Hasil Scrape Artikel 1.550.696 Paper

ID ↓ ID URL Judul Penulis Deskripsi / Abstrak Subjek / Kata Kunci Tanggal Link Identifier
1670436 #5605 Pembuatan dan Karakterisasi Bahan Organik Berbasis TTF dengan Akseptor TCNQ dan RbZn(SCN)4 Mulyana, Evan
Larasati K, Nadya
S. Rahman, Thoriq
Safriani, Lusi
Taniguchi, H
Risdiana, Risdiana
Telah disintesis bahan organik yaitu TTF-TCNQ dan θ-(BEDT-TTF)2RbZn(SCN)4dengan metode difusi untuk kristal TTF-TCNQ dan metode elektrokimia untuk kristal θ-(BEDT-TTF)2RbZn(SCN)4. TTF-TCNQ merupakan kristal yang di dalamnya terjadi charge transfer yang dapat mengalami penurunan resistivitas ketika suhunya diturunkan. Sedangkan kristal θ-(BEDT-TTF)2RbZn(SCN)4adalah kristal yang mengalami perubahan sudut θ yang mengakibatkan terjadinya kenaikan nilai resistivitas secara signifikan pada suhu tertentu.
2017-01-30 oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/10900 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v1i01.10900
1670435 #5605 Tsunami Wave Height Modelling Using COMCOT Software Based on Maximum Earthquake Scenario in Bali Island Faiza, Nida Nur
Fatimah, Rizkahana
Haryanto, Yosafat Donni
Bahasa Indonesia memiliki potensi bahaya tsunami tertinggi, menempati urutan pertama dari 265 negara. Pulau Bali merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang dikategorikan sebagai wilayah rawan tsunami karena keberadaan Java Megathrust di segmen selatan Bali, yang memiliki magnitudo maksimum hingga M 9,0, yang dapat memicu tsunami. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan tinggi gelombang tsunami dan waktu tiba gelombang berdasarkan skenario gempa maksimum di zona megathrust Bali selatan. Pemodelan dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak COMCOT (Cornell Multi-grid Coupled Tsunami Model). Data yang digunakan dalam pemodelan tsunami terdiri dari data parameter gempa dari Global CMT Catalogue, serta data batimetri dan topografi dari GEBCO, BATNAS, dan DEMNAS. Hasil simulasi menunjukkan bahwa tsunami yang ditimbulkan dapat mencapai ketinggian maksimum hingga 18 meter di Bali selatan. Dari titik-titik tide gauge yang telah dibuat, titik yang terletak di lokasi Nusa Penida menunjukkan amplitudo maksimum hingga 5 meter. Selain itu, simulasi perambatan gelombang tsunami juga menunjukkan bahwa gelombang tsunami membutuhkan waktu sekitar 15-20 menit untuk mencapai daratan pantai selatan Bali dan Nusa Penida pascagempa. Oleh karena itu, diperlukan sistem peringatan dini yang cepat dan pembuatan jalur evakuasi yang efektif untuk mengurangi risiko dan dampak tsunami di Pulau Bali.
2025-08-05 oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/60751 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v9i2.60751
1670434 #5605 Dental Hypnosis Monitoring Device Malik, Nada Qisthina
Fauzan, Naufal Hilmi
Putri, Adiyana
Abdurrochman, Andri
Dental hypnosis monitoring device merupakan suatu alat yang berfungsi untuk memantau kondisi kesadaran seorang pasien kesehatan gigi pada saat terhipnosis. Pada dunia kedokteran gigi khususnya bagi seorang dokter yang menggunakan metode dental hypnosis berguna untuk menenangkan pasien bahkandapat menjadi pengganti anastesi. Alat ini dapat membantu dokter gigi dalam praktek dengan metode dental hypnosis karena dapat memantau kesadaran pasienyang sedang di hypnosis.  Alat ini mengetahui kondisi kesadaran pasien berdasarkan frekuensi gelombang otak pasien yang dideteksi menggunakan elektroda. Frekuensi gelombang otak yang didefinisikan sebagai tanda bahwa seorang pasien berada pada kondisi terhipnosis berada pada rentang 3-10 Hz atau berada pada jangkah gelombang thetadan alpha. Indikasi kondisi terhypnosis dinyatakan dengan warna hijau, diluar itu dinyatakan dengan led berwarna merah.
2019-01-29 oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/20620 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v3i1.20620
1670433 #5605 Identifikasi Bidang Gelincir Berdasarkan Parameter Fisika Batuan (Studi Kasus: Daerah Rawan Longsor Di Jalan Kereta Api Km 110, Purwakarta) Santoso, Budy
Wijatmoko, Bambang
Supriyana, Eddy
AbstrakJalan Kereta Api Km 110, Purwakarta, Jawa Barat adalah salah satu lokasi yang rawan pergerakan tanah. Salah satu faktor yang menyebabkan gerakan tanah di lokasi ini adalah adanya bidang gelincir yang berada di bawah permukaan tanah. Gerakan tanah di lokasi ini merupakan gerakan tanah lama yang aktif kembali karena dipicu oleh infiltrasi air hujan. Secara geologi daerah penelitian termasuk dalam Formasi Subang, terdiri dari: batulempung, breksi dan batupasir. Batulempung merupakan lapisan kedap air, apabila terdapat infiltrasi air hujan, maka air tidak dapat diserap oleh lapisan batuan tersebut, tetapi akan mengalir ke arah bawah lereng. Batulempung yang terkena air akan mengubah sifat kekerasan batulempung menjadi licin, sehingga permukaan batulempung tersebut dapat berfungsi sebagai bidang gelincir. Berdasarkan hasil pengukuran resistivitas, data pengeboran dan analisis laboratorium mekanika tanah, Batulempung memiliki nilai resistivitas: 1 - 5 Ohm.m, permeabilitas: 5,39x10-7 cm/detik dan porositas: 54,99 %.Kata kunci:  bidang gelincir,  permeabilitas,  porositas,  resistivitas.
2020-08-01 oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/27579 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v4i2.27579
1670432 #5605 Studi Komputasi Efek Sonofisika dari Gelembung Mikro terhadap Deformasi Lapisan Logam -, David -
Faizal, Ferry
Hidayat, Sahrul
Siklus kavitasi terjadi ketika gelembung mikro diberikan paparan gelombang ultrasonik, yang merupakan fase pengembangan, osilasi, dan pecahnya gelembung di zat cair. Saat pecah, gelembung mikro akan menghasilkan efek sonofisika berupa tekanan dan suhu yang tinggi, yang dapat digunakan untuk mendefromasi permukaan bahan. Telah dilakukan simulasi berdasarkan model dinamika gelembung Rayleigh–Plesset untuk menginvestigasi pengaruh jari-jari awal gelembung terhadap efek sonofisika yang dihasilkan, dan dampaknya terhadap deformasi lapisan logam. Hasil simulasi menyatakan bahwa gelembung dengan jari-jari awal yang kecil memiliki siklus osilasi yang lebih intens dan menghasilkan efek sonofisika yang lebih besar, sehingga memiliki efektivitas yang lebih tinggi untuk mendeformasi lapisan logam.
2022-02-07 oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/37102 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v6i1.37102
1670431 #5605 Identifikasi Mesoscale Convective Complex (MCC) pada Kejadian Hujan Sangat Lebat di Lombok Barat (Studi Kasus 1 Mei 2021) Intan Sari, Juliani
Saputra, Muhammad Reza
Mesoscale Convective Complex (MCC) merupakan fenomena penting dan berdampak serius pada keakuratan model numerik operasional. Identifikasi MCC berdasarkan kriteria oleh Maddox (1980) dilakukan untuk mengetahui adanya fenomena MCC saat kejadian hujan sangat lebat pada 1 Mei 2021, yang dapat menjadi penyebab tingginya curah hujan pada kejadian tersebut. Penelitian ini mengambil lokasi di daerah yang terdampak banjir saat kejadian hujan sangat lebat 1 Mei 2021, yaitu di Kabupaten Lombok Barat dengan koordinat area 7° s/d 10° LS dan 114° s/d 117° BT. Data yang digunakan meliputi data satelit Himawari-8 kanal IR dan I2. Pola pertumbuhan awan, diamati dengan menggunakan Colored Enhanced Infrared (EIRc). Nilai CAPE didapatkan dengan mengolah data satelit yang menampilkan kontur nilai CAPE. CAPE yang cukup tinggi menunjukkan kondisi atmosfer yang labil dan dapat turut mendukung perkembangan MCC. Syarat suhu puncak awan terpenuhi mecapai 4 jam sebelum fenomena MCC didefinisikan terjadi. Sementara pada fase pembentukannya, nilai eksentrisitas, luasan selimut awan, serta luasan suhu puncak awan terpenuhi jauh melebihi syarat yang digunakan. MCC melingkupi wilayah Lombok terjadi pada sore hari mulai pukul 10.00 UTC selama 7 jam.
2023-08-11 oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/44589 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v7i2.44589
1670430 #5605 Perhitungan Konduktansi Molekuler Sistem Biphenyl dengan Metode Non-Equilibrium Green’s Function (NEGF) Men, Setianto, Liu Kin
Konduktansi molekul bahan organik saat ini sedang dipelajari secara luas dan dikembangkan untuk teknologi elektronik molekuler dan difokuskan pada perangkat molekul tunggal. Disini kami menelaah efek dari berbagai rantai ikatan karbon-karbon (C-C) di antara sistem bifenil terhadap nilai konduktansi molekulernya. Fungsi Green non-equilibrium (NEGF) diimplementasikan dalam metode Tight-Binding (gDFTB) dan digunakan untuk menyelidiki transfer elektroniknya. Akibatnya, ikatan C-C dengan hibridisasi sp2 memiliki konduktansi tertinggi daripada orbital hibrid sp3 dan sp1 karena celah energi HOMO-LUMO paling sempit.
2019-01-29 oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/20584 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v3i1.20584
1670429 #5605 Design of Learning Media for Audacity-Assisted Doppler Effect Practicum Tools Widaningrum, Desy
The Doppler effect is one of the important materials in studying the sound of a still or moving object. The purpose of this study is to develop learning media in the form of Doppler effect practicum tools assisted with audacity. The research method used is Research and Development (R & D). The product produced in this study is a Doppler Effect practicum tool in the form of a source car and a listener car equipped with a speed controller as a speed controller and a speaker as a sound source, a trajectory as long as 3 meter, as well as assisting with audacity on a personal computer or laptop. The audacity-assisted hearing frequency measurement tool was tested by varying the speed of the source car and the direction of the source car, the approaching and farther away from the listener's car. The results of the measuremen of this tools are in accordance with theoretical calculations, having a difference of 0.81 Hz at a speed of 0.33 m/s, a difference of 3.05 at a speed of 0.38 m/s, and a difference of 3.88 at a speed of 0.44 m/s. The relative accuracy of the measurement results to the comparative theoretical value by calculation is 99.9%. Based on the results of this study, it can be concluded that the learning media in the form of Doppler effect practicum tools assisted by audacity that were designed can be applied in physics learning.Keywords: audacity, Doppler effect, practicum tools.
2021-02-12 oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/32035 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v5i1.32035
1670428 #5605 Perbandingan Karakteristik Sel Superkapasitor Berbahan Komposit GO/TiO2 yang Dibuat Melalui Proses Termal Dengan dan Tanpa Autoclave Haq, Saajidah Fathinal
Khanifah, Nur
-, Fitrilawati
Syakir, Norman
Joni, I Made
Pada penelitian ini dibuat komposit rGO/TiO2 menggunakan metode termal dengan menggunakan autoclave dan tanpa autoclave. Komposit rGO/TiO2 tanpa autoclave dibuat dari dispersi GO dan dispersi TiO2 dengan rasio massa 3:2 melalui pemanasan pada 50°C selama 5 jam, sedangkan komposit rGO/TiO2 dengan autoclave dibuat dari dispersi GO dan dispersi TiO2 dengan rasio massa 3:2 melalui pemanasan pada 120oC selama 24 jam. Untuk elektroda superkapasitor dibuat lapisan komposit rGO/TiO2 dibuat pada pelat nickel (Ni) dengan menggunakan teknik UV Oven spraying. Model superkapasitor dibuat dalam bentuk sel simetris yang terdiri dari sepasang lapisan komposit rGO/TiO2 pada pelat Ni sebagai elektroda dan larutan 1M KOH sebagai elektrolit. Superkapasitor yang menggunakan elektroda komposit rGO/TiO2 memiliki performa yang lebih tinggi dibandingkan dengan superkapasitor yang menggunakan elektroda GO dan TiO2 murni. Superkapasitor yang menggunakan elektroda komposit rGO/TiO2 yang dibuat menggunakan autoclaves memiliki performa lebih tinggi daripada superkapasitor yang menggunakan elektroda komposit rGO/TiO2 yang dibuat tanpa autoclaves, dengan nilai kapasitansi spesifik, energi spesifik, dan daya spesifik masing-masing adalah 8,21 F/g, 1,14 Wh/kg, dan 164,1 Watt/kg.
2022-08-09 oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/39946 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v6i2.39946
1670427 #5605 Analysis of Water Meter Accuracy in Pressure Variations and Flow Conditions in Gravimetry Test Equipment Firmansyah, Dudi Adi
A water meter is a device used to measure the volume of water used by customers and is used as a basis for determining water retribution. The influence of pressure both in the position before (upstream) and after the water meter (downstream), then flow conditions that could be temporal and stable also affect on the accuracy of the water meter. Then, in this study, a prototype of a water meter test equipment was made that was able to vary the pressure in two positions and flow conditions and then determine the error of the test water meter automatically from the weighing process. Prototype scales and sensors (pressure gauge sensors, flow gauge sensors and temperature gauge sensors) have accuracy and precision in the range of 93,4%-99,9% and were connected to smartphones via an Android app that has data acquisition capabilities. The test results showed three downward error trends, namely 6,63%-4,70% (Temporal Flow, Upstream Position Pressure Regulation); 4,41%-3,66% (Temporal Flow, Downstream Position Pressure Regulation) and 3,21%-1,76% (Temporal Flow, Downstream Position Pressure Regulation). The results of the analysis showed that the pressure difference between the upstream position and the downstream position that exceeded 0,63 bar caused the test water meter error to exceed the error limit of ±4%, especially in temporal flow conditions compared to stable flow.
2024-02-04 oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/49418 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v8i1.49418
1670426 #5605 Pengaruh Nilai Wettability terhadap Bubble Departure Diameter dan Bubble Departure Frequency Joko Suroto, Bambang
Studi tentang efek dari nilai wettability dari permukaan pada bubble departure diameter dan bubble departure frequency telah dilakukan dengan menggunakan air murni sebagai fluida kerja dan defaat subcooling 0K. Heat transfer block yang digunakan adalah dipoles tembaga/hidrofilik, dan superhydrophilic /TiO2. Hasil penelitian menunjukkan bubble departure diameter lienar dengan nilai besaran contact angle dan nilai bubble departure frequency semakin meningkat dengan menurunnya nilai contact angle hal ini sensuai dengan Model Frist dan bertentangan dengan Zubers model.
2017-07-24 oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/15358 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v1i02.15358
1670425 #5605 Nickel/Cobalt/Manganese Influence to Coulombic/Retention/Capacity Efficiency in Light Electric Vehicle (Lev) Battery Lifecycle: Sistematic Literature Review Rahmah, Dewi Anisa
Hidayat, Sahrul
The global energy transition driven by the challenges of climate change and the mitigation of greenhouse gas emissions has positioned Light Electric Vehicles (LEVs) as a strategic mobility solution in urban environments. The reliability and sustainability of LEV fundamentally depend on the optimization of lithium-ion battery technology, specifically the composition of NCM (Nickel/Cobalt/Manganase) cathode materials. This systematic literature review aims to critically analyze the relationship between the ratio of the elements Ni, Co and Mn to three electrochemical performance metrics, namely specific capacity, Coulombic Efficiency (EC) and capacity retention in the battery life cycle. The PRISMA methodology was applied to identify and screen relevant literature resulting in 12 studies that were included in the analysis. The results of the data review show that there is a fundamental performance dilemma (trade-off) in the NCM cathode. Nickel (Ni) serves as a high specific capacity driver that reaches 220 . However, the proportion of Ni-rich 0.90 to 0.95 is able to increase the sensitivity of the material thereby triggering extreme performance fluctuations and decreased retention due to cation maxing and volumetric instability of the lattice. Meanwhile, Manganase (Mn) and Cobalt (Co) act as structural stabilizers. Mn shows a U-shape performance pattern on EC and retention with a concentration of Mn 0.35 achieves an optimal EC performance of 93%. For Co, a low concentration of 0.05 provides the best balance between EC 93% and capacity retention of 95% although a peak retention point of 98% is achieved at Co 0.15.
2026-02-12 oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/68348 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v10i1.68348
1670424 #5605 Pengaruh Cross-Equatorial Northerly Surge terhadap Kejadian Banjir di Jakarta (Studi Kasus 31 Desember 2019 - 1 Januari 2020) Dewi, Bella Puspita
Amri, Sayful
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Cross-Equatorial Northerly Surge (CENS) yang diduga menjadi pemicu terjadinya hujan lebat yang menyebabkan banjir Jakarta 1 Januari 2020.  Analisis yang digunakan dalam penelitian yaitu analisis deskriptif terhadap data pengamatan, reanalisis, dan  citra satelit dengan menggunakan aplikasi SATAID. Fenomena CENS merupakan Northerly Cold Surge yang mampu melintasi ekuator dan biasanya ditandai dengan adanya peningkatan MSLP di Siberia (Siberian High), kecepatan angin meridional yang lebih dari 5 m/s di wilayah 105˚BT hingga 115˚BT. Hasil dari penelitian ini adalah CENS memicu penguatan angin monsun Asia, sehingga wilayah Jakarta mendapatkan suplai uap air yang besar dari Laut Cina Selatan (LCS) dan memicu terbentuknya sistem awan konvektif yang menyebabkan hujan lebat yang menjadi pemicu terjadinya banjir di wilayah Jakarta dan sekitarnya pada tanggal 1 Januari 2020
2022-02-11 oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/37914 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v6i1.37914
1670423 #5605 Characteristics of PVA/GO Composite Membranes Prepared Using Solution Casting Technique for Reducing Methylene Blue Concentration Ajizah, Fauziah Siti
Ayi Bahtiar, Fitrilawati,
Syakir, Norman
In this study, the composite films of polyvinyl alcohol (PVA) and graphene oxide (GO) that referred as PVA/GO composites were prepared with a solution casting technique to be used as a filtration membrane. PVA/GO solution was prepared by mixing PVA powder, GO dispersion and aqueous solvent, then subjected to a hydrothermal process. The PVA/GO composite solution was cast on the glass substrate, then dried overnight so the solvent evaporated and then the composites films were removed from the substrate. The PVA/GO composite that characterized by SEM indicates that the GO is evenly dispersed within the PVA matrix. The FTIR spectrum of the composite has a sharp peak at 1655 cm-1 that associated with C=O and C=C bonds relating to GO characteristics. The TGA measurement results show that the PVA/GO composite film has better thermal stability than the PVA film. The PVA/GO composite films have been used as filtration membranes to reduce the concentration of methylene blue (MB) solutions contained in water. The filtration experiment that performed at various pressures showed that the permeability of the PVA/GO composite membranes was relatively constant at each pressure. Membrane permeability at pressures of 20 psi, 30 psi and 45 psi for PVA membranes are 1.95×10-3,  2.08×10-3 and 2.00×10-3 Darcy, while for PVA/GO composite membranes are 2.49×10-4, 1.22×10-3 and 2.23×10-3 Darcy
2023-02-09 oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/40650 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v7i1.40650
1670422 #5605 ANALISIS KEJADIAN HUJAN ES BERDASARKAN FAKTOR CUACA DAN PENGGUNAAN TEKNIK RGB PADA CITRA SATELIT HIMAWARI-9 (STUDI KASUS PENGADEGAN, JAKARTA SELATAN 17 DESEMBER 2022) Kaseger, William Antonio
Hujan es (Hail) sangat jarang terjadi di Indonesia, hal tersebut dikarenakan lapisan beku atau freezing level yang cukup tinggi dibandingkan dengan negara lain. Pada studi kasus ini, dianalisis di wilayah Pengadegan, Jakarta Selatan pada 17 Desember 2022. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi beberapa hal yang menjadi faktor dalam terjadinya fenomena tersebut seperti faktor cuaca skala global, analisis awan menggunakan teknik RGB, dan analisis indeks labilitas atmosfer menggunakan data radiosonde. Untuk faktor cuaca skala global dilakukan analisis ENSO ,anomali SST, dan MJO. Pada analisis RGB digunakan fitur timeseries dimana fitur ini dilakukan dengan menggunakan deret waktu untuk mengetahui suhu puncak awan, lalu dengan teknik Day Convective Storm dimana teknik ini untuk mengetahui fase awan konvektif yang kemudian menghasilkan presipitasi. Kemudian menggunakan teknik 24-hour microphysics yang berfungsi untuk mengetahui kandungan air dan partikel-partikel dalam awan konvektif. Lalu menggunakan teknik Airmass dapat diidentifikasi adanya massa udara hangat yang mempercepat terbentuknya awan cumulonimbus. Data radiosonde yang digunakan untuk mengetahui indeks labilitas atmosfer dan pola angin. Dengan data tersebut dapat diketahui kestabilan kondisi atmosfer wilayah Pengadegan, Jakarta Selatan. Setelah dilakukan pengolahan dan identifikasi, dapat disimpulkan bahwa kejadian hujan es di Pengadegan, Jakarta Selatan pada 17 Desember 2022 dipengaruhi oleh fenomena La-niña yang aktif pada waktu kejadian. Faktor lain seperti MJO tidak mempengaruhi dikarenakan pada saat kejadian MJO dalam fase tidak aktif. Kemudian awan cumulonimbus yang terbentuk tidak berada tepat pada wilayah terdampak ada faktor lain seperti arah dan kecepatan angin yang mempengaruhi mengapa fenomena tersebut terjadi pada wilayah yang tidak terdapat awan cumulonimbus.
2024-08-06 oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/52848 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v8i2.52848
1670421 #5605 Investigasi Gerakan Tanah dan Akuifer Menggunakan Metode Electrical Resistivity Tomography di Sekitar Lereng BGG Jatinangor Santoso, Budy
Risdiana, Setianto,
Hilman Mohammad, Imran
Penelitian gerakan tanah dan akuifer telah dilakukan disekitar lereng Bandung Giri Gahana (BGG), Jatinangor, pada bulan Juni – November 2017. Faktor pemicu terjadinya gerakan tanah yaitu adanya batuan yang dapat berfungsi sebagai bidang gelincir serta lapisan pembawa air (akuifer). Bidang gelincir adalah bidang yang berada pada lapisan yang stabil dan bersifat kedap air (impermeable). Akuifer adalah lapisan batuan yang permeable baik yang terkonsolidasi atau yang tidak terkonsolidasi dengan kondisi jenuh air. Metode Geofisika yang dapat mengidentifikasi bidang gelincir dan akuifer yaitu Metode Geolistrik Electrical Resistivity Tomography (ERT). Berdasarkan hasil pengukuran ERT, bidang gelincir terdapat pada lempung pasiran dengan nilai resistivitas : (50 – 78) Ohm.m, sedangkan bidang geser yang menyebabkan pergerakan tanah terdapat pada bahan rombakan dengan nilai resistivitas : (79 – 660) Ohm.m. Berdasarkan hasil pengukuran ERT, gerakan tanah yang terdapat dilokasi penelitian pergerakannya lambat sehingga dikategorikan ke dalam tipe rayapan. Lapisan pasir (akuifer) yang terdapat dibawah bidang geser memiliki resistivitas rendah dengan nilai : (9 – 25) Ohm.m.
2018-01-30 oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/15392 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v2i1.15392
1670420 #5605 Prototipe Alat Bantu Baca untuk Digitalisasi Meter kWh Mekanik Firmansyah, Vera
Nadhira, Vebi
Normasari, Desy
Afifah, Umi
Meter kWh merupakan alat yang digunakan untuk mengukur besarnya energi listrik. Menurut jenisnya, meter kWh dibagi menjadi dua yaitu meter kWh mekanik dan meter kWh digital. Meter kWh termasuk alat ukur yang wajib tera dan tera ulang berdasarkan Undang-undang Metrologi Legal. Pada saat pengujian meter kWh dengan standar, proses pembacaan meter kWh mekanik masih menggunakan manual (secara visual). Skala meter kWh mekanik memiliki resolusi sebesar 0,01 kWh. Untuk meningkatan ketepatan dalam pembacaan skala yang dapat meningkatkan akurasi hasil pengujian, maka dibuatlah prototipe alat bantu baca skala meter kWh mekanik. Prototipe ini memanfaatkan tanda hitam piringan meter kWh yang dideteksi oleh sensor optik TCRT5000 pada mikrokontroler arduino. Jumlah putaran pada meter kWh sebanding dengan nilai kWh yang ditampilkan. Hasil uji karakteristik sensor menghasilkan jarak optimal sensor terhadap piringan ±2 mm. Sedangkan hasil pengujian prototipe untuk akurasi sebesar 100%, presisi sebesar 100%, bias sebesar 0% dan eror sebesar 0%. Hasil pengujian prototipe di atas dilakukan pada 0 – 12 putaran piringan meter kWh.
2019-09-28 oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/21733 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v3i2.21733
1670419 #5605 Synthesis and Characterization of Water Hyacinth Porous Carbon for Lithium Sulfur Battery Cathode Composites Nurhilal, Otong
Hidayat, Sahrul
., Risdiana
Water hyacinth as a weed plant is a type of biomass with a fast growth rate. This condition causes problems in the environment and has a negative impact on life, including health and economic problems. To provide added value to the utilization of water hyacinth, a synthesis and characterization of porous carbon from water hyacinth has been carried out which is used as a sulfur cathode matrix in lithium sulfur batteries. From the results of the N2 adsorption-desorption test, the surface area of porous carbon was 297.7 m2/g and the total pore volume was 0.332 cm3/g. The results of the composite test showed that the sulfur content in the composite for a ratio of 1:2.5 was 60.6 wt%. The cathode of a lithium sulfur battery has been made from a composite with a thickness 100 mm and a sulfur loading of 2.80 mg/cm2. The initial discharge capacity of the battery is 264 mAh/g with a coulomb efficiency of up to 70%. Battery discharge capacity of 175.5 mAh/g at 50th cycle.
2023-08-11 oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/43356 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v7i2.43356
1670418 #5605 Alat Perangkap Hama dengan Metode Cahaya UV dan Sumber Listrik Panel Surya Alamsyah, Wahyu
Nurhilal, Otong
Yuda Mindara, Jajat
Hi Saad, Aswad
Setianto, Setianto
Hidayat, Sahrul
Pada kegiatan pengabdian pada masyarakat ini, telah berhasil didesain dan dibuat alat perangkap hama dengan basis cahaya UV yang sumber listriknya dari panel surya. Untuk memudahkan di dalam  penggunaannya, alat telah dilengkapi dengan kontroler sehingga pengisian baterai dan penyalaan lampu dapat diatur waktunya secara otomatis. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan, alat dapat berfungsi dengan baik, yaitu pengisian baterai berlangsung normal dan pada saat matahari terbenam, secara otomatis lampu UV menyala selama 10 jam. Setelah menyala 10 jam lampu UV akan mati secara otomatis untuk menghemat dan mengefisiensikan daya listrik yang digunakan. Berdasarkan hasil pengujian alat telah berfungsi dengan baik dan dapat menjebak hama yang biasa aktif di malam hari.
2017-01-30 oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/10915 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v1i01.10915
1670417 #5605 Analisa Sistem Monitoring Gempa Bumi Berbasis Arduino Uno Rusdiana, Nadia
Maghfiroh, Lailatul
Syafiqoh, Rizka Putri
Cahyani, Lia Amelia
Nisa', Nafista Rohmatun
Nurita, Tutut
Mahdiannur, Muhammad Arif
Subekti, Hasan
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem monitoring gempa berbasis Arduino Uno di Pulau Bawean, yang rawan terhadap aktivitas tektonik di Laut Jawa. Menggunakan sensor getar SW-420, alat ini mampu mendeteksi getaran tanah akibat gempa dan memberikan peringatan dini melalui buzzer ketika aktivitas seismik mencapai ambang batas tertentu. Data yang diperoleh dari sensor dikendalikan oleh mikrokontroler Arduino Uno, kemudian ditampilkan pada layar LCD untuk memudahkan analisis dan pemantauan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dan melibatkan beberapa tahapan desain perangkat keras dan perangkat lunak. Hasil simulasi menunjukkan bahwa alat ini dapat memberikan informasi yang akurat dan responsif mengenai frekuensi serta amplitudo getaran. Dengan potensi pengembangan lebih lanjut, sistem ini diharapkan dapat menjadi solusi praktis untuk memitigasi risiko bencana di wilayah-wilayah rawan gempa seperti Pulau Bawean.Kata Kunci: Sistem monitoring gempa, Arduino Uno, sensor getar SW-420, Pulau BaweanThis research aims to develop an Arduino Uno-based earthquake monitoring system on Bawean Island, which is prone to tectonic activity in the Java Sea. Using the SW-420 vibration sensor, this tool is able to detect ground vibrations due to earthquakes and provide early warning via buzzer when seismic activity reaches a certain threshold. The data obtained from the sensor is controlled by the Arduino Uno microcontroller, then displayed on the LCD screen to facilitate analysis and monitoring. This research uses the Research and Development (R&D) method and involves several stages of hardware and software design. Simulation results show that this tool can provide accurate and responsive information regarding vibration frequency and amplitude. With the potential for further development, it is hoped that this system can become a practical solution for mitigating disaster risk in earthquake-prone areas such as Bawean Island.Keywords: Earthquake monitoring system, Arduino Uno, SW-420 vibration sensor, Bawean Island
2025-02-06 oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/59360 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/jiif.v9i1.59360
Menampilkan 2.741 - 2.760 dari total 1.550.696 data