| ID ↓ | ID URL | Judul | Penulis | Deskripsi / Abstrak | Subjek / Kata Kunci | Tanggal | Link Identifier |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1671596 | #8617 | Pendampingan Usaha Pemberdaya Good Agricultural Practices “Lidi Kelapa” Melalui Peningkatan Business Sustainability dan Business System Information Pada UMKM Sapua Craft Kab.Pangandaran |
Sitio, Nurul Mardhiah Kurniawati, Linda Thirafi, Luthfi Fauzan, Farisadri |
Produksi kelapa yang optimal memerlukan teknik budidaya yang tepat, namun sering kali terhambat oleh kurangnya pengetahuan petani.Di Kabupaten Pangandaran, UMKM Sapua Craft membuat berbagai produk kerajinan tangan dengan lidi kelapa. Pencatatan keuangan, pembayaran, dan pemasaran masih dilakukan secara manual, yang menghambat efisiensi operasi. Untuk meningkatkan efisiensi operasional Sapua Craft, penelitian ini mengeksplorasi berbagai platform digitalisasi sistem informasi dan keberlanjutan bisnis. Dalam penelitian ini, observasi lapangan dan wawancara dilakukan dengan pemilik usaha kecil dan menengah (UMKM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan e-commerce dan aplikasi buka warung bermanfaat karena mempermudah pencatatan keuangan, memperluas jalur pemasaran, dan meningkatkan diversifikasi produk. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa penggunaan teknologi dapat membawa perubahan positif dalam operasional UMKM Sapua Craft.
|
Kelapa; UMKM; digitalisasi; Sapua Craft; E-commerce | 2025-02-11 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/60809 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v6i1.60809 |
| 1671595 | #8617 | Pelatihan Kecukupan Kebutuhan Nutrisi Sapi Perah Periode Laktasi dan Kering Kandang Di Kelompok Mitra Amanah Pagerageung Tasikmalaya |
Christi, Raden Febrianto Suharwanto, Dwi Suryanah, Sari Salimah, Aldena Bina Sudrajat, Ajat |
Sapi perah adalah ternak yang dapat menghasilkan produksi susu dan bagian dari sumber gizi Masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup. Produksi susu yang dihasilkan dari seekor sapi perah sangat tergantung kepada aspek lingkungan salah satunya manajemen pakan. Periode yang diperhatikan adalah laktasi dan kering kandang. Tujuan kegiatan pelatihan untuk meningkatkan kemampuan peternak dalam mengetahui serta mengevaluasi kebutuhan nutrisi sapi perah periode laktasi dan kering kandang. Kegiatan ini diikuti oleh peternak sapi perah yang masuk pada anggota kelompok mitra amanah Kecamatan Pageurageung Kabupaten Tasikmalaya. Kegiatan ini dibagi menjadi 5 tahapan yaitu 1) Pengisian pre-test yang wajib dikerjakan oleh setiap individu tentang materi yang akan diberikan tentang pengetahuan dan evaluasi kebutuhan kecukupan ransum sapi perah periode laktasi dan kering kandang. 2) Penjelasan materi kecukupan kebutuhan pakan berdasarkan hasil analisis bahan pakan 3) Diskusi atau tanya jawab. 5) Pengisian post-test terhadap peserta individu untuk mengetahui sejauhmana pemahaman materi yang diberikan. Hasil kegiatan menunjukan bahwa pre test mengenai kecukupan nutrien pakan sapi menghasilkan persentase nilai sedikit sehingga setelah kegiatan pematerian selesai nilai post test meningkat. Kegiatan pelatihan evaluasi kecukupan nutrien pakan sapi perah periode laktasi dan kering kandang mampu memberikan respon positif serta meningkatkan pengetahuan di tingkat peternak.
|
nutrisi, sapi perah, laktasi, kering kandang | 2025-08-13 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/65041 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v6i2.65041 |
| 1671594 | #8617 | Peningkatan Pengetahuan Ibu Rumah Tangga di Desa Parigi Kabupaten Pangandaran Melalui Pelatihan Yogurt Susu Kambing |
Yuniarti, Endah Anggraeni, Gina Rahma, Yusri Lutfia Putra, Diega Yanuar Maulild, Deden Yusman |
Pemberdayaan ibu rumah tangga merupakan salah satu upaya penting dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga dan masyarakat. Kabupaten Pangandaran merupakan salah satu wilayah pesisir yang memiliki peternakan kambing perah yang cukup potensial, namun pemanfaatannya belum optimal sehingga nilai tambah yang dihasilkan masih rendah. Kegiatan pelatihan pengolahan yogurt susu kambing dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu rumah tangga dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk yang lebih tahan simpan, bergizi, serta memiliki peluang usaha. Metode kegiatan meliputi penyuluhan mengenai manfaat susu kambing dan konsep pangan fungsional, diikuti dengan praktik langsung pembuatan yogurt susu kambing. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta yang terlihat dari perbandingan nilai sebelum dan sesudah pelatihan. Peserta memahami prinsip dasar fermentasi, teknik pengolahan, serta pentingnya sanitasi dalam produksi pangan. Selain itu, seluruh peserta mampu menghasilkan yogurt dengan kualitas yang baik. Hasil pelatihan dengan praktik langsung mampu meningkatkan pemahaman ibu rumah tangga dalam mengolah pangan lokal serta penguatan keterampilan peserta mengenai ketahanan pangan melalui diversifikasi produk serta peluang usaha rumah tangga.
|
Ketahanan pangan; pelatihan; susu kambing; yoghurt | 2026-02-11 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/69511 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v7i1.69511 |
| 1671593 | #8617 | Counseling and Dissemination of Mapping Potential Sources of Processed Waste in Cijulang District, Pangandaran. |
ANDHIKAWATI, AULIA PERMANA, REGA |
Pangandaran has potential for developing multisectoral fisheries and marine science, such as marine tourism, aquaculture, marine culture, fishing, and fishery processing. The increase of fishery potential is followed by the development of the fishery product technology which is spread ini every sub district both on a large scale or houshold scale in the form of micro, small, and medium enterprises. The development of fishery based products has the potential to be implemented in Pangandaran. The development of fishery processing activities also indicates an increase in the potential for solid or liquid waste production. In order for fishery processing activities in Pangandaran always sustainable with zero waste principle, structured information is needed. There are three Poklahsar in Parigi District that produce salted fish, nuget, and jambal salted fish. The average total volume of waste is less than 20 kg/ month.
|
Ikan, ikan asin, pengolahan ikan, limbah perikanan, Pangandaran Perikanan | 2023-02-14 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/45109 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v4i1.45109 |
| 1671592 | #8617 | Penyuluhan Dan Pelatihan Analisis Potensi dan Pengolahan Limbah Peternakan Domba Pada Kelompok Peternak Di Desa Pajagan, Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang |
HIDAYATI, YULI ASTUTI Marlina, Eulis Tanti Harlia, Ellin Badruzzaman, Deden Zamzam |
Budidaya ternak domba secara intensif menyebabkan limbah yang dihasilkan terkonsentrasi pada satu tempat, sehingga perlu dilakukan pengolahan agar tidak menimbulkan pencemaran. Limbah ternak domba meliputi feses, urin dan sisa pakan, limbah tersebut mengandung bahan organic dan sejumlah mikroorganisme indigenous. Mikroorganisme ini terdiri dari mikroorganisme pengurai dan mikroorganisme pathogen. Proses pengolahan limbah ternak domba melibatkan mikroorganisme pengurai dan dalam proses penguraian bahan organic limbah menimbulkan panas yang dapat mengurangi dan membunuh mikroorganisme patogen. Penguraian bahan organik limbah melalui proses fermentasi aerob dan mineralisasi menjadi unsur hara yang dapat dimanfaatkan oleh tanaman. Peserta pelatihan adalah bapak-bapak anggota kelompok ternak. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang pengolahan limbah peternakan domba menjadi beberapa produk yang bermanfaat. Hasil identifikasi dan analisis pengetahuan tentang cara beternak domba 56%, jenis limbah yang dihasilkan dari peternakan domba 63%, limbah peternakan domba harus diolah 10%, perubahan feses domba yang ditumpuk menjadi pupuk organic padat 10%, cara mengolah limbah peternakan domba 10%, metode pengolahan limbah secara terpadu 0%, Vermicomposting0%, Ecoenzym 15%, kualitas pupuk organik cair 27%, kualitas pupuk organic padat 30%, setelah mengikuti penyuluhan dan pelatihan pengetahuan tersebut dapat dimengerti 100%.
|
penyuluhan, pelatihan, limbah domba, pengolahan terpadu | 2025-02-11 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/60121 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v6i1.60121 |
| 1671591 | #8617 | Edukasi Dampak dan Pencegahan Ghost Fishing kepada Nelayan di Pelabuhan Perikanan Cikidang Pangandaran |
Dewanti, Lantun Paradhita Khoerunnisa, Nurani Putra, Pringgo Kusuma Dwi Noor Yadi Apriliani, Izza Mahdiana Khan, Alexander M. A. |
Pelabuhan Perikanan Cikidang yang terletak di Desa Babakan Kecamatan Pangandaran, merupakan pusat aktivitas perikanan tangkap dengan berbagai jenis alat tangkap seperti jaring insang hanyut, trammel net, rawai dasar, dan liong bun. Namun, penggunaan alat tangkap ini sering menimbulkan masalah, seperti hilangnya alat tangkap di laut yang berpotensi menyebabkan ghost fishing. Ghost fishing berdampak serius pada ekosistem laut, termasuk kerusakan habitat, penurunan populasi ikan, serta kerugian ekonomi akibat menurunnya hasil tangkapan. Alat tangkap yang ditinggalkan, hilang, dan dibuang (Abandoned, Lost, and Discarded Fishing Gear/ALDFG) bahkan telah diakui sebagai masalah global dengan dampak ekologis dan sosial ekonomi yang signifikan. Pemahaman nelayan di Pelabuhan Perikanan Cikidang mengenai ghost fishing masih minim. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan sebagai upaya edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran nelayan tentang dampak dan pencegahan ghost fishing. Pengabdian ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tridharma perguruan tinggi yang bertujuan mendukung pengelolaan perikanan berkelanjutan dan mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga ekosistem laut. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap edukasi bagi masyarakat nelayan di Pelabuhan Perikanan Cikidang tentang kelestarian sumber daya perikanan.
|
Fishers; fishing gear; fishing port; ghost fishing; fisheries | 2025-02-11 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/61314 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v6i1.61314 |
| 1671590 | #8617 | Pendampingan Pengembangan Peternakan Domba Berbasis Analisis Kesesuaian Lahan: Kestabilan Pondasi, Potensi Erosi, dan Mitigasi Bencana di Desa Bangunjaya |
Ismiraj, Muhammad Rifqi Wulansari, Asri Millah, Riza Saepul Fadlina, Siti Agung, Witanto |
Kegiatan ini merupakan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan membantu masyarakat Desa Bangunjaya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran dalam mendirikan peternakan domba yang terencana dan berkelanjutan. Pendampingan dilakukan melalui analisis kesesuaian lahan yang mencakup tiga aspek utama: kestabilan pondasi, potensi bencana alam, dan potensi erosi. Hasil analisis menunjukkan bahwa dari total luas wilayah 1.449,84 Ha, sebagian besar (1.428,70 Ha) memiliki kestabilan pondasi sedang, sedangkan sebagian kecil lainnya (21,13 Ha) memiliki kestabilan pondasi rendah sehingga memerlukan perencanaan konstruksi khusus. Seluruh area desa termasuk dalam kategori risiko bencana alam sedang, terutama terkait ancaman gerakan tanah dan aktivitas seismik, yang mengharuskan integrasi strategi mitigasi bencana dalam perencanaan pembangunan kandang domba. Selain itu, wilayah Desa Bangunjaya juga memiliki dominasi potensi erosi sedang (1.428,71 Ha) dengan sebagian kecil area memiliki potensi erosi tinggi (21,13 Ha), terutama disebabkan oleh kondisi topografi perbukitan hingga pegunungan dengan kemiringan yang curam. Oleh karena itu, direkomendasikan penerapan metode konservasi tanah baik secara vegetatif maupun mekanis. Secara keseluruhan, pendampingan ini menegaskan perlunya integrasi mitigasi bencana dan konservasi lahan dalam upaya mendukung peternakan domba yang aman, produktif, dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
|
2025-08-13 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/62111 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v6i2.62111 | |
| 1671589 | #8617 | Pembekalan Teknik Penjualan Melalui Media Online untuk Hasil Olahan Komoditi Pertanian dan Perikanan pada Aliansi Perempuan Peduli Lingkungan Sumedang (APPeLS) Desa Cikeruh, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang |
Apriliani, Izza Mahdiana Rizal, Achmad Suryana, Asep Agus Handaka |
Peranan ibu rumah tangga dalam keluarga tidak hanya terpaut pada aktivitas rutin yang menjenuhkan. Emansipasi dan kesetaraan gender menjadikan seorang ibu rumah tangga dapat ikut berperan aktif dalam membantu penguatan ekonomi keluarganya. Aktifitas-aktifitas positif yang dapat menghasilkan keuntungan dapat dikerjakan oleh ibu rumah tangga di waktu-waktu senggang mereka. Hal inilah yang terlihat dari Aliansi Perempuan Peduli Lingkungan Sumedang (APPeLS) yang memiliki keterampilan usaha dalam membuat produk olahan pertanian dan perikanan yang memiliki nilai jual yang cukup menjanjikan. Namun demikian, kurangnya pengetahuan mengenai teknik pemasaran dan penjualan menjadi batu sandungan bagi kelompok pemberdayaan perempuan APPeLS dalam mengembangkan usahanya. Era digitalisasi yang terjadi pada zaman ini mempermudah proses-proses pemasaran dan penjualan produk secara online. Penguasaan penggunaan teknologi pemasaran dengan media online menjadi suatu keterampilan yang harus dimiliki oleh kelompok APPeLS. Pembekalan mengenai teknik penjualan melalui media online untuk hasil olahan komoditi pertanian dan perikanan pada kelompok APPeLS, Desa Cikeruh, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sukabumi telah berhasil dilaksanakan. Setidaknya lebih dari 80% indikator capaian keberhasilan telah terpenuhi. Melalui pembekalan ini, antusiasme peserta kelompom APPeLS dalam mengembangkan penjualan dan pemasaran produk penjualannya secara online tumbuh dengan baik. Mereka memiliki harapan yang besar untuk dapat segera mengaplikasikan keterampilan baru yang mereka miliki untuk dapat mengembangkan pemasaran dan penjualan produk olahan perikanan mereka untuk dapat mendatangkan penghasilan outcome yang lebih produktif.
|
digitalisasi; pemasaran; pemberdayaan perempuan; produk olahan | 2021-08-07 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/34475 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v2i2.34475 |
| 1671588 | #8617 | Pelatihan Pemanfaatan Minyak Jelantah Menjadi Lilin pada Istri Kelompok Peternak di Desa Kondangjajar, Pangandaran |
Wulansari, Asri Yuniarti, Endah Ismiraj, Muhammad Rifqi |
Program pemberdayaan masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pelatihan mengenai pengolahan minyak jelantah menjadi lilin, yang ditujukan khusus bagi istri kelompok peternak di Desa Kondangjajar, Pangandaran. Program ini bertujuan untuk mengatasi dampak negatif pembuangan limbah minyak jelantah terhadap lingkungan dan risiko kesehatan akibat penggunaan minyak secara berulang, sekaligus mempromosikan praktik berkelanjutan dan peluang ekonomi. Kegiatan ini meliputi 3 sesi utama yaitu pemaparan materi (metode ceramah), praktik langsung (demonstrasi) dan sesi diskusi. Sesi pemaparan materi mengenai bahaya pembuangan limbah minyak jelantah yang tidak tepat serta dilanjutkan dengan pelatihan praktis dalam mengolah minyak jelantah menjadi lilin dengan menggunakan bahan sederhana. Pelatihan yang melibatkan 12 peserta ini berlangsung selama satu hari dan bekerja sama dengan bank sampah lokal. Peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dan secara aktif terlibat dalam proses pelatihan, sehingga memperoleh keterampilan baru yang dapat diterapkan untuk kebutuhan rumah tangga maupun kewirausahaan. Hasil kegiatan ini menunjukkan manfaat ganda, yaitu mengurangi pencemaran lingkungan dan menyediakan sumber penerangan alternatif dengan memanfaatkan limbah minyak. Inisiatif ini menjadi model dalam pengelolaan limbah yang ramah lingkungan sekaligus bernilai ekonomi.
|
Peternakan; Lingkungan minyak jelantah; pembuatan lilin; pengelolaan limbah; pemberdayaan masyarakat; keberlanjutan lingkungan | 2024-12-31 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/59996 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v5i2.59996 |
| 1671587 | #8617 | Penerapan Fodder Hidroponik sebagai Pakan Stimulan pada Kambing Muda di Peternak Kambing Etawa Trajumas | Septian, Mohamad Haris |
Kematian yang tinggi pada kambing usia muda dapat diakibatkan oleh saluran pencernaan yang belum sempurna dan manajemen pemberian pakan yang tidak sesuai dengan kebutuhan ternak. Tujuan pengabdian adalah untuk menanggulangi keterbatasan kesediaan pakan dan tingginya kematian kambing muda masa peralihan di Kelompok Peternak Ettawa Trajumas. Metode Pengabdian yang dilakukan adalah penyuluhan dengan pendekatan survey dan observasi lapangan, sosialisasi, dan pelatihan. Berdasarkan hasil survey dan observasi diketahui bahwa hanya sebesar 14,28%Â Â dari 14 anggota kelompok yang telah mengetahui mengenai budidaya tanaman pakan dengan metode Fodder hidroponik. Sebanyak 7,14% dari anggota kelompok yang telah mempunyai pengalaman menanam dengan metode fodder hidroponik. Hasil dari pengabdian adalah terbentuknya sistem hidroponik fodder otomatis serta dihasilkannya fodder sorgum yang memiliki kandungan protein kasar sebesar 19,05% dengan tinggi tanaman hingga 22 cm pada umur panen 14 hari. Penanaman sorgum dengan metode sorgum hidroponik mampu menghasilkan pakan kualitas tinggi yang berpotensi sebagai pakan stimulan. Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah membuat formulasi ransum khusus untuk ruminansia masa peralihan berbasis fodder sorgum, melakukan pengujian ransum berbasis fodder sorgum secara komprehensif hingga didapatkan formulasi yang terbukti efektif dan efisien sebagai pakan khusus kambing muda.
|
Fodder hidroponik; sorgum; kambing muda | 2026-02-11 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/67817 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v7i1.67817 |
| 1671586 | #8617 | Pembekalan Keselamatan Kerja di Atas Kapal Fiber kepada Nelayan dalam Mendukung Operasi Penangkapan Ikan di Kabupaten Tangerang |
Apriliani, Izza Mahdiana Rizal, Achmad Putra, Pringgo KDNY Akbarsyah, Nora Purwangka, Fiz Mawardi, Wazir Novita, Yopi |
Aktivitas operasi penangkapan ikan di atas kapal merupakan salah satu kegiatan dengan tingkat resiko yang tinggi di dunia. kegiatan tersebut memiliki resiko yang dapat memberikan kerugian pada aspek materil hingga keselamatan nelayan di atas kapal. Kecelakaan kapal yang terjadi di sekitar perairan Indonesia setiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Kecelakaan kerja yang terjadi pada kegiatan penangakapan ikan di atas kapal, terjadi pada setiap ukuran dan jenis kapal, salah satunya adalah kapal penangkap ikan yang menggunakan bahan fiber. Oleh karena itu, dibutuhkan pengetahuan dan keterampilan khusus bagi nelayan yang menggunakan kapal berbahan fibreglass dalam melakukan operasi penangkapan ikan. Penyampaian pentingnya keselamatan kerja diatas kapal bersifat komunikasi persuasif kepada nelayan. Berdasarkan kegiatan pembekalan secara keseluruhan, baik dalam bentuk ceramah maupun diskusi keselamatan kerja di atas kapal fiber disimpulkan bahwa nelayan memahami pentingnya penyebab kecelakaan di laut. Serta adanya peningkatan skill nelayan dalam keselamatan kerja diatas kapal fiber.
|
Pengabdian; Perikanan; Perikanan Tangkap; Kapal Penangkap Ikan; Keselamatan Kerja ABK; Area Kerja; FRP; Pelayaran; Perlindungan Diri Keselamatan Kerja | 2020-08-25 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/28888 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v1i1.28888 |
| 1671585 | #8617 | PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT DESA CINTARATU KABUPATEN PANGANDARAN SEBAGAI WILAYAH HULU AKAN DAMPAK DAN BAHAYA SAMPAH PLASTIK TERHADAP EKOSISTEM PESISIR |
Permana, Rega Apriliani, Izza Mahdiana Rizal, Achmad |
Masyarakat di wilayah hulu merupakan masyarakat yang juga memiliki peranan dalam ketahanan pesisir terutama terhadap ancaman pencemaran sampah. Sampah yang dibuang sembarangan di wilayah hulu akan berakhir di pesisir hingga akhirnya memasuki wilayah perairan dan menjadi masalah bagi ekosistem pesisir. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pengelolaan sampah di wilayah hulu. Sasaran kegiatan merupakan masyarakat Desa Cintaratu Kabupaten Pangandaran. Hasil kegiatan menunjukan adanya pola kesadaran akan menjaga lingkungkan dari sampah di masyarakat Desa Cintaratu, namun karena adanya keterbatasan fasilitas dan juga alternative lain yang dapat dijadikan pengganti dalam penggunaan plastik, pola produksi sampah di Desa Cintaratu masih cukup tinggi. Adanya kegiatan ini dapat dijadikan sarana untuk menambah wawasan dan pengetahuan masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan untuk meminimalisir dampak terhadap pesisir.
|
Ilmu Lingkungan, Ilmu Perikanan Lingkungan, Pesisir, Sampah, Wilayah Hulu | 2022-02-06 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/37643 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v3i1.37643 |
| 1671584 | #8617 | Counseling on Oil Bodies Utilization and Mangrove Seed Conservation in Pramuka Island, North Thousand Islands District, Thousand Islands Regency |
Pasaribu, Buntora Fellatami, Kalysta Dewanti, Lantun P. Faizal, Ibnu |
Oil bodies play an important role in storing energy in plants and animals. The structure of oil bodies consists of triacylglycerol surrounded by a layer of phospholipids and bound by unique proteins. Oil bodies are widely found in various organisms such as algae, soil plant, Â water seeds plants, flowers, pollen, and animals. Mangrove seeds, also known as "bakau" plants, are a unique aquatic plant that can grow in water bodies throughout the world, including Indonesia, which has a high oil content of 40-70%. Mangrove seeds are a potential alternative biomass that can be used for biodiesel material. Therefore, the aim of this community service is to provide education on the oil bodies found in mangroves and the conservation of mangrove seeds, in the form of mangrove mitigation on Pramuka Island. This outreach program can provide knowledge to the community, particularly mangrove farmers on Pramuka Island, on how to utilize mangrove seeds as alternative food and biofuel sources to improve their future economic income. This outreach program also educates the local community to preserve the mangrove seeds for their sustainability in the future.
|
2023-08-14 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/45917 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v4i2.45917 | |
| 1671583 | #8617 | Pemanfaatan Teknologi Silase Berbasis Hijauan dan Leguminosa Lokal untuk Meningkatkan Produktivitas Domba Garut di Desa Sarimukti, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut |
Herawati, Ervi Rohayati, Tati Fahmi, Taemi |
Ketersediaan hijauan pakan yang bersifat musiman menjadi kendala utama dalam peningkatan produktivitas domba Garut pada sistem peternakan rakyat. Desa Sarimukti, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut memiliki potensi hijauan dan leguminosa lokal yang melimpah, namun pemanfaatannya belum optimal karena belum diolah melalui teknologi pengawetan pakan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peternak dalam produksi silase berbasis hijauan dan leguminosa lokal serta mengevaluasi respons pertumbuhan domba Garut sebagai indikator awal keberhasilan penerapan teknologi. Kegiatan dilaksanakan pada Oktober–Desember 2025 dan melibatkan 25 orang peternak domba. Program mencakup pelatihan, praktik pembuatan silase, dan pendampingan pemanfaatan silase pada ternak. Empat jenis silase diproduksi, yaitu silase jerami jagung, silase kaliandra silase pakchong–kaliandra, dan silase rumput gajah–kaliandra. Seluruh silase menunjukkan kualitas fisik yang baik, ditandai warna cerah, aroma asam segar, tekstur kompak, tidak berjamur, serta nilai pH 3,8–4,3. Evaluasi pertumbuhan ternak dilakukan melalui pengukuran bobot badan pada tiga waktu pengamatan (awal, fase I, dan fase II) dan dianalisis secara deskriptif menggunakan rataan dan standar deviasi serta perhitungan pertambahan bobot badan harian (PBBH). Hasil menunjukkan peningkatan rataan bobot badan dan PBBH domba Garut hingga fase II pengamatan, yang mencerminkan adaptasi ternak terhadap pakan silase dan perbaikan pemanfaatan nutrien. Penerapan teknologi silase berbasis sumber daya lokal terbukti aplikatif pada tingkat peternak rakyat dan berpotensi meningkatkan kemandirian pakan serta keberlanjutan usaha ternak domba Garut.
|
2026-02-11 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/69114 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v7i1.69114 | |
| 1671582 | #8617 | Penyuluhan Potensi Omega-3 untuk Meningkatkan Sistem Imun (Terutama Dalam Masa pandemic Covid-19) Secara Virtual |
Pratiwy, Fittrie Meyllianawaty Pratiwi, Dian Yuni |
Pengabdian kepada masyarakat yang berjudul “Penyuluhan Potensi Omega-3 untuk Meningkatkan Sistem Imun (Terutama Dalam Masa Pandemi Covid19) Secara Virtual” memiliki sasaran khalayak umum khususnya para orang tua yang menyiapkan gizi terbaik untuk anak-anaknya dalam meningkatkan imunitas tubuh. Ikan memiliki kandungan asam lemak omega 3 tertinggi dibandingkan dengan protein lain, seperti berturut-turut tiram, udang, lobster, sapi, ayam dan kambing. Asam lemak omega-3 dapat menurunkan kadar trigliserida dan total kolesterol dalam darah serta dapat meningkatkan metabolisme lemak. Asam lemak yang berhubungan dengan kesehatan adalah EPA (Eicosa Pentaenoic Acid). Sedangkan asam lemak yang berhubungan dengan kecerdasan dikenal dengan DHA (Docosa Hexaenoic acid). Oleh karena itu, pengabdian masyarakat untuk mengenalkan potensi omega 3 pada ikan untuk meningkatkan imunitas tubuh perlu dilakukan. Pengabdian ini bertujuan untuk mensosialisasikan pentingnya omega 3 ikan dalam meningkatkan imunitas tubuh dan sebagai agen anti inflamasi. Penyuluhan secara virtual ini diikuti oleh 85 peserta. Hasil kuisioner menunjukkan bahwa sebelum penyuluhan 41,7% peserta belum mengetahui mengenai potensi omega 3 pada ikan untuk meningkatkan sistem imun, 33,3% sedikit mengetahui, dan 25% sudah mengetahui. Setelah penyuluhan, presentase kepuasan mencapai 80.28%. Hal ini menunjukan bahwa penyuluhan mengenai potensi omega 3 pada ikan untuk meningkatkan sistem imun telah berhasil sesuai tujuan.
|
Ilmu perikanan dan Gizi Omega-3; Asam lemak; Imunitas tubuh; DHA; EPA; Penyuluhan | 2021-02-03 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/31191 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v2i1.31191 |
| 1671581 | #8617 | Pelatihan Manajemen Penerapan Konsep Biosecurity Di Peternakan Sapi Perah Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi Jawa Barat |
Christi, Raden Febrianto Salman, Lia Budimulyati Sudrajat, Ajat |
Biosecurity merupakan upaya tindakan terhadap suatu peternakan khususnya sapi perah untuk pengendalian penyakit yang bersifat menular sehingga dapat meminimalisirkan rantai penyebarannya. Keberhasilan suatu peternakan akan baik bila konsep ini diterapkan. Tujuan pengabdian adalah mampu mengetahui dan menerapkan biosecurity di peternakan sapi perah Kecamatan Sukalarang Kabupaten Sukabumi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberian materi konsep biosecurity kemudian diikuti dengan penerapan praktik secara langsung oleh 30 peserta ibu-ibu yang berperan sebagai istri peternak. Pemberian konsep biosecurity inti utama pembicaraan dalam kegiatan ini yang membahas tentang seberapa penting biosecurity di dalam usaha peternakan sapi perah mulai ternaknya, peternaknya, kandang sebagai tempat tinggal serta aspek lingkungan lainnya. Keseluruhan yang merupakan bagian dari faktor penting dalam konsep biosecurity tersebut menjadi perhatian khusus hal ini karena berpengaruh atau menunjang terhadap produktivitas individu ternak. Kegiatan pengabdian ini peserta dapat mengikuti dengan baik sehingga dapat diterapkan dan dipraktekan setiap hari dalam pemeliharaanya untuk mewujudkan peternakan yang sehat dan jauh dari penyakit sehingga yang diharapkan dapat tercapai.Kata Kunci : manajemen, biosecurity, sapi perah, sukalarang, sukabumi
|
2022-08-14 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/40471 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v3i2.40471 | |
| 1671580 | #8617 | Pelatihan Pemanfaatan Limbah Ternak Ruminansia Untuk Media Tanam Cabai Rawit di Patehan, Keraton, Kota Yogyakarta |
Sudrajat, Ajat Sari, Yuli Perwita Sambodo, Reo Christi, Raden Febrianto |
Limbah peternakan atau kotoran ternak sangat bermanfaat untuk menyuburkan tanah dan bisa dijadikan media tanam untuk sayuran. Pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi atau pelatihan kepada warga Patehan, Keraton, Kota Yogyakarta. Pengabdian ini dilaksanakan pada bulan Juli 2023 bertempat di Patehan, Keraton, Yogyakarta dan diikuti oleh  20 orang peserta. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dengan cara memberikan penyuluhan dan praktik secara langsung. Tahapan pelaksanaan dimulai dari memberikan sosialisasi dan pemaparan materi pengenalan pengolahan limbah serta manfaat limbah dari ternak dan dilanjutkan sesi tanya jawab antara warga dan narasumber. Kemudian dilakukan praktik pembuatan media tanam untuk tanaman cabai rawit dengan menggunakan pot dan melakukan penanaman bibit cabai rawit. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengetahuan warga mengalami peningkatan begitupun juga lebih termotivasi dalam memanfaatkan limbah ternak ruminansia dengan baik serta dapat memanfaatkan pekaragannya untuk ditanami sayuran. Disimpulkan bahwa hasil pengabdian dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pada warga Patehan, Kraton, Yogykarta.
|
Agriculture science Limbah, ternak ruminansia, media tanam, Keraton Yogyakarta. integrated farming system | 2024-02-13 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/51071 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v5i1.51071 |
| 1671579 | #8617 | Budidaya Cacing Sutera Untuk Pakan Ikan Hias: Studi Kasus Corrydoras Di Desa Sindangsari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang |
Subhan, Ujang Aisyah, Aisyah Herawati, Heti Hasan, Zahidah |
Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan dan memberikan pelatihan tentang budidaya cacing sutera (Tubifex sp.) sebagai alternatif pakan alami bagi ikan hias, khususnya Corydoras, di Desa Sindangsari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mengatasi masalah ketergantungan pada pakan alami yang bergantung pada musim, seperti larva Chironomus. Melalui pelatihan dan pendampingan, anggota kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan Minasari Barokah) diajarkan teknik budidaya cacing sutera yang efektif dan efisien. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode ini berhasil meningkatkan pengetahuan peserta dan memberikan alternatif pakan alami yang berkelanjutan, sehingga dapat mendukung keberlanjutan budidaya ikan hias. Evaluasi menunjukkan dampak positif terhadap produksi ikan hias dan kesejahteraan ekonomi masyarakat setempat.
|
2025-02-11 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/60517 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v6i1.60517 | |
| 1671578 | #8617 | Assistance In Optimizing Fishery Processing Technology And Protection Of Intellectual Property Rights For Pokdakan Sakato Farm In Supporting The Creative Economy |
WULANDARI, RATIH AGUSTIN Ermawati, Eka Suryana, Febriyanno Efendi, Raimon |
in rural areas. Pokdakan Sakato Farm, a catfish farming group in Dharmasraya Regency, faces various challenges, including price fluctuations, inconsistent fish sizes at harvest, limited processing technology, lack of product legality, and underutilized digital marketing. This community service program aims to enhance the added value of aquaculture products through the optimization of processing technology, digital marketing strategies, and legal assistance for product certification. The program was implemented through several stages, including observation, training, technology application, and evaluation. The outcomes indicate improved technical skills among members, product diversification such as smoked catfish and seasoned catfish, increased production efficiency, the development of digital marketing systems, and the initiation of product legalization processes. The program also fostered institutional awareness for professional and sustainable business management. Further actions include continuous mentoring, follow-up training, and strategic collaboration with government agencies to ensure sustainability and competitiveness of Pokdakan Sakato Farm's business
|
creative economy; fish processing technology; intellectual property rights; pokdakan sakato farm. | 2025-08-13 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/65748 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v6i2.65748 |
| 1671577 | #8617 | Studi Penerapan Teknologi Berbasis Potensi Sumberdaya Lokal Mendukung Pengelolaan Waduk Berbasis Masyarakat |
Arief, Mochamad Candra Wirawan Hasan, Zahidah Andriani, Yuli Iskandar, Iskandar Maulina, Ine Herawati, Heti Awaliyah, Fitri |
AbstrakKeberadaan Waduk Jatigede di Kabupaten Sumedang memiliki peranan penting khususnya pada bidang perikanan. Kegiatan perikanan menjadi salah satu solusi bagi masyarakat disekitar waduk untuk mengoptimalkan fungsi waduk, selain itu dengan perkembangan zaman yang semakin maju saat ini mampu mengkolaborasikan antara perikanan dengan teknologi diantaranya yaitu penerapan teknologi perikanan sederhana berbasis potensi lokal dalam mendukung pengelolaan waduk berbasis masyarakat. Antusiasme dan optimisme masyarakat sekitar waduk yang mendasari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat untuk memperkuat peran serta masyarakat dalam pengelolaan Waduk Jatigede secara berkelanjutan dengan penyuluhan budidaya perikanan baik berupa teknologi budidaya dan pakan alternatif yang dapat dikembangkan disekitar Waduk Jatigede. Selain mendukung perkembangan kegiatan perikanan, dengan adanya kegiatan ini mampu mendukung potensi yang sudah dimiliki oleh masyarakat agar menjadi lebih maju. Antusiasme dan inisiasi yang dilakukan oleh masyarakat dalam pengembangan budidaya sekitar waduk perlu didukung dengan kolaborasi bersama untuk tercapainya pengelolaan waduk secara berkelanjutan. Kata kunci: Perikanan, Potensi, Waduk Jatigede, Pakan, Akuakultur
|
Fisheries, Aquaculture, Aquatic Resources Management Perikanan, Potensi, Waduk Jatigede, Pakan, Akuakultur Penyuluhan | 2023-02-14 | oai:ojs.jurnal.unpad.ic.id:article/43684 buka_link ↗ Highlight_link 10.24198/fjcs.v4i1.43684 |