penilaian kepraktisan dari guru dan siswa, dan (3) instrumen keefektifan yang meliputi lembar tes hasil belajar dan angket apresiasi siswa terhadap pembelajaran matematika berbasis masalah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran matematika berbasis masalah yang mencakup sintak/langkah-langkah pembelajaran, sistem sosial, prinsip reaksi, sistem pendukung dan dampak instruksional dan pendukung, beserta perangkat pendukung pembelajaran telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif.Kata kunci: pengembangan, model pembelajaran, pembelajaran matematika berbasis masalah
2014-05-01 oai:journal.uny.ac.id:article/2667 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/jrpm.v1i1.2667
1979 #19 PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN KOMPETENSI SULIT MATEMATIKA SMA DI RIAU Aisyah, Ummi
Retnawati, Heri
Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan perangkat pembelajaran kompetensi sulit matematika SMA di Provinsi Riau yang berkualitas baik/layak yaitu valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang mengembangkan perangkat pembelajaran kompetensi sulit matematika SMA dengan menggunakan model pengembangan 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel & Semmel yang telah dimodifikasi sehingga hanya memuat tahap pen-definisian, perancangan, dan pengembangan. Penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran kompetensi sulit matematika SMA yang meliputi silabus, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), lembar kegiatan siswa (LKS), dan instrumen tes. Hasil validasi menunjukkan bahwa silabus, RPP, LKS yang dikembangkan memiliki kategori sangat valid untuk masing-masing silabus, RPP, LKS, dan test instrument. Hasil uji coba lapangan menunjukkan bahwa perangkat yang dikembangkan praktis dan efektif. Kepraktisan mencapai hasil sangat baik ditinjau dari penilaian guru dan siswa. Keefektifan ditinjau dari ketuntasan belajar siswa dan hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran. Secara klasikal ketuntasan belajar mencapai 84,38%. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah layak untuk digunakan.Kata Kunci: pengembangan, perangkat pembelajaran, kompetensi sulit matematika
2014-05-01 oai:journal.uny.ac.id:article/2668 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/jrpm.v1i1.2668
1980 #19 KEEFEKTIFAN PENDEKATAN OPEN-ENDED DAN CTL DITINJAU DARI HASIL BELAJAR KOGNITIF DAN AFEKTIF Rahmawati ES, Yeni
Harta, Idris
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan; (1) keefektifan pendekatan open-ended dan CTL ditinjau dari hasil belajar kognitif; (2) keefektifan pendekatan open-ended dan CTL ditinjau dari hasil belajar afektif ;dan (3) perbedaan keefektifan pendekatan open-ended dan CTL ditinjau dari hasil belajar kognitif dan afektif. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu yang menggunakan dua kelompok eksperimen. One sample t-test digunakan untuk mendeskripsikan keefektifan pendekatan open-ended dan CTL pada masing-masing variabel. T2 Hotelling digunakan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan keefektifan pendekatan open-ended dan CTL secara simultan pada keempat variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pendekatan open-ended dan CTL tidak efektif ditinjau dari hasil belajar kognitif; (2) pendekatan open-ended dan CTL efektif ditinjau dari hasil belajar afektif; dan (3) tidak ada perbedaan keefektifan antara pendekatan open-endeddan CTL ditinjau dari hasil belajar kognitif dan afektif.Kata kunci: open-ended, contextual teaching and learning, prestasi belajar, berpikir kreatif, sikap belajar matematika, minat belajar matematika.
2014-05-01 oai:journal.uny.ac.id:article/2669 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/jrpm.v1i1.2669
1981 #19 PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN GEOMETRI SMP MENGGUNAKAN METODE PENEMUAN TERBIMBING PADA KELAS VIII SEMESTER II Yuliyanto, Yuliyanto
Jailani, Jailani
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran geometri SMP yang berkualitas baik/layak digunakan dalam proses pembelajaran dan mendeskripsikan kualitas hasil pengembangan perangkat pembelajaran tersebut. Kualitas hasil pengembangan ditentukan berdasarkan pada kriteria dari Nieveen, yaitu valid, praktis dan efektif. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan perangkat pembelajaran dalam penelitian ini diadaptasi dari model pengembangan Dick & Carey. Tahap-tahap yang dilakukan meliputi (1) analisis kebutuhan dan perumusan tujuan; (2) pengembangan produk; (3) validasi, uji coba, dan revisi; serta (4) kajian produk akhir. Uji coba dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu (1) uji coba/validasi ahli; (2) uji coba skala kecil; dan (3) uji coba skala besar/lapangan. Penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran geometri SMP yang berkualitas dan layak digunakan dalam proses pembelajaran. Masing-masing komponen perangkat pembelajaran tersebut memenuhi kriteria sangat valid, sangat praktis dan efektif.Kata kunci: pengembangan, perangkat pembelajaran, geometri SMP, penemuan terbimbing
2014-05-01 oai:journal.uny.ac.id:article/2670 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/jrpm.v1i1.2670
1982 #19 PENGEMBANGAN INSTRUMEN ASESMEN HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA SMP KELAS VIII SEMESTER 1 Budiman, Agus
Jailani, Jailani
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen asesmen matematika berupa soal tes HOTS yang valid dan reliabel, dan mendeskripsikan kualitas soal tes HOTS untuk mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi pada peserta didik SMP kelas VIII. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang diadaptasi dari model pengembangan Borg & Gall, yang meliputi langkah-langkah sebagai berikut: penelitian dan pengumpulan informasi, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba terbatas, revisi produk awal, uji coba lapangan, dan revisi produk akhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen asesmen HOTS berupa soal tes HOTSyang terdiri dari 24 butir soal pilihan ganda dan 19 butir soal uraian dari aspek materi, konstruksi, dan bahasa dinyatakan valid dan layak digunakan. Instrumen tersebut mempunyai koefisien reliabilitas sebesar 0,713 (soal pilihan ganda) dan sebesar 0,920 (soal uraian). Soal pilihan ganda memiliki rata-rata tingkat kesukaran 0,406 (sedang), rata-rata daya pembeda 0,330 (baik), dan semua pengecoh berfungsi baik. Soal uraian memiliki rata-rata tingkat kesukaran 0,373 (sedang) dengan rata-rata daya pembeda 0,508 (baik).Kata kunci: pengembangan, instrumen asesmen, Higher Order Thinking Skills (HOTS), matematika SMP
2014-11-01 oai:journal.uny.ac.id:article/2671 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/jrpm.v1i2.2671
1983 #19 PERBANDINGAN KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN MATEMATIKA REALISTIK DAN KONVENSIONAL DITINJAU DARI KEMAMPUAN PENALARAN DAN KOMUNIKASI MATEMATIK SISWA Zaini, Ahmad
Marsigit, Marsigit
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan membandingkan keefektifan pembelajaran matematika dengan Pendekatan Matematika Realistik dan Konvensional ditinjau dari kemampuan penalaran dan komunikasi matematika siswa.Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain nonequivalent comparison-group design. Penelitian ini menggunakan dua kelompok eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 15 Banjarmasin yang terdiri dari 6 kelas. Sampel penelitian adalah dua kelas. Penentuan sampel diambil dengan memilih kelas secara acak untuk dikenai perlakuan dengan pembelajaran matematika dengan Pendekatan Matematika Realistik dan pendekatan Konvensional. Instrumen dalam penelitian ini berupa instrument tes kemampuan penalaran dan komunikasi matematika. Koefesien reliabilitas instrumen tes adalah 0,711, dengan SEM adalah 1,741. Untuk mengetahui efektif tidaknya pembelajaran matematika realistik dan pendekatan konvensional pada masing-masing variabel, data dianalisis secara univariat dengan statistik uji one sample t-test pada taraf signifikansi 5%. Kemudian untuk membandingkan keefektifan pembelajaran matematika realistik dan pembelajaran konvensional, data dianalisis secara multivariat dengan taraf signifikansi 5% (0,05) dan ditindaklanjuti dengan analisis secara univariat pada taraf signifikansi 0,025 untuk pengujian dua arah. Hasil penelitian menunjukan bahwa (1) pembelajaran dengan pendekatan matematika realistik tidak efektif ditinjau dari kemampuan penalaran tetapi efektif ditinjau dari kemampuan komunikasi matematika; (2) pembelajaran matematika dengan pendekatan konvensional tidak efektif ditinjau dari kemampuan penalaran dan komunikasi matematik siswa; dan (3) pembelajaran pendekatan matematika realistik lebih baik dari pembelajaran konvensional ditinjau dari kemampuan penalaran dan komunikasi matematik siswa. Kata Kunci: pendekatan matematika realistik, konvensional, kemampuan penalaran , dan kemampuan komunikasi matematika.
2014-11-01 oai:journal.uny.ac.id:article/2672 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/jrpm.v1i2.2672
1984 #19 PERBANDINGAN KEEFEKTIFAN PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING TYPE STAD DAN TYPE TPS PADA PEMBELAJARAN BANGUN RUANG SISWA SMP Wahyuni, Astri
Abadi, Agus Maman
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan pembelajaran cooperative learning (type student team achiement division dan type think-pair-share) dan keefektifan pembelajaran coope-rative learning type student team achiement division dibandingkan dengan pembelajaran cooperative lerning type think-pair-share ditinjau dari aspek ketercapaian standar kompetensi, kemampuan komunikasi matematika, dan berpikir matematis siswa SMP. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment dengan pretest-posttest nonequivalent group design. Populasi dan sampelnya adalah siswa Kelas VIII SMP Negeri 7 Yogyakarta dan siswa Kelas VIII A dan VIII B.Untuk menguji keefektifan metode (type student team achiement division dan type think-pair-share), data dianalisis menggunakan uji one sample t-test. Untuk menguji bahwa metode type student team achiement division lebih efektif daripada metode think-pair-share, data dianalisis menggunakan MANOVA yang dilanjutkan dengan uji t-Benferroni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran (type student team achiement division dan type think-pair-share) efektif dan metode type student team achiement division lebih efektif daripada metode type think-pair-shareditinjau dari aspek ketercapaian standar kompetensi, kemampuan komunikasi matematika, dan berpikir matematis siswa SMP.Kata kunci: Pembelajaran Cooperative Learning Type STAD, Cooperative Learning Type TPS, Ketercapaian Standar Kompetensi, Kemampuan Komunikasi Matematika, Berpikir matematis
2014-11-01 oai:journal.uny.ac.id:article/2673 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/jrpm.v1i2.2673
1985 #19 PENGARUH PERHATIAN ORANGTUA, MOTIVASI BELAJAR, DAN LINGKUNGAN SOSIAL TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP Kurniawan, Didik
Wustqa, Dhoriva Urwatul
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengaruh perhatian orangtua, motivasi belajar, dan lingkungan sosial siswa terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP di Kota Mataram. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif yang bersifat expost facto. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri se Kota Mataram pada semester gasal tahun ajaran 2013/2014. Sampel 12 sekolah dipilih dengan menggunakan teknik stratified random samplingberdasarkan tingkat nilai UN sekolah dan mewakili 6 kecamatan yang ada di Kota Mataram dengan jumlah responden sebanyak 364 orang siswa. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data adalah instrumen tes prestasi belajar matematika kelas VIII yang terdiri dari 25 soal, angket perhatian orangtua siswa, angket motivasi belajar, dan angket lingkungan sosial siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perhatian orangtua, motivasi belajar dan lingkungan sosial secara bersama-sama memberikan pengaruh yang signifikan terhadap prestasi belajar matematika siswa SMP dengan sumbangan sebesar 10,6%. Secara parsial perhatian orangtua dan motivasi belajar memberikan pengaruh terhadap prestasi belajar sementara lingkungan sosial tidak memberikan pengaruh terhadap prestasi belajar.Kata kunci: perhatian orangtua, motivasi belajar, lingkungan sosial, dan prestasi belajar matematika
2014-11-01 oai:journal.uny.ac.id:article/2674 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/jrpm.v1i2.2674
1986 #19 KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN ISK DAN DI DITINJAU DARI MOTIVASI, SIKAP, DAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS Mahmud, Djuwita Amin
Hartono, Hartono
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan dan perbedaan keefektifan model pembelajaran interaktif setting kooperatif dengan direct instruction ditinjau dari motivasi belajar, sikap, dan kemampuan komunikasi matematis. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMA Negeri 3 Ternate yang terdiri dari 5 kelas. Dari populasi yang ada diambil secara acak dua kelas yaitu kelas X-1 dan X-3 sebagai sampel penelitian. Kelas X-1 diberi treatment dengan model pembelajaran interaktif setting kooperatif, sedangkan kelas X-3 dengan model direct instruction. Data penelitian dianalisis dengan statistik uji one sampel t-test, uji MANOVA dengan T2 Hotelling's pada taraf signifikan 0,05 dan uji univariat untuk menentukan model mana yang lebih efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pembelajaran matematika dengan model pembelajaran interaktif setting kooperatif efektif ditinjau dari motivasi belajar, sikap, dan komunikasi matematis sedangkan pada model pembelajaran direct instruction efektif ditinjau dari motivasi belajar dan sikap belajar siswa tetapi tidak efektif ditinjau dari komunikasi matematis; (2) terdapat perbedaan keefektifan antara model pembelajaran interaktif setting kooperatif dengan direct instruction. Model pembelajaran interaktif setting kooperatif lebih efektif daripada model direct instructionditinjau dari motivasi belajar, sikap, dan kemampuan komunikasi matematis siswa kelas X SMA Negeri 3 Ternate.Kata Kunci: Model pembelajaran interaktif setting kooperatif, direct instruction, motivasi belajar, sikap, dan kemampuan komunikasi matematis.
2014-11-01 oai:journal.uny.ac.id:article/2675 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/jrpm.v1i2.2675
1987 #19 ANALISIS KESULITAN GURU MATEMATIKA SMP DALAM PENGEMBANGAN PROFESI DI KABUPATEN WONOSOBO Wibowo, Endro
Jailani, Jailani
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persentase banyaknya guru matematika SMP di Kabupaten Wonosobo yang memahami, melaksanakan, dan mengalami kesulitan pada kegiatan pengembangan profesi guru dan upaya yang telah dilakukan untuk mengatasinya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian descriptive dengan pendekatan survey. Populasi penelitian ini adalah guru matematika SMP di Kabupaten Wonosobo pada tahun pelajaran 2013/2014 yang sudah diangkat sebagai pegawai negeri sipil. Sampel diambil dengan menggunakan prosedur cluster random sampling. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dokumentasi dan quosioner. Teknik analisa data yang dilaksanakan dalam penelitian ini adalah analisis data secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase banyaknya guru matematika SMP di Kabupaten Wonosobo yang memahami, melaksanakan, dan mengalami kesulitan pada kegiatan pengembangan profesi guru, masing-masing berada pada kategori sedang, sedikit, dan sangat sedikit. Selanjutnya, upaya yang telah dilakukan oleh guru matematika SMP di Kabupaten Wonosobo untuk mengatasi kesulitan dalam melaksanakan kegiatan pengembangan profesi diantaranya adalah melaksanakan studi lanjut ke jenjang yang lebih banyak.Kata Kunci: kesulitan guru matematika SMP, kegiatan pengembangan profesi guru
2014-11-01 oai:journal.uny.ac.id:article/2676 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/jrpm.v1i2.2676
1988 #19 PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN TEOREMA PYTHAGORAS DENGAN MEDIA BERBANTUAN KOMPUTER Ayda, Erni
Widjajanti, Djamilah Bondan
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran matematika SMP dengan media berbantuan komputer pada materi teorema Pythagoras yang valid, praktis, dan efektif ditinjau dari prestasi belajar matematika dan mathematics self-efficacy siswa. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang terdiri atas empat tahap, yaitu tahap define, design, develop, dan disseminate. Subjek coba dalam penelitian ini terdiri atas 9 siswa untuk uji coba kelompok kecil dan 30 siswa untuk uji coba lapangan. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 2 Banyubiru, Kabupaten Semarang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar validasi, lembar penilaian guru, lembar penilaian siswa, lembar observasi kegiatan guru, lembar observasi kegiatan siswa, dan kuesioner mathematics self-efficacy. Kriteria keberhasilan dalam penelitian ini adalah jika banyaknya siswa yang memperoleh nilai tes akhir melebihi KKM lebih dari 75% dan siswa yang memiliki skor mathematics self-efficacy pada kriteria tinggi atau sangat tinggi lebih dari 75%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran yang dikembangkan adalah valid, praktis, dan efektif ditinjau dari prestasi siswa dan skor mathematics self-efficacymereka.Kata kunci: pengembangan, silabus, RPP, LKS, media, prestasi belajar siswa, mathematics self-efficacy.
2014-11-01 oai:journal.uny.ac.id:article/2677 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/jrpm.v1i2.2677
1989 #19 KEEFEKTIFAN PBL DAN IBL DITINJAU DARI PRESTASI BELAJAR, KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS, DAN MOTIVASI BELAJAR Farhan, Muhamad
Retnawati, Heri
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan problem-based learning dan inquiry-based learning ditinjau dari prestasi belajar, kemampuan representasi matematis, dan motivasi belajar. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu dengan pretest-posttest nonequivalent group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII MTs sekecamatan Rasana'e Barat Kota Bima dan sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Sartu Atap rasana'e Barat Kota Bima dan tiga kelas dipilih yaitu dua kelas eksperimen dan satu kelas kontrol. Data penelitian dianalisis dengan uji one sample t test, uji Bonferroni pada signifikansi 5% dan uji MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditinjau dari prestasi belajar, kemampuan representasi matematis, dan motivasi belajar: (1) problem-based learning dan inquiry-based learning efektif, (sedangkan pembelajaran konvensional efektif ditinjau dari motivasi belajar siswa), (2) problem-based learning dan inquiry-based learning lebih efektif dibandingkan dengan pembelajaran konvensional, dan (3) problem-based learning lebih efektif dibandingkan dengan inquiry-based learning.Kata Kunci: problem-based learning, inquiry-based learning, prestasi belajar, kemampuan represen-tasi matematika, motivasi belajar siswa.
2014-11-01 oai:journal.uny.ac.id:article/2678 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/jrpm.v1i2.2678
1990 #19 PENGARUH PENDEKATAN OPEN-ENDED DAN PENDEKATAN KONTEKSTUAL TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN SIKAP SISWA TERHADAP MATEMATIKA Setiawan, Raden Heri
Harta, Idris
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keefektifan pembelajaran dengan pendekatan open-ended dan kontekstual pada aspek kemampuan pemecahan masalah dan sikap siswa terhadap matematika dan membandingkan keefektifan kedua pendekatan tersebut pada aspek kemampuan pemecahan masalah dan sikap siswa terhadap matematika. Penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 6 Yogyakarta yang terdiri dari tujuh kelas. Dari populasi yang ada diambil dua kelas yaitu kelas VIII E dan VIII F sebagai sampel penelitian. Instrumen yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah tes kemampuan pemecahan masalah dan angket sikap siswa terhadap matematika. Untuk menguji keefektifan pembelajaran matematika dengan pendekatan open-ended dan pendekatan kontekstual, digunakan analisis one sample t-test. Untuk membandingkan keefektifan pendekatan open-ended dan pendekatan kontekstual, data dianalisis dengan menggunakan uji T2 Hotelling, dan uji t dengan kriteria Bonferroni untuk menentukan pendekatan pembelajaran manakah yang lebih efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pembelajaran matematika dengan pendekatan open-ended dan pendekatan kontekstual efektif pada aspek kemampuan pemecahan masalah dan sikap siswa terhadap matematika, (2) pendekatan open-ended lebih efektif dibandingkan pendekatan kontekstual pada aspek kemampuan pemecahan masalah, (3) pendekatan open-endedtidak lebih efektif dibandingkan pendekatan kontekstual pada aspek sikap siswa terhadap matematika.Kata Kunci: pendekatan open-ended, pendekatan kontekstual, kemampuan pemecahan masalah dan sikap siswa terhadap matematika.
2014-11-01 oai:journal.uny.ac.id:article/2679 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/jrpm.v1i2.2679
1991 #19 PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN PADA MATERI POKOK KALKULUS SMA KELAS XI SEMESTER 2 Sumarno, Sumarno
Wustqa, Dhoriva Urwatul
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran kalkulus SMA kelas XI semester 2 dengan metode pembelajaran kooperatif tipe STAD dan TAI yang layak digunakan dalam proses pembelajaran, serta mendeskripsikan kelayakan perangkat pembelajaran yang dikembangkan tersebut, berdasarkan pada kriteria dari Nieveen, yaitu valid, praktis, dan efektif. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan 4-D yang dikembangkan oleh Thiagarajan, Semmel dan Semmel. Tahap-tahap yang dilakukan meliputi tahap pendefinisian, tahap perancangan dan  tahap pengembangan. Pengembangan perangkat dimulai dari tahap analisis awal-akhir, analisis siswa, analisis materi, analisis tugas, spesifikasi tujuan pembelajaran, pemilihan media, pemilihan format, desain produk. Uji coba dilaksanakan dalam tiga tahap, yaitu uji coba/validasi ahli dan praktisi, uji coba terbatas, dan uji coba lapangan. Penelitian ini menghasilkan perangkat pembelajaran kalkulus SMA yang berkualitas dan layak digunakan dalam proses pembelajaran. Masing-masing komponen perangkat pembelajaran tersebut memenuhi kriteria sangat valid, praktis dan efektif.Kata kunci: pengembangan, perangkat pembelajaran, pembelajaran kooperatif
2014-11-01 oai:journal.uny.ac.id:article/2680 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/jrpm.v1i2.2680
1992 #19 PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN TEOREMA PYTHAGORAS DENGAN PENDEKATAN IDEAL BERBANTUAN GEOGEBRA Fitriyani, Wulan
Sugiman, Sugiman
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan hasil pengembangan perangkat pembelajaran Teorema Pythagoras dengan pendekatan IDEAL berbantuan GeoGebra ditinjau dari prestasi dan motivasi belajar matematika siswa. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan dengan model 4-D dari Thiagarajan, Semmel, & Semmel. Tahapannya meliputi define, design, develop, dan disseminate.Penelitian dilakukan pada siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Pati dengan satu kelas uji coba yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan penyelesaian masalah (TKPM), angket motivasi, lembar validasi, dan lembar penilaian guru dan siswa. Instrumen TKPM digunakan untuk mengetahui prestasi dan daya serap siswa, angket motivasi untuk mengetahui skor motivasi belajar matematika siswa, lembar validasi untuk mengetahui kevalidan produk yang dikembangkan, dan lembar penilaian oleh guru dan siswa untuk mengetahui tingkat kepraktisan produk yang dikembangkan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) produk perangkat pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini berupa silabus, RPP, dan LKS sangat valid; (2) produk perangkat pembelajaran yang dikembangkan sangat praktis bagi guru dan siswa; dan (3) produk perangkat pembelajaran telah memenuhi kriteria sangat efektif ditinjau dari prestasi dan motivasi belajar siswa, sebanyak 83,33% siswa berhasil mencapai KKM yang ditetapkan dan 87,5% siswa memiliki motivasi belajar matematika yang tinggi.Kata Kunci: Teorema Pythagoras, IDEAL, GeoGebra
2014-11-01 oai:journal.uny.ac.id:article/2681 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/jrpm.v1i2.2681
1993 #19 PENGARUH KOMPETENSI GURU TERHADAP KOMITMEN PROFESIONAL DAN DAMPAKNYA PADA KINERJA SERTA KEPUASAN KERJA GURU MATEMATIKA SMP DAN MTS Tafqihan, Zuhdy
Suryanto, Suryanto
Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh model hubungan kausalitas dari variabel-variabel kompetensi, komitmen profesional, kinerja dan kepuasan kerja guru matematika. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru matematika SMP dan MTs di Kabupaten Ponorogo yang berjumlah 262 orang. Sampel sejumlah 82 orang ditentukan melalui teknik two stage cluster random sampling. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner dan lembar penilaian/observasi. Kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data komitmen profesional dan kepuasan kerja guru matematika, sedangkan lembar penilaian/observasi digunakan untuk mengumpulkan data kompetensi dan kinerja guru matematika. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode Structural Equation Modeling (SEM).Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh positif kompetensi terhadap komitmen profesional sebesar 15,9%; (2) terdapat pengaruh positif kompetensi terhadap kinerja sebesar 63,6%; (3) terdapat pengaruh positif komitmen profesional terhadap kinerja sebesar 15,9%; dan (4) terdapat pengaruh positif komitmen profesional terhadap kepuasan kerja sebesar 37,8%. Hasil-hasil penelitian di atas dapat mengkonfirmasi kesimpulan penelitian-penelitian sebelumnya.Kata kunci: kompetensi guru, komitmen profesional, kinerja, kepuasan kerja, Structural Equation Modeling (SEM)
2014-11-01 oai:journal.uny.ac.id:article/2682 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/jrpm.v1i2.2682
1994 #19 Keefektifan pembelajaran matematika berbasis masalah dan penemuan terbimbing ditinjau dari hasil belajar kognitif kemampuan berpikir kreatif Rochani, Sri
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan keefektifan pembelajaran matematika berbasis masalah dan pembelajaran penemuan terbimbing ditinjau dari hasil belajar kognitif dan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VIII SMP. Penelitian ini adalah eksperimen semu. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 5 Yogyakarta tahun pelajaran 2014/2015 yang terdiri atas sembilan kelas. Sampel penelitianmenggunakan kelas VIII.8 dan VIII.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pembelajaran berbasis masalah efektif ditinjau dari hasil belajar kognitif dan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VIII SMP, (2) pembelajaran penemuan terbimbing efektif ditinjau dari hasil belajar kognitif dan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VIII SMP, dan (3) pembelajaran berbasis masalah lebih efektif daripada pembelajaran penemuan terbimbing ditinjau dari hasil belajar kognitif dan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas VIII SMP.Kata Kunci: pembelajaran berbasis masalah, pembelajaran penemuan terbimbing, hasil belajar kognitif, dan kemampuan berpikir kreatif The effectiveness of mathematics problem-based learning and guided discovery learning viewed from the cognitive learning achievement and creative thinking skill AbstractThis research aimed to describe the comparison of the effectiveness of mathematics problem-based learning and guided discovery learning in term of the cognitive learning achievement and creative thinking skill of grade VIII students of junior high school. This research was a quasi-experimental design. The research population included all of grade VIII students of SMP Negeri 5 Yogyakarta in the academic year of 2014/2015 which consisted of nine classes, The sample was classess VIII.8 and VIII.9 randomly selected. The result shows that: (1) mathematics problem-based learning was  effective in terms of the cognitive learning achievement and creative thinking skill of grade VIII students of junior high school, (2) mathematics guided discovery learning was effective  in terms of the cognitive learning achievement and creative thinking skill of grade VIII students of junior high school, and (3) mathematics problem-based learning was more effective than guided discovery learning in terms of the cognitive learning achievement and creative thinking skill of grade VIII students of junior high school.Keywords: problem-based learning, guided discovery learning, cognitive learning achievement and creative thinking skill
pembelajaran berbasis masalah pembelajaran penemuan terbimbing hasil belajar kognitif dan kemampuan berpikir kreatif 2016-11-08 oai:journal.uny.ac.id:article/5722 buka_link ↗ Highlight_link 10.21831/jrpm.v3i2.5722
Menampilkan 1.781 - 1.800 dari total 1.550.696 data